Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
31. Fal Kecewa


__ADS_3

Gerald hanya diam saja menikmati sentuhan bibir Nala.


Tidak lam Nala melepaskan ciumannya karena Gerald tidak membalas.


Malu-maluin aja .biarin deh yang penting aku udah tau ternyata rasanya enak. pantes pada suka.


Nala cekikian dalam hati.


" Ya udah deh aku balik dulu a ke kamar. a Gerald diam aja sih " Nala berdiri dan beranjak dari duduknya.


Saat Nala belum sempurna berdiri tubuhnya ditarik oleh Gerald ke pangkuannya.


" Akh A Gerald " Nala kaget mendapat perlakuan itu dari Gerald.


" Baru mulai udah selesai aja " Bisik Gerald di telinga Nala.


" Yang diajakin diem aja aga seru " Nala pura-pura mode cuek.


" Terusin, ajarin aku seperti tadi " Gerald mendekatkan wajahnya dan meraup bibir Nala .


" Hmmmmpp "


" Hmmmppp "


" Hmmmppp"


Mereka saling melummat satu sama lain tanpa melakukan lebih untuk saat ini.


" A Ger, " Nala melepaskan pagutannya dan memanggil Gerald.


" Hmm " Jawab Gerald sambil memainkan rambut Nala.


" Aku suka A gerald. Aku nyaman " Nala menjatuhkan kepalanya di pundak Gerald .


" Aku juga tapi kita beda Nala " Gerald berbicara begitu tapi tangannya malah memeluk erat Nala.


" a Ger lihat Sasi, kak Fal suka. A Ger lihat kak Anya.Kak Nath malah mau nikahin besok. dan orang tua aku fine - fine aja kak. mereka ga masalah " jelas Nala sambil membalas pelukan Gerald .


" Atau A Gerald udah punya pacar ya ? "Nala melepaskan pelukannya dan menatap Gerald.


" Baru akan punya " Sahut Gerald dan berhasil membuat Nala tersenyum kecut.


" Koq kalau ngambek makin cantik ya ? " Goda Gerald.


" Udah ah aku mau balik ke kamar, aku ga mau rebut pacar orang . Maaf soal tadi " Nala bangun dari pangkuan Gerald. dan Gerak hanya mendiamkan saja.


Hingga Nala berjalan ke arah pintu, kemudian berbalik tapi tiba-tiba tubuhnya digendong oleh Gerald ala koala.


" Mau kemana hmm? udah curi ciuman pertama aku trus pergi gitu aja? " Gerald menuju sofa kembali sambil menggendong Nala . Kemudian duduk sambil Nala tetap berada diatas pangkuannya.


" Lepasin ah a, kasian calon pacar kamu kalau tau kita begini " Nala berusaha melepaskan dirinya.


" Calon pacar aku nih yang lagi aku pangku " Gerald pun mencium bibir Nala lagi dengan lembut membuat Nala terbuai.


" Hmmmmppp "


" Hah biar aku nafas dulu a " Nala meraup oksigen sebanyak mungkin.


" Tapi jangan ada yang tau dulu ya kita pacaran,tunggu aku gajian dulu karena aku harus traktir kakak kamu itu kalau aku ketauan suka sama kamu " Jelas Gerald.


" Ah masa sih? makanya jangan jual mahal " cibir Nala.


" Malu Nala, kamu model,orang berada? aku ga ada apa-apanya. " jelas Gerald melemah.

__ADS_1


" Ckk udah ah ga usah bahas itu. jadi kita pacaran nih ya " Ucap Nala senang.


Gerald mengangguk kemudian menaruh Nala di sofa ia bergegas ke dapur kembali.


"Aku biasa minum susu hangat sebelum tidur tadi aku sudah panasin air ,sebentar ya aku buat dulu "


Nala mengangguk dan merebahkan tubuhnya di sofa.Gerald memanaskan air nya kembali,sedang Nala yang merasa nyaman disana tertidur di sofa sambil memeluk bonekanya.


Kembali dari dapur Gerald melihat Nala tertidur dan sedikit tersingkap perut ratanya itu.berbading terbalik dengan Bagian atasnya yang membusung sempurna .


Mendengar pergerakan Nala terbangun ternyata Gerald membawa susu juga untuknya.


Karena susunya hangat Nala pun meminumnya langsung.


" Hmm enak a " Ujar Nala setelah satu gelas susu habis ditenggaknya.


" Mau lagi ? " Tanya Gerald. Dan Nala malah mengangguk mengiyakan.


" Susu aku aja ada dua masa aku minumnya satu " Bisiknya dengan sensual ditelinga Gerald .Gerald menyerahkan susunya lagi dan diminum oleh Nala .


Gerald hanya menggelengkan kepalanya.


" Trus aku minum apa dong kalau habis gini " Gerald duduk di samping Nala dan mendekatkan wajahnya ke Nala.


" Maunya apa? " gairah keduanya sepertinya bangkit kembali jadi saling berkata dengan sensual.


" Ini boleh ga ? " Tangan kanan Gerald memegang salah satu bukit Nala dan memutar-mutarkan jarinya disekeliling bukit. Nala hanya mengangguk dan merasakan debaran yang hebat .


Nala yang memakai setelan celana pendek dan tanktop longgar itu pun terlihat menegang dibagian dada depan.



Gerald mencium bibir Nala lembut sambil tangan nya aktif dan kemudian menyingkap tanktop Nala dan terlihat dua bukit kembar .


" Euunngghh " Terdengar lenguhan Nala.


