
Gadis manis berkuncir kuda berjalan santai sambil berteriak.
" TANTEEE I'M COMIIIIINGG aahh rindu aku tant " ucap Zee sambil memeluk Mama Zen
" Deg " Zain kaget melihat gadis waktu itu.
" Teh aku permisi dulu yaa..,hari ini aku ada job foto dari temen " Ucap Zain langsung berpamitan.
Chika mendengar suara yang familiar
" ZZ Zain ya .. " ucap Zee
Zain tanpa menoleh langsung mencium tangan Mama Dan Papa .
" Ma, Pa aku berangkat dulu ya " Pamitnya kepada Mama Zen dan Papa Rend.
Ya Zain diminta untuk memanggil mereka Mama dan Papa, Tidak Zain saja tapi Ziva juga.
" Koq buru-buru sayang " ucap Mama bingung karena ini nasi goreng seafood favorit Zain,
" Kamu belum makan loh, dibekal aja ya " tawar mama
" Boleh deh ma, minta tolong sama teteh anterin ke depan ya teh, aku ada sesuatu untuk teteh " ucap Zain
" Baiklah tunggu disini aja kenapa sih Zain ,tumben banget ,biasa kamu loh yang paling betah makan di meja makan mama " ujar Mama
" Lagi males aja ma hehe, maaf ya Pa ,ma, Bang, aku duluan " pamit Zain
" Cowok sombong... cih " Ujar Zee yang membuat semua orang menjadi kaget.
Mama lalu membungkus bekal untuk dibawa oleh Zain..dan Zahra mengantarkan nya ke depan.
.
.
di depan ,
__ADS_1
" Kamu kenal dek sama Gadi tadi ? " tanya Zahra.
" Nanti deh teh aku ceritain. aku berangkat ya teh," Zain mencium tangan Zahra lalu menaiki mobilnya
" oke hati-hati ya Dek " Zahra melambaikan tangannya
" Bikin penasaran aja ada hubungan apaa ya Zain sama gadis tadi " Gunam Zahra.
.
.
Di meja makan,
Zahra kembi lalu duduk disamping Ryan.
" Kamu kenal sama Zain Zee? " tanya Papa yang jadi kepo
" Dibilang kenal ngga, dibilang ga kenal tapii.. hmm lupakanlah,ga penting tant " ucap Zee lalu melirik ke arah Ryan dan Zahra.
" Hey kau kira istriku hantu gentayangan seperti dirimu " cibir Ryan
Zee menghampiri Zahra
" Hola kakak ipar,, ah aku tak menyangka ada yang mau menikah dengannya kak hihi. aku Zee kak, kakak cantik siapa namanya ? " ucap Zee
" Hai Zee aku Zahra, kamu bisa panggil aku Ara " Jawab Zahra tersenyum ke arah Zee.
" Salam kenal ya kakak cantik, akhirnya kita punya teman shopping satu lagi ya tant " Zee berucap sambil mengangkat alis nya dan tersenyum
" Kakak cantik sudah minta kartu hitam ke Kak Ryan ? "
" heyy dia tak seperti dirimu yang suka belanja mewah, cih " cibir Ryan
" Dimana-mana cewek itu suka belanja kak, mungkin kakak cantik aku ini seperti mama ku yang selalu berhemat walau kekayaan Papa ga akan habis sampai anak ku kuliah nanti " sombong Zee sekaligus bercanda
" hus anak-anak aja dipikirannya, kuliah yang benar " Ucap Papa
__ADS_1
" Hmm iya Om " sahut Zee malas sambil menghampiri Ryan dan memakan makannya.
" Ra kamu ga cemburu ,ada wanita disamping hubby mu tuh " Ucap Papa
" Aku ga cemburu sih Pah, lebih ke penasaran ada hubungan apa sama Zain sampe adik ku tadi terburu-buru " kekeh Zahra
" Uhuk uhuk " Zee tersedak dia tak menyangka kalau Zain adalah adik nya Zahra.
" Minum Zee" Zahra memberikan minumannya ke Zee.
Zee bingung mau cerita dari mana .
" coba Zee cerita kenal dimana? karena setau mama Zain itu ga punya temen wanita , mirip-mirip lah sama Ryan sebenarnya " ucap Mama
" Kak Ryan mah beda kali ma, dia kan kemarin terjerat dengan Wanita Saiko itu,, eh uppss " Zee kaget dia khawatir Zahra tak mengetahui tentang Sandra
" Ckk udah jangan sok kaget gitu, istri cantik kakak udah tau semua malah sempat pelintir tangannya tuh cewek " Ujar Ryan dengan Bangganya.
" hahahaha seriusan? koq Kakak Cantik bisa pelintir tangannya, Kak Ryan aja ga bisa apa-apa kalau ketemu " tawa Zee
Zahra lalu tertawa dan Ryan hanya garuk-garuk kepala tidak gatal.
" Zee jangan alihin pembicaraan, kita lagi nunggu kamu loh jawab pertanyaan Ara tadi " ucap Mama
" Huhh haruskan diceritakan? ,Zee malu " Sambil menutup mukanya.
.
.
Mampir ke lapak othor ya reder..
ada Novel baru dan hangat karya terbaru othor 😘
~WANITA TUAN MUDA~
Jangan lupa like, komen dan vote nya Reder ku sayang 🤗
__ADS_1