
Ryan melupakan kekesalan nya, ia tak mau membahas Sapta untuk saat ini.
Dia harus tetap disamping Zahra, jangan sampai Zahra berpaling agar penantian nya tidak sia-sia 5 tahun ini.
" Maaf ya bang, kak Pop , kalian jadi lihat live drama korea hehe " ujar Zahra sambil berusaha tersenyum.
" Gitu dong Adek nya Abang harus ceria ya. " ujar Malik.
" Makasih ya bang " ucap Zahra mengandeng tangan Ryan .
" Abang yang diucapkan makasih, Koq Ryan yang digandeng" cibir Malik
" Kan pacar aku Bang " Nyengir Zahra lalu hidungnya dicolek Ryan.
" good girl " ucap Ryan hangat. walau hatinya panas.
" Pop, cewek kalau sedih biasanya ngapain ? " tanya Malik
" Belanja tuan , ehh.. " Popy menutup mulutnya .
" Oke kita belanja ya Yank, kamu mau ganti Rok Popy yang kamu pakai ini kan? " Tanya Ryan yang berusaha membalikan keceriaan kekasih nya itu.
" Hmm boleh deh By, yuk kak Pop kita jalan duluan ,kasih tau aku toko yang kak Popy mau datangin " ucap Zahra berusaha kembali ceria dan baik-baik saja.
" Hmm ga usah Ra gak apa " ujar Popy tak enak.
" Gak apa Kak, hari ini kita ga ada agenda apapun lagi kak. ya kan bang?" tanya Zahra ke Malik
" Hmm iya ga ada , turutin aja Pop " ujar Malik yang tak ingin Zahra bersedih juga.
Poppy mengangguk lalu berjalan di depan Malik dan Ryan.
Zahra tiba-tiba berhenti mendadak.
" By " panggil Zahra.
" Iya yank ada apa?" tanya Ryan
" Kamu yang bayar ya by " ucap Zahra.
" apapun untukmu sayang " jawab Ryan tersenyum
"ayo kak kita habiskan uang pria dibelakang " ucap Zahra berbisik ke Popy
" Apa tak apa Ra? aku takut sepertinya Tuan Ryan tidak baik-baik saja " ujar Popy berbisik kembali ke Zahra
" Memang, makanya kita alihkan rasa kesalnya kak,kakak percaya saja sama aku, kalau dia ga mau bayar kita paksa Abang suruh bayar hihi " ujar Zahra
Ryan dan Malik bingung melihat 2 wanita di depan saling berbisik.
__ADS_1
" Yank, kamu ngomongin apa sih ,jangan bikin aku mikir macem-macem yank " Ujar Ryan.
Zahra meraih lengan Kanan Ryan lalu dilingkarkan tangannya ke lengan laki-laki itu .
" By nanti jadi kan ke mansion Mama " tanya Zahra .
" terserah kamu yank,kalau kamu merasa belum siap gak apa-apa kita tunda nanti aku bilang mama " ujar Ryan menutupi rasa kecewanya jika memang Zahra tak jadi datang.
Zahra tersenyum..
" Dia tersenyum ,baiklah aku akan mengabari mama khawatir mama sudah menyiapkan banyak makanan untuk Ara " bathin Ryan .
" Nanti setelah ini kita mampir ke toko kue langganan aku ya By, kita bawa ke mansion " ujar Zahra
" Kau yakin mau ke mansion ? tanya Ryan kaget,
" Ya, apa kamu yang belum siap bawa aku ke mansion by. ? " Tanya Zahra Balik
" Ah aku hanya kaget. aku tau suasana hatimu sedang buruk ,aku kira kamu mau batalin yank " ucap Ryan .
" ga mungkin aku batalin by, kasian mama pasti udah bikin makanan banyak " ucap Zahra.
" Terima kasih sayang " ucap Ryan
" By coba hubungi mama, dia masak apa Saja" ucap Zahra.
Zahra berfikir jika memang mama Zen masak banyak ,dia mau minta Popy dan Malik ikut serta .
" Loud speaker by " pinta Zahra
* Ma lagi apa ? *
-Masak puding kesukaan kamu sayang -
* Mama masak banyak ? ap
tau hanya untuk kita berempat Ma? *
- Mama masak banyak sayang, ajak Malik ya kesini -
* Iya ma, aku tutup ya telepon nya *
- Iya Nak -
.
" Tuh banyak yank masaknya " ucap Ryan
" Kamu yang ajak Abang by sama kak Pop " ucap Zahra
__ADS_1
Ryan pun mengajak Malik dan Popy untuk makan malam dirumahnya.
" Yank kamu ga beli baju? " tanya Ryan
" Hmm engga deh by ,aku lagi ga mood " jawab Zahra.
" Uang aku minta dihabisin sama kamu loh itu " goda Ryan
" aih aih sombongnya " Cibir Zahra.
" Yank pilih beberapa baju untuk kamu pakai jikaa baju kamu kusut diruangan aku " ucap Ryan tanpa malu-malu
" Niat banget by " Ujar Zahra
" mau ga,kalau ga mau aku minta Poppy pilihkan aja. " Ucap Ryan lagi
" Beh deh By, aku mager mau duduk aja " ucap Zahra
Popy pun memilih baju untuk Zahra.
Zahra masih terdiam melamun.
" Sesusah itukah melupakannya" Bathin Ryan sedih.
.
Setelah selesai mereka berempat ke mansion orang tua Ryan.
Mereka disambut hangat oleh orang tua Ryan..
" Ma maaf ya aku minta kak Popy ikut " ujar Zahra karena takut Popy merasa tak enak.
" yuhuu Itu bagus sayang, sering-sering lah kalian pacaran kesini nanti mama masakin dengan senang hati " Ucap Mama Zen happy.
Makan malam pun terasa hangat, tapi tidak dengan suasana hati Ryan yang lebih dari hangat alias panasss..
.
.
.
Sabar ya babang Ry, Zahra pasti milik kamu koq .
.
.
.
__ADS_1
Yuk kasih hadiah ke babang Ryan biar dia happy 😘