
Zahra dan sang Mama mertua juga sepupu suaminya yang baru ia kenal dan ternyata gadis yang menggangu pikiran adiknya selama ini berjalan ke salah satu mall yang pagi pun sudah buka dikota T.
Menyusuri Mall sambil mengomentari apa saja yang dilihat di depan matanya hingga kaki terasa lelah .
Ternyata Mama Zen sangat berjiwa muda hingga bisa mengimbangi 2 wanita muda disamping kiri kanannya.
Mama Zen melihat salah satu Caffe yang sudah buka akhirnya mereka singgah disana dan memesan minuman dan cemilan untuk teman ngobrol
" Ra gimana butik kamu? " tanya Mama
" Alhamdulillah Ma lancar jaya "
" Loh kak Ara punya butik? tanya Zee
" Ada Zee kamu mau ga jadi model terbaru design aku "
" Mauu dooong " Jawab Zee berbinar
Mama seperti tau maksud menantunya yang sepertinya punya seribu akal untuk mendekatkan Zee dengan Zain
" mimpinya dia tuh Ra mau jadi model tapi ga kesampaian ga boleh sama papanya karena papanya takut dia ga fokus kuliah " jelas sang Mama
ahaa jadi ide Zahra lumayan masuk akal nih untuk dijelaskan ke Zain.
Zahra lalu membuka tabletnya dan memperlihatkan design baju-baju terbarunya. dan dia ingin konsep gadis muda dan cowok cool untuk ditampilan katalog produk.
" Aku suka kak model baju-baju Kaka Ara keren-keren " Zee memuji
Sang menantu dan Mertua main colek-colekan di bawah meja sambil cekikikan dalam hati
Ternyata tak terlalu susah meluluhkan Zee.
di Dalam tas mahal berlogo D terdengar bunyi ponsel berdering.
Zahra membuka tas lalu mengambil Handphone dan mengangkatnya.
Ternyata sang suami mesumers nya yang telepon.
*
__ADS_1
sayang lagi dimana?
lagi ngobrol di cafe X
jangan lupa ya nanti siang lunch sama aku
iya by
kamu bawain menu apa aja aku nanti suka koq dan aku makan
iya by
kamu rencana mau bawa makan apa yank buat aku ?
belum tau nanti aja liat by aku mampir dimananya
yaudah tapi janji ya?
iya by
jangan lupa
iya by
astaga, aku sama mama sama Zee by
ya udah cium dulu
ga mau ah malu banyak orang
tuh kan bener pasti ada cowok disana
mama lalu mengambil ponsel Zahra dan memarahi anaknya di telepon
dasar anak ga ada akhlak,bukannya kerja malah telepon-teleponan mama tipe x dari kartu keluarga dan ga dapat harta baru tau rasa biar ditinggal sama Ara karena ga punya uang lagi
hapus aja tant hapus.. suami begitu mah cari aja lagi yang baru kak Ara ga boleh banget istrinya senanga,me time .
Zee membantu mama memanasi anak semata wayangnya.
__ADS_1
ya udah iya yank aku tutup teleponnya ya,kamu hati-hati jangan lupa nanti siang mmuaach hati-hati sama mereka ya yank mereka serigala berbulu anggora.
" Dasar kurang asem " gerutu Mama dan diiringi tawa Zee dan Zahra
" Bisa punya anak begitu Ma " Zahra tertawa melihat tingkah keluarga ini yang hangat.
" Mama ngidam papa tangkap belalang jadi begitu kali ya " Mama tertawa hingga ada yang memanggil
" Hai Tante Zen apa kabar.. " Sapa seorang wanita yang terlihat anggun
" Hai Laras apa kabar " Sahut Mama
Mama mempersilahkan wanita bernama Laras itu duduk.
" Sama siapa saja Tante ? " Tanya Laras
" Ah iya ini Zahra istri Ryan dan ini Zee keponakan Tante " Mama tersenyum sambil memperkenalkan sang menantu dan keponakannya.
" Loh Ryan sudah menikah ya Tante koq aku ga diundang " tanya Laras kaget sambil memperhatikan Zahra
" Sepertinya pernah kenal tapi dimana ya " Bathin Laras
" Ah ya ..kita pernah bertemu belum ya? " tanya Laras ke Zahra
" Sepertinya belum Eh saya harus panggil apa ya ," tanya Zahra
Laras tersenyum dan seperti nya dia sudah ingat
" Hmm Zahra, apa kamu kenal Sapta ? " tanya Laras membuat Zahra kaget.
Mama melirik ke arah Zahra yang terkaget .
" Sapta temen Sekolah aku Ras " Ucap Zahra bingung karena sepertinya Laras lebih tua bbrapa tahun dari Zahra
" Sapta adiknya klien aku , cuma waktu kami pernah dekat maaf ya dia memperlihatkan foto dan video kamu ,maaf ya bilangnya sih belum.bisa move on " ucap Laras tanpa canggung walaupun dia berkata maaf sepertinya ada terbesit sesuatu dalam batin nya.
***
Video apa ya kira-kira ?
__ADS_1
jangan lupa dukungannya ya rederku sayaaanng😘