
Ruang meeting terasa lebih mencekam hari ini karena salah satu manager pemasaran belum sampai diruang meeting ,padahal CEO mereka sudah datang
Meeting belum mulai tapi suasana sangat tegang.
Tiba-tiba jemari Zahra menyentuh lengan Ryan lalu mendekat kan badannya dan berbisik,
" Hmm Tuan mohon maaf sebelumnya apa aku boleh menelepon Bundaku sebentar saja 5 menit ,aku ingin memberitahu nya kalau aku sudsh dapat pekerjaan dan meminta restu nya agar pekerjaan ku hari ini dan seterusnya berjalan lancar " Mohon Zahra ke Ryan
Ryan menoleh ke arah wajah Zahra ,menatap sebentar lalu mengangguk .
" ah baiknya Bos ku ini, terima kasih " Zahra tersenyum manis ke Ryan lalu beranjak pergi dari kursinya menuju ke pintu lalu menelepon bundanya .
Zahra menekan nomor telepon bernama Bunda , 3 x panggilan berdering baru dia gak oleh sang Bunda
**Zahra** : Assalamualaikum bund.. lagi apa bund..
**Bunda** : Waalaikumsalam nak, Bunda sedang masak sayang ada apa sayangnya bunda? bagaimana lamar kerja mu hari ini?
**Zahra** : Wah masak apa bund ? huhuhu Jadi kangen bunda . hmm Alhamdulillah bund ini ara mau kasih kabar, kalau ara langsung diterima kerja
**Bunda** : Alhamdulillah ya Allah , doa bunda terkabul, ( bunda senang + terharu )
**Zahra** : Iya bund, nanti Ara telepon bunda lagi ya , hari ini Ara langsung disuruh ikut meeting bund, Ara mau minta doa lagi nih bund hehe. doain biar ara bisa mengikuti dan memahami apa yang dibahas di meeting nanti ya bund karena Ara belum ada pengalaman sama sekali hiks ( tiba-tiba ara jadi sedih khawatir tidak bisa mencatat apa yang penting-penting yang diminta Boss nya )
__ADS_1
**Bunda** : ya sudah sayang, sekarang kamu kerja dulu nak,, nanti kalau kamu mau pulang kesini kabarin ya nanti bunda masakin kesukaan kamu
**Zahra** : aahh jadi pengen peluk bundaaa, kangeeen
**Bunda** : sudah sana nak, nanti boss mu marah kalau kamu telepon bunda lama-lama karena ini kan masih jam kerja
**Zahra** : (ah ya aku lupa kalau aku izin hanya sebentar untuk telepon Bunda)
Baik bund, Ara pamit ya bund, peluk hangat dari Ara untuk bunda ,Ara sayang bunda mmuuach assalamualaikum dah bundaa
**Bunda** : Waalaikumsalam sayang jaga diri baik-baik ya nak
" Haduh kelamaan ga ya,mati aku izinnya cuma sebentar " zahra langsung jalan terburu-buru menuju pintu ruang meeting dan mengatur nafasnya agar terartur kemudian masuk ke ruangan meeting sambil tersenyum ke segala arah lalu duduk kembali disamping Ryan.
" Hmm tak apa , apa kau sudah siap untuk mulai meeting? " tanya Ryan
" Sangat siap 1000% tuan " jawab Zahra meyakinkan boss nya. walau hati sebenarnya dag dig dug der .
Tanpa mereka sadari semua orang di ruangan itu melihat interaksi hangat antara boss dan gadis disampingnya itu
Mereka bertanya-tanya siapa gerangan gadis itu ,kenapa bisa akrab sekali ?
Apakah salah satu keluarga Nugroho?
__ADS_1
Tapi kan keluarga Nugroho itu laki-laki semua ,tidak ada wanita didalam keluarga tersebut. kecuali yang sudah berumur seperti nyonya besar.
Dan apa? wanita itu telat 10 menit dari jadwal meeting tapi Si Boss diam saja tidak marah dan tidak menampakan ekspresi kesalnya hanya berekspresi datar seperti biasanya.
Makin bertanya-tanya dalam hati semua yang ada di ruangan itu tanpa terkecuali Malik pun ikut heran
" Jangan-jangan , jangan-jangan nih si Ryan " gunam Malik sambil tersenyum lalu melihat Handphone nya ada panggilan masuk.
Baru saja Malik ingin beranjak dari kursinya, Ryan sudah menatap nya dengan tajam .
Malik mengurungkan niatnya untuk berdiri mengangkat telepon.
" Aih kenapa Zahra di izinkan aku tidak, sungguh tak adil " gerutu Malik
.
.
.
Btw kecepatan ga sih cerita nya ini hehe
kasih koment dong shaaayy 😁
__ADS_1
...