
Willy yang merasa malu menghilang dari dalam kelas. Belle pun tidak terlalu memusingkan . Ia hanya tak ingin ke empat adiