Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Rumah Sakit


__ADS_3

Yang minta up othor kabulkan 💃.


***


Mobil Axel melaju ke rumah sakit tempat Nenek Alin di rawat.


Sambil dijalan Axel membaca pesan dari Mommy Ara.


10 menit di perjalanan, Ponsel Axel pun berbunyi ,ada panggilan dari Daddy Ryan.


#


Axel : Halo Dad


Daddy : Kamu dijalan Xel ?


Axel : Iya Dad


Daddy : Ah ya sudah , tadi Daddy sudah hubungi pihak rumah sakit, Daddy tidak tau nama nenek nya Alin kamu juga ga beritahu


untungnya kita tahu nama Alin jadi ketemu.


Axel : Iya Dad ,aku juga lupa hehe


Daddy : Ya sudah, nenek teman mu itu sudah ditangani dan sedang diberikan tindakan


Axel : terima kasih ya dad,untung ada Daddy


Daddy : sama-sama sayang, Daddy senang kepedulian kamu tinggi ke sesama dan ke orang yang membutuhkan


Axel : hmm iya dad, kasihan dia ( Axel sedih )


Daddy : Semua biaya sudah atas nama Daddy. kamu ga perlu khawatir


Axel : iya dad, bisa pakai uang jajan ku saja dad


Daddy : Tak perlu begitu Xel, Daddy ikhlas koq


Axel : Iya Dad , aku tutup ya dad, aku di mobil bersama dua guru juga Pak Budi dan Bu Benita.


Daddy : tiga teman seperjuangan kamu ga ikut ?


Axel : Ada tuh Dad dibelakang lagi tidur

__ADS_1


Daddy : Hahaha dasar itu mereka suruh nginep Xel pas libur kita mabar .


Axel : Siap Dad Aku tutup dulu ya Dad sepertinya sudah mau sampai


Daddy : Iya sayang salam ya untuk Alin dan neneknya


Axel : Iya Dad nanti aku sampaikan


#


Setelah sambungan telepon terputus Mobil Axel pun sampai di lobby rumah sakit. Mobil yang ditumpangi guru-guru pun juga sampai.


Mereka turun dan bergegas keruang observasi di rumah sakit tersebut karena Nenek Alin sedang di lakukan pengecekan keseluruhan.


Ternyata nenek Alin menderita sakit jantung dan karena sudah sangat tua untuk tindakan tidak disarankan karena khawatir beresiko.


Dan tadi pagi saat terjadi serangan ,Nenek Alin pun terjatuh dan kepalanya membentur lantai. Beruntung Alin belum berangkat sekolah kalau tidak,mungkin tak ada yang tahu kalau Nenek Alin terjatuh.


Saat semua ke ruang tunggu ,terlihat


Alin sedang duduk sendiri dan matanya sembab karena menangis sedari pagi.


Bu Benita dan Guru lainnya menghampiri Alin.Dan menguatkan Alin agar bersabar dan tabah. Alin mengangguk mendengar semua nasihat dan support dari gurunya.


Axel ,Abie,Jimmy dan Iqbal menghampiri Alin . Alin tertunduk malu,ia malu sudah merepotkan semua orang.


" Xel terima kasih dan maaf sudah merepotkan " Ucap Alin sambil tertunduk sedih campur malu,itu nenek nya yang sakit tapi yang membiayai malah orang lain


" Tolong sampaikan terima kasih ya Xel ke orang tua kamu " ucap Alin pelan


" Iya Lin, Mommy juga titip salam " Ucap Axel.


" Iya Xel sekali lagi tolong sampaikan ucapan terima kasih ku ya,jika aku punya uang akan aku ganti " Janji Alin


" Ya kamu harus ganti Lin " Tiba-tiba Mommy Ara muncul bersama Daddy Ryan.


Semua perawat dan dokter yang bertugas dan berlalu lalang menunduk hormat ke Orang tua Axel itu.


" Iya Momy, Alin janji Alin akan ganti setelah Alin punya uang saat sudah bekerja nanti , Alin tak akan lupa " Lirih Alin


Guru-guru dan Axel juga teman-temannya kaget . Tapi tidak dengan Daddy Ryan.


" Kamu wajib ganti Lin, dengan cara belajar yang rajin dan tekun buat nenek bangga sama kamu oke, Mommy tak butuh uang pengganti dari kamu. Mommy cuma butuh kamu jadi anak rajin dan pintar okey " Tegas mommy sambil memeluk dan mengusap kepala Alin.

__ADS_1


Alin menangis hingga tersedu-sedu,


Guru-guru pun lega Kirain Keluarga Axel meminta ganti uang .


Alin masih menumpahkan tangis dan sedihnya di pelukan Mommy Axel


" Mommy terima kasih sudah membantu Nenek Alin hiks hiks Alin ga tau harus balas Budi bagaimana hiks hiks " Tangis Alin pun pecah lagi.


" Sudah - Sudah kalau kamu sedih terus nanti nenek juga sedih ,kamu harus kuat biar nenek semangat sembuh ya " ucap Mommy memberi support ke Alin.


Daddy Ryan pun mengusap kepala Alin.


Setelah menunggu 1 jam Dokter pun keluar dan memberitahukan kalau Nenek sudah bisa dipindahkan keruang perawatan.


Semua pun tersenyum lega. Mommya meminta Axel dan teman-teman nya membeli keperluan untuk Alin dan nenek.


Axel ke supermarket di dalam rumah sakit dan membeli semua yang di list oleh Mommy Ara.


Axel dan tiga temannya membawa masing-masing 2 kantong.


Mommy Ara mengernyitkan dahinya.


" Serius Xel pesanan yang mommy list tadi segini ? " Tanya Mommy.


" Aku belikan Alin cemilan Mom, biar dia ga bete saat nunggu neneknya. hehe " Cengir Axel.


Alin melihat Axel tersenyum agak terhibur hatinya. ternyata dibalik sikap ketusnya ke lawan jenis ada sifat perhatian dan konyol juga .


Guru-guru pun pamit karena sudah meninggalkan sekolah terlalu lama.


" Yah boleh tunggu sebentar lagi tidak pak guru dan Bu guru ,karena kami sudah memesan makanan sebentar lagi sampai " ucap Mommy Ara.


.Dan benar saja baru selesai Mommy berbicara , kurir delivery makanan itu pun sampai dengan 15 box makanan siap saji



Masing-masing guru membawa 1 box, dan dengan senang hati guru-guru Axel pun menerima nya.


Para Guru diantarkan lagi oleh supir Yang tadi membawa mereka. Sedangkan Axel dan 3 sekawan juga Daddy dsn Mommy nya tetap tinggal di rumah sakit ingin berbicara dengan nenek Alin dan Alin.


***


Sekian dulu ya kesayangan othor 😘

__ADS_1


Besok kita update lagi yah 🤗


__ADS_2