
Setelah beberapa menit menunggu 4 orang para remaja tampan itu memesan makanan akhirnya yang dipesan pun datang.
Atmosfer kantin menjadi suasana pengirian dari seluruh sudut kubu wanita.
tapi beberapa ada yang hanya terpesona tanpa ada iri hati.
Bakso Mommy Ara pun datang, dan ada ayam tepung serta capcay yang dibawa oleh Axel.
" Ayo Lin dimakan ayam sama Sayur capcay nya " Tawar Mommy Ara.
" eh Mommy, ini Alin sudah ada bekal " Alin kaget dan menolak secara halus.
" wah sayang banget ya padahal Axel udah capek-capek bawa dan belikan loh " Mommy akting sedih.
" Ah begtu ya, Hmm boleh ga ya kalau Alin bungkus aja buat makan dirumah nanti, karena sayang dan mubazir kalau makanan nya dimakan semua " ucap Alin bingung .
" mubazir ? " Axel bingung juga
" iya maksudnya aduh gimana ya ,sayang banget kalau dimakan bersamaan gitu hehe " Cengir Alin
" Hahaha Alin sayang, mubazir itu kalau di buang nak " mommy akhirnya tak tahan menahan tawa.
Alin garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu bingung.
Tiba-tiba bunyi dering ponsel Mommy Ara.
Ternyata Mang Diman sudah sampai.
Mommy melanjutkan makan baksonya dan Alin diminta untuk memakan karena kalau sudah sore pasti tidak enak, bujuk Mommy.
" Anak-anak mommy duluan ya, hari ini Mommy traktir . Oh Ya Alin kapan-kapan ikut Axel pulang bareng ya,trus main kerumah Mommy. trus nanti pas pulang mampir ke ibu kantin, katanya ada sesuatu untuk kamu ". ucap Mommy sambil pamit.
Alin hanya bingung mendengarkan dengan seksama apa yang Mommy nya Axel bilang.
" Ok Lin " Colek Mommy
" ah iya Mommy " jawab Alin .iya bingung harus jawab apa.
__ADS_1
Dan apa tadi, Alin dipanggil ibu kantin, kapan mommy ke kantin .pikir Alin.
Alin tak memusingkan nya ,saat ini adalah ia harus segera menghabiskan makanan nya dan kembali ke kelas.
Setelah makanan Alin habis ia segera bergegas bangkit dari duduknya.
" Lin, " Panggil Axel membuat ketiga temanya yang masih makan dan minum tersedak.
uhuk
uhuk
uhuk
Untuk pertama kalinya Axel memanggil nama siswi perempuan di sekolahnya.
Biasa Axel hanya memanggil Hey aja jika memang benar-benar dibutuhkan.
" Ya Xel " Jawab Alin
" Ini Jangan lupa dibawa makanan yang Mommy beli ,trus jangan lupa temui ibu kantin " ucap Axel datar.
" Ternyata senyumnya manis ya gaes " ucap Iqbal
" Pletak " dahi Iqbal disentil oleh Axel.
" ckk ga boleh banget nikmatin ciptaan Tuhan yang indah Xel " gerutu Iqbal.
" Masih kecil , belajar dulu kita yang bener " ujar Axel lalu berjalan keluar dari kantin disusul oleh beberapa siswa dan siswi.
Sebenarnya Axel ingin mengecek apa benar Alin ke ibu kantin, ternyata benar Alin menghampiri ibu kantin dan terlihat Ibu Kantin sedang berbicara sambil menyerahkan bungkusan ke Alin.
***
Mommy Ara sampai di kantor Daddy Ryan, seperti biasa Mommy Ara selalu membawa buah tangan untuk para karyawan suaminya berupa cemilan ataupun makan siang setiap kali berkunjung.
Sampai di ruangan Ryan
__ADS_1
" Dadd ... boleh masuk ? " Mommy Ara membuka pintu ruangan suaminya.
Terlihat Ryan sedang berbicara dengan para pemegang saham lainnya di sofa.
" ah maaf aku ganggu ya " Ujar Zahra lalu ingin menutup pintunya kembali.
" No sayang ,sini. Kami sudah selesai koq " Ryan tersenyum ke arah Mommy Ara lalu mengajaknya duduk.
Para pemegang saham sudah lama tidak bertemu dengan Zahra ditambah sejak melahirkan lebih senang mengurus anaknya dirumah.
" Wah Nyonya Zahra masih terlihat muda sekali ya , saya sih kalau jadi Tuan Ryan ga akan biarin istri saya pergi sendiri. Ngeri dibilang anak muda digodain anak SMA nanti hahaha " ucap salah satu pemegang Saham itu.
Mereka lalu pamit hanya satu yang tersisa dan ternyata itu adalah wanita.
Mommy Ara hanya tersenyum lalu berbisik ke suaminya " Dad kerjaannya masih banyak ga? "
" Kenapa sayang " Ryan bertanya membuat Zahra tak enak.
" Minta temenin belanja baju anak-anak Dad kalau udah selesai kerjanya " ujar Zahra manja.
Karena merasa jengah akhirnya wanita itu pun pamit pergi. entah apa yang ada di pikirannya kenapa masih terdiam disitu.
" cepet banget kecil dad baju si kembar, " ujar Mommy sok memohon, padahal sih tanpa memohon juga dia bisa beli dan Ryan juga mengantarkan. cuma biar seru-seruan aja gitu..
Dan Daddy Ryan juga tak akan membiarkan Sang istri keluar sendirian, Ryan jadi ngeri sendiri ditambah lagi penampilan Zahra yang seperti belum memiliki anak.
Ryan pun mengantarkan istri kesayangan nya itu berbelanja.
**
Pulang sekolah Axel dijemput oleh supir nya dan langsung pulang kerumah karena ia kangen dengan adik kembarnya. ditambah Sang Mommy mengirim pesan dari sekolah Axel Mommy mau ke kantor Daddy nya dan ingin membeli keperluan dirinya dan adik-adik.
Tugas sekolah yang banyak akhir-akhir ini membuat Axel jarang bertemu dengan adik-adik kembarnya
***
Haiiiii
__ADS_1
terima kasih yaa yang sudah setia di sini dan di cerita aku lainnya.
Semoga kebaikan kalian dibalas kebaikan juga oleh sang Pencipta aamiin