Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
43. Mendarat


__ADS_3

" Oh Anya terima kasih , kamu membuat aku menjadi semakin tua " Oma Zen memeluk Anya yang akan memberinya cicit itu .


" Selamat sayang " mommy Ara pun bergantian memeluk Anya.


Sedang 3 pria tampan sedang berbicara dengan Daddy Ryan di telepon.


Daddy berpesan ke Nath, Fal dan Gerald. Bahwa Gerald akan mengelola bagian perusahan Nala dan sudah boleh di atur mulai dari sekarang dan jangan ada perdebatan karena status mereka semua adalah ssma.


Fal dan Nath tidak keberatan karena memang mereka sangat repot dan keteteran jika masih memegang dan menghandle perusahan milik Nala.


Nath bersyukur Gerald adalah orang yang pintar, Begitu juga Fal tidak perlu repot lagi mengajarkan mengenai bisnis ke Gerald karena Gerald sudah mengerti


Setelah semua paham Daddy Ryan pun berbincang dengan membahas hal lain hingga mommy Ara heboh memanggil - manggil semua orang .


" DADDYYY "


" NATH "


" FAL "


" GERALD "


Mommy Ara tergopoh-gopoh menghampiri mereka.


" Duh mommy hati-hati udah tua loh " Goda Fal dan Daddy Ryan terkekeh disana .


" Hmm Mommy udah tua ya dad, ngetawain mommy ya, awas ga ada jatah 3 bulan karena mommy mau stay di indo " Ancam Mommy dan membuat Daddy Ryan tercekat kaget.


" Apa sayang? tiga bulan? no no no kamu balik kesini , aku gak mau kamu tinggalin " Mendengar itu Ketiga pria di samping mommy Ara tertawa.


" Serius Mommy mau disini ? " Tanya Fal.


" Iya karena Anya hamil dan mommy ingin berada disampingnya " Ujar Mommy berbinar.


" Mom nasib Daddy gimana sayang " Rengek Daddy .


" Ih Malu Dad sama menantu " Cibir Mommy Ara.


" Ya udah nanti kita hubungi lagi ya dad. Be Dad, selamat membeku tiga bulan " Ledek anak-anak Daddy Ryan lalu dimatikan ponselnya dan mereka terbahak.


" Serius mam positif ? " Tanya Nathan .


Mommy Ara mengangguk Nathan langsung berlari ke arah Anya dan digendong nya Anya.


" Sayang Belle beneran mau punya adik ? " Nathan senang. Anya mengangguk.


" Oh Tuhan terima kasih " Nathan sangat happy bergitupun semuanya.


" Kita periksa setelah resepsi Nala dan Juga Fal ya " Ujar Nathan sambil menurunkan Anya dan menaruhnya di sofa.


" Anak Papa, baik-baik ya didalam setelah mami Nala resepsi kita lihat kamu ke dokter " Nathan berbicara dengan sang anak di perut Anya.


Anya tersenyum terharu, dia tidak menyangka hidupnya akan seindah ini.

__ADS_1


" Terima kasih papa Nath " Anya memeluk Nathan.


" Makasih nya boleh dikamar loh sayang " ujar Nathan dan langsung mendapat pukulan dari Mommy.


" enak aja kamar - kamar. kalau lagi hamil gak boleh bercocok tanam sering-sering nanti kandungannya keganggu " Tukas Mommy


" Hemm galak banget kanjeng Mami " ujar Nathan berdiri.


" Lagian kamu kalem-kalem menghanyutkan Mesumnya ga kalah-kalah dari Daddy. Heran " Cibir Mommy Ara.


" namanya juga anaknya mam " Seloroh yang lain.


" Udah sana Fal, Gerald siap-siap. Nala sama Sasi udah mulai di make up " Titah Mommy.


" Iya mam " Jawab mereka kompak.


Anya pun di beri wejangan oleh Mommy Ara begini begitu agar kehamilannya aman.


Anya memeluk Mommy sambil menangis.


" Astaga , sayang kamu kenapa? maaf mommy bikin kamu gak nyaman ya . maaf maaf " Mommy yang tidak enak hati langsung minta maaf khawatir Anya tersinggung.


Tapi Anya menggeleng. " Anya menangis karena senang, Kehamilan Anya kali ini banyak yang dampingin dan banyak yang sayang. beda saat Anya hamil Belle hik hiks "


Mommy Ara dan Nathan langsung terbawa sedih. mengingat Anya hamil Belle sendirian tanpa pengawasan tidak ada sanak saudara.


" Maaf ya Mas baru hadir di hidup kamu, andai Mas hadir lama ,kamu gak akan merasa sedih " Nathan membelai rambut Anya


" Sudah sayang jangan nangis nanti dedeknnya sedih " ujar Nathan menghapus air mata Anya.


Anya pun mengangguk. Mommy Ara terharu melihat anaknya yang sangat tidak pandang bulu ke siapapun.


***


Sore ini Nala dan Gerald juga Fal dan Sasi melakukan akad nikah dan langsung acara sederhana hanya mengundang kerabat serta sahabat dekat yang bisa datang .


Nala dan Sasi mengenakan gaun pernikahan simple agar bisa kesana kesini menyambut dan menyalami tamu undangan.


Sedang Anya dan Nathan sebelum pesta usai langsung menyambangi dokter kandungan untuk memeriksa Calon adik Belle itu.


Setelah semua kegiatan selesai kini kegiatan kamar yang akan berlangsung.


Para reder sudah tidak sabar ingin tahu apa aja yang dilakukan pasangan halal baru itu 🤭.


***


Di dalam kamar Fal.


" Sayang " Panggil Fal yang sudah siap tempur dan saat ini sedang memakai boxer andalannya.


" Udah ngerasain enak kan ? " Tanya Fal bar-bar .


Sasi mengangguk malu.

__ADS_1


" Tapi masih sakit gak ya ? " Sasi meringis .


" Aku kan cuma satu kali tadi, jadi kemungkinan sakit sedikit trus gak akan sakit lagi besok-besok " Kalau kata orang betawi, Fal ngaru-ngaruin Sasi.


" Kalau sakit ,aku lepas ya " Sasi mencoba Nego .


" Ya jangan di lepas sayang, nanggung atuh " Ujar Fal sambil menarik tubuh Sasi ke pelukannya.


Sasi terlihat khawatir dan memegangi area intinya.


" Sini aku yang pegang biar ga sakit. " Fal memegan inti Sasi dan Sasi merasakan darahnya berdesir dan timbul denyat denyut dibawah sana.


Melihat Sasi berubah ekspresi wajahnya Fal langsung membawa Sasi ke meja rias dan mendudukkannya.


" Kita coba disini yuk " Bisik Fal dan Sasi seperti terhipnotis hanya mengangguk saja.


Fal meraih dagu Sasi dan mulai menelusuri rongga mulut sang istri. Di sesap nya lembut dan berkali-kali..Tangan Fal mulai kesana kesini ,kekiri dan ke kanan, memutar-mutar disekitar pucuk dan berhasil membuat Sasi mengeluarkan suara indahnya.


" Akh Fal " Dessah Sasi.


" Terusin gak ? " Tanya Fal iseng. Sasi mengangguk dan Fal pun tersenyum.


Kini bibir Fal sudah menelusuri leher Sasi ,lalu turun ke pucuk bulat berwarna pink ,terus turun ke bawah dada,perut, dan berakhir di persawahan Sasi .


Lidah Fal kini bermain di sawah Sasi dan Sasi membulatkan matanya melihat aksi Fal.


" Sayang, jangan gitu jorok ih " Sasi merasa tidak enak padahal enak 🤣.


" Nikmati sayang, aku akan membuat kamu nagih ini " Fal terus menyesap dan lidahnya bermain.


" sayang aku mau pi"


Belum selesai Sasi bicara Fal menyahut " lepaskan sayang " Dan tidak lama keluarlah pelumas alami dari dalam tubuh Sasi.


Nafas Sasi tersengal-sengal dan Fal mulai aksinya kembali dengan memasukkan tongkatnya .


" Kalau sakit cakar aku gak apa-apa yank " Ucap Fal yang tongkatnya sudah masuk sempurna terbenam d persawahan.


Fal menggendong Sasi sambil tongkatnya tertancap pas dan mengganjal di pangkal paha Sasi .


Dibaringkan Sasi dan Fal mulai memompa lagi menggerakkan tubuhnya


. Sasi tidak terlihat kesakitan malah menerima dengan suka cita.


" Akhh sayang aku mau "


" Bersama akkkhhh "


Keduanya mengerang bersama dan bibit premium mulai mendarat di persawahan Sasi.


***


Jangan Lupa like,Vote,Komen dan hadiahnya ya kakak sayang 😘

__ADS_1


__ADS_2