Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
42. Tes Dulu


__ADS_3

Pagi itu Mommy Ara datang bersama Oma Zen .


" Bilang aja apa ya mau nikah segala pake masuk kamar dulu " Mommy Ara memijat kepalanya sendiri.


" Kayak kamu sama Ryan ga gitu aja " sindir Oma Zen sambil cekikikan .


" Bukan masalah itu Oma, kemarin kan udah ditawarin .Nikah mumpung kita bisa balik ke indo.. Ini udah ngamar aja. " Mommy Ara lesu.


Fal Yang sudah segar setelah mandi langsung menemui Oma dan Mommy nya. " Pagi Mam, pagi Oma cantik " Fal langsung menciumi kedua wanita yang sangat disayanginya itu.


" Udah berapa kali kamu ? " tanya Mommy Ara tidak sabar.


" Apanya " Jawab Fal bingung.


" Ngamarnya lah , pura-pura lupa " cibir Mommy Ara.


" Baru tadi " Fal berkata jujur Mommy Ara memicingkan matanya lalu beranjak ke kamar Fal.


" Tunggu disini jangan kemana-mana. " titah mommy.


" Iya ratuku " Ujar Fal langsung memeluk Omanya.


" Oma aku mau nikah " Fal yang sangat manja ke Oma nya itu mengutarakan keinginannya menikahi Sasi.


" Iya nikahlah udahdisuruh koq dari kemarin-kemarin. " ujar Oma kesal ke sang cucu. disuruh nikah susah, sekarang belum nikah udah buka segel.


" Sasi ,sayang kamu mandi ya " Mommy Ara masuk ke dalam kamar Fal dan menelisik sprei fal. Mommy Ara lega Sasi dibuka segel pertama kali oleh Fal. setidaknya Sasi memang wanita baik-baik tidak perlu dikhawatirkan lagi .


" Iya Mam " jawab Sasi lalu keluar dari kamar mandi dengan dress dan berjalan agak susah karena masih merasa sakit dibagian pangkal pahanya.


" Sakit ya? nanti juga lama-lama nggak " Mommy tersenyum manis.


" Mommy gak marah ? " Tanya Sasi tak enak hati dan takut.


" Marah sama Fal, bukannya nikahin kamu dulu malah langsung tancap gas " gerutu mommy.


" Maafin Sasi ya mom, tadi Sasi kesini karena A Fal kayak cuek gitu, emang sih Sasi agak kurang perhatian kemarin karena Sasi fokus belajar. Tapi Sasi juga gak mau kehilangan A Fal. A Fal udah baik banget " jawab Sasi


" Trus jadinya kamu nyerahin aja gitu sawah kamu ? ' Tanya Mommy penasaran.


" Sawah? Sasi gak punya sawah mam " Jawab Sasi polos.


" itu loh Sasi yang lagi sakit itu " mommy dengan sabar dan menarik nafas memberitahu Sasi..


" oh hehe ini Mam. " Karena kebawa suasana aja Mam, Tapi mungkin Sasi juga sih yang mau " Cengir Sasi.

__ADS_1


" Hmm ya udah nikah sekarang juga enak aja nanti Mommy pulang kalian begitu lagi tau-tau mommy punya cucu . Gak deh ya. Kalian bareng tuh nikah sama Gerald dan Nala. Punya anak 4 bikin pusing . Dikasih enak ga mau ,maunya ngumpet-ngumpet heran "


Mommy mengoceh sambil mengajak Sasi keluar dari kamar Fal


Sedang tersangka utama sedang enak-enakan ketawa sama Oma Zen.


" Fal, cepat nikah sekarang juga mommy mau pulang besok pagi sama Oma Kamu " Ketus Mommy Ara.


" Mommy dikira beli gado-gado kali bisa langsung jadi. Itu juga segala diulek dulu bumbu gado-gadonya " Ucap Fal kesal.


" Mommy gak mau tau. cepetan bawa penghulu buat nikahin kamu sama Sasi. pesta gampang lah kita buat ramein nanti sekalian Nathan sama Anya " ucap mommy kesal lalu menerima panggilan telepon dari Daddy Ryan.


Mommy Ara mengangguk dan tersenyum sambil menatap Sasi.