Setelah puas menyesap bukit Gerald melepaskannya kemudian merapihkan baju Nala kembali. " Udah sekarang tidur sana aku antar ya ke kamar. Aku takut keterusan " Ucap Gerald menciumi sekujur wajah Nala.


" Iya, tapi ga usah diantar nanti ketauan, aku jalani sendiri aja " Nala memeluk Gerald lagi seakan ingin segera ke pulau Bintan biar sering berdua setiap hari.


" Kamu siapin barang-barang ya. setelah akad nikah Kak Fal kita berangkat ke pulau Bintan " Ujar Nala yang tak rela pelukannya terlepas.


" Iya sayang, " Rambut Nala di usap oleh Gerald.Nala tersenyum bahagia mendapatkan kata sayang dari Gerald.


" Ya udah aku lihatin dari sini kamu masuk ya ke dalam " Ucap Gerald lagi. Nala pun mengangguk.


" Sayang, " Panggil Gerald lagi


" Hmm " Sahut Nala yang baru ingin membuka pintu.


" ini dan ini punya aku, dan aku ga suka berbagi, jangan berikan hal tadi ke orang lain ya " Gerald mencium bibir dan gundukan Nala ,ia sedang mengklaim miliknya.


" Iya sayangku Cup " Nala mencium pipi Gerald.


" Bener nih ga mau aku antar ? " Tanya Gerald lagi.


Nala menggeleng .


" Ya udah nanti kabarin ya kalau udah sampai di kamar " Ujar Gerald dan diangguki oleh Nala .


Nala pun berjalan menuju kamarnya dengan hati senang.


Gerald senang tapi ia masih khawatir dengan status mereka yang berbeda .

__ADS_1


***


Pagi menjelang semua disibukan dengan acara akad nikah Nath dan Anya. Setelah semua siap mereka semua tanpa terkecuali menuju ke hotel tempat akad berlangsung.


Anya di make up dengan tangan profesional,sedang Nath menatap intens ke arah Anya.


Setelah semua siap, penghulu pun datang dan akan memulai .


Walau hanya Akad tapi tetap ada perjamuan khusus kerabat dekat dan ternyata Kejutan Mommy Ara dan Daddy Ryan datang disaat Nathan ingin mengucapkan Ijab Qabul.


" Mommy " Teriak Nala yang memakai kebaya modern dengan warna senada dengan Sasi dan Belle.


Anya menengok ke arah suara Nala dan terlihat sang ibu mertua yang sudah rapih mengenakan kebaya didampingi dengan sesosok pria yang sangat tampan meski sudah berumur.


" Sayang ini istri kamu? ya ampun cantiknya " Mommy Ara memuji Anya.


" Mom Udah mau Ijab Qabul. nanti aja puja pujinya " Sergah Daddy Ryan.


Pengucapan janji suci itu pun berlangsung dengan khidmat dan lancar semua mengucapkan syukur dan senang. Dokter Nia pun datang ke acara akad itu.


Acara berlangsung dengan lancar .Nathan senang karena orang tuanya hadir walau tidak sampai menginap.


" Katanya ga datang Dad " Tanya Nathan yang sedang mengobrol bersama Daddy nya.


" Ga enak Nath, masa Daddy ga datang. untung pesawat bisa landas kalau ngga apa kata orang lain kamu nikah tanpa Daddy dan Mommy " Ujar Daddy sebenarnya agak sewot.


" Udah ngebet Dad, kayak Daddy ga gitu aja " cibir Mommy disambut cekikikan oleh Fal dan Nala.


" Ya Ampun ini pasti Belle ,duh gemes banget sih cucu mommy " Anya terharu mendengan penuturan Mommy Ara. karena beliau memang tidak pernah memandang status sosial. Termasuk ke Belle pun ,mommy tetap antusias.


" Mom ini Sasi " Fal mengenalkan Sasi tiba-tiba saat Mommy Ara menggoda Belle.


" Saya, , " Belum selesai Sas bicara sudah dipotong mommy Ara.


" Panggil Mommy, dan ini Daddy okey. Mommy tau kamu lagi dikejar-kejar Fal kan ? " mommy tersenyum manis dan tulus.


Sasi hanya diam tak enak hati.


" Nah Gerald mana Gerald " Tanya Mommy celingak celinguk.


" Ini " Nala menggandeng Gerald.


" Saya Gerald " Gerald memperkenalkan dirinya dengan sopan.


" Kamu bodyguard hatinya Nala ya " goda Mommy Ara.


Gerald hanya tersenyum malu ,sedang Nathan dan Anya hanya tertawa


" Oke mommy senang kalian udah punya pasangan, tolong segera susul Nath ya dan kalau bisa nikahnya sekalian aja berdua biar mommy ga bolak balik. Kasian Oma sama opa kamu ditinggal berdua aja di NY " Jelas Mommy.


" Sasi belum mau mam " Ucap Fal dengan penuh kecewa.


" Iya Sasi ? " Tanya Daddy Ryan.


" Hmm bukan gitu maksud Sasi hmm " Sasi bingung harus jawab apa.


" Ya udah gak apa-apa " Mommy mengusap punggung Sasi. Sedang Fal saat ini sedang kecewa karena untuk kedua kalinya tadi Fal menyatakan cintanya ke Sasi tetap ditolak juga.


Setelah acara akad selesai ,nala dan Gerald langsung pamit karena Nala ada pekerjaan diluar kota.


Mommy Ara dan Daddy Ryan juga langsung pulang ke NY setelah memberi wejangan pada semua anaknya.


***

__ADS_1


Siapa yang tungguin MP Anya Nath hayoooo


__ADS_2