
" Hmm Tuan, apa itu peraturan nya? " tanya Zahra kaget akan aturan yang dibuat Boss nya
" Ya, kenapa ? kau keberatan ? " ucap Ryan
" kenapa saya tak boleh memanggil abang ke bang Malik Tuan ? " tanya Zahra lagi
Terlihat malik terkekeh,
dan Ryan melotot ke arahnya
" Mungkin Ryan mau dipanggil abang juga Ra hahaha " tawa Malik
" Hehe iyakah Tuan? tapi saya rasa saya tak pantas memanggil Tuan itu abang " Sahut Zahra
" kenapa ? " tanya Ryan terkejut
" Hahahahhaha " suara Malik menggema diruangan Ryan dan ia terpingkal-pingkal melihat tingkah Ryan
" ehem ,Lik serahkan id card mu sekarang juga " ucap Ryan
Malik pun terdiamn lalu tertawa lagi " Hahahaha ,okey okey saya diam saja " Malik tersenyum simpul
" Baiklah Tuan Ryan ingin dipanggil apa ? apa abang juga rasanya aku senang mempunyai 2 abang di kota ini hehe? " Ujar zahra tersenyum
" Hadeuh yang benar saja 2 orang ini membuat ku pusing " bathin Zahra sebenaryna.
" terserah kau panggil aku apa yang jelas besok pagi sebelum aku bangun kau sudah ada drumah ku, siapkan semua kebutuhan ku,pakaian yang aku pakai juga aksesoris lainnya, dan juga sarapan ku.
Setelah itu kita ke kantor.
__ADS_1
Pulang dari kantor kau kerumahku dan siapkan berkas yang harus aku pelajari dirumah jika di kantor tidak selesai.
Sekarang kau harus pelajari kebiasaan ku,pakaian ku,kebutuhan ku dan apa saja yang kau kerjakan di kantor hingga aku pulang kerumah" jelas Ryan
" Haduh apa-apaan ini, kenapa aku jadi seperti bunda yang menyiapkan pakaian serta sarapan sebelum ayah berangkat kerja " pusing Azahra sambil memijat pelipisnya
" Kenapa ,kau pusing ? tanya Ryan
" iru ehh hmm tidak Tuan , Tuan bagaimana jika pakaian Tuan pulang kerja aku siapkan pagi saat aku menyiapkan pakaian Tuan untuk bekerja ? " mohon Zahra. karena dia bisa-bisa tak punya waktu untuk istirahat jika malam pun harus menyiapkan pakaian Ryan
" Oke ,setuju " Ucap Ryan
" Oh akhirnya, terima kasih Tuan " zahra berkata sambil tersenyum
" Ok sekarang kamu silahkan belanja semua kebutuhan mu untuk bekerja,cari tempat tinggal dekat dengan rumah ku, belanja semua kebutuhan pakaian dan makanan mu, juga beli koper ya agar suatu saat kita melakukan perjalanan bisnis kau tak perlu repot lagi membelinya.
dan pastikan hari ini langsung dapat Semuanya agar besok kau tak pusing lagi memikirkan hal pribadi mu. karena besok pekerjaan mu sudah mulai banyak. kau harus banyak belajar dari Malik untuk mengurusku dan perusahaan ini " ujar Ryan panjang kali lebar.
" Dan izin lah kepadaku jika kau ingin pergi atau melakukan apapun ,karena kau sekertaris CEO di RN group dan itu berpengaruh untuk karirku " ucap Ryan
" Baik Tuan, kalau bgtu saya ingin langsung izin, saya ingin kirim paket uang ke bunda saya ,jadi saya akan mampir ke kantor p*s terdekat " Izin Zahra ke Ryan
" Rumah bunda mu dimana ? " tanya Ryan
" Kota B Tuan " sahut Zahra
" Kau tak perlu repot ke kantor orange itu ,kau cukup berikan alamat orang tua mu tinggal. dan akan aku suruh orang cabang kota B untuk memberikan kartu ATM sementara dulu untuk bunda mu gunakan , Pergunakan waktu mu saat ini untuk mempelajari urusanku dan pekerjaan mu " ucap Ryan.
Zahra masih bingung mencerna omongan Ryan.
__ADS_1
Selagi Zahra bingung Ryan berucap lagi " Lik urus orang di cabang kota B untuk memberikan apa yang ku bilang tadi ke Zahra "
" Baik Tuan laksanakan " ujar Malik.
" Dan sekarang kau temani Zahra belanja keperluan nya dan cari tempat tinggal untuknya , dan aku harap saat kalian berdua belanja kebutuhan zahra ,bahas lah tentang pekerjaan. Tentang kebutuhan ku agar Zahra bekerja btak mengecewakan " Ujar Ryan
" Ya ampun gaji memang luar biasa besar,apa lagi aku diterima langsung tanpa harus tes susah-susah, tapi apa iya sampai ngobrol pun jadi diatur hiks ,entah aku harus senang atau sedih " bathin Zahra
" Ara kenapa kau diam saja sekarang silahkan berangkat ,jangan buang waktumu untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting " Ucap Ryan
" Baiklah Tuan ,saya permisi " jawab Zahra
" Kami permisi Tuan " pamit Malik
Mereka pun berjalan beriringan lalu menutup pintu ruang kerja Ryan.
Kemudian mereka menuju pusat belanja di kota J.
.
.
Maafin Zahra yabg baru berumur 18 tahun itu ya
agak polos
agak bar bar
dan agak-agak bikin kesel yang baca karena sok dewasa
__ADS_1
maafin ya karena memang gadis seumur Zahra masih mencari jati dirinya seperti apa 😂.