Setelah selesai bicara dengan Daddy mommy langsung meminta orang butiknya membawa beberapa ukuran kebaya putih untuk Sasi dan ukuran Nala . Biar pas Nala pulang mereka ga pakai lama langsung nikah .


" Tuh Temen Daddy ada kenalan penghulu. Orang butik sama MUA udah otw kesini buat make up Sasi dan Nala " ujar Mommy Sibuk.


Mommy juga sudah menghubungi katering untuk makanan dan EO milik mereka untuk mengurus dan mendekor sesegera mungkin ini mansion.


Setelah bolak balik telepon sana sini semua pun beres setelah siang hari.


" Mam istirahat dulu capek " ujar Fal memijit bahu mommy nya.


" ngegerutu terus dari tadi ikhlas ga sih " Fal menggoda ibu yang melahirkannya itu.


" PLAK "


" Anak somplak, mommy cuka kesel gak maksimal jadinya kan pesta kamu ,kasian Sasi sama Nala massa pestanya cuma sederhana gini."



"Untung kita ada taman kalau gak mommy bingung deh ngaturnya kayak apa "


Ujar Mommy Lagi. sambil terduduk lemas karena lelah.


Tidak lama Nala datang dan menangis dipelukam Mommy.


" Hey Kamu kenapa? katanya mau nikah ? " Mommy mengusap punggung anak bungsunya.


" Nala takut kalau gak ada Gerald Nala udah mau di lecehkan sama Ben hiks hiks " ujar Nala menangisi kisahnya semalam.


" Makasih ya Gerald , Eh tapi Mommy bingung mau bilang makasih apa nggak ya. Kamu juga kan jadinya udah buka persawahannya Nala " Mommy memukul Gerald tapi tidak keras.


" Iya mam maaf ,Gerald juga bingung semalam harus gimana " Ujar Gerald menunduk malu.

__ADS_1


" Nih Daddy dia mau ngomong sama kalian berdua " Mommy menyerahkan ponselnya dan Daddy Ryan terlihat disana .


" Maaf Dad " Ujar Gerald penuh sesal.


" Udah sini , daddy mau bilang sesuatu sama kalian . Tunggu sebentar tapi ya Natha dikit lagi sampai, lagi di depan dia parkir mobil " Ujar Daddy Ryan sambil wajahnya seperti sedang menggoda anak kecil.


Dengan ponsel yang satunya Daddy Ryan memang sedang menggoda Belle yang terus tertawa melihat Opanya itu.


" Belle sayang, nanti lagi ya. Oppa mau telepon om-om kalian yang nakal ini . dadah sayanggg " Daddy Ryan terlihat melambaika tangannya ke kanan.


" Oppa Oppa. P nya satu aja keles. Udah tua juga " Cibir Fal dan membuat Gerald tidak bisa menahan tawanya.


" Maaf Dad " ujar Gerald.


" sirik tanda tak mampu " balas Daddy Ryan dan mulut Fal pun mencebik.


" Morning " sapa Nathan yang sudah datang dan menggendong Belle.


" Pagi Oma - Oma cantik " Sapa Anya yang membawa tas Belle.


" Duh duh duh cucu siapa ini cantik banget emesh emesh.." dua Oma pun melepas lelahnya melihat siapa yang datang.


" aduh anak Mami, ceria banget sih Hmm " Nala yang tadinya menangis pun tersenyum melihat kedatangan Belle.


" Mami ? " Tanya Mommy Ara dan Oma Zen.


" Iya dong, aku maunya dipanggil mami, sini-sini anak cantik anak gumuusshh " Nala menoel-noel pipi Belle.


Belle yang merasa disayang itu pun hanya tertawa melihat tingkah para orang dewasa itu.


" Sayang, Mas ngobrol dulu ya sama Fal dan Gerald. Kamu jangan banyak gerak ingat ini " Nathan berkata sambil mengusap perut Anya.


Semua jadi memandang mereka.


" Belle mau punya adik Nya ? " tanya Mommy dan Oma berbarengan dan mereka saling pandang.


" Baru mau tes ini " Ucap Anya malu-malu.


" ah hayuk ah tes dulu mommy penasaran " Ujar Mommy Ara menarik pelan lengan Anya menuju kamar Nathan.


***


Semoga positif ya...


Yuk Like lagi jangan bosen 😁

__ADS_1


__ADS_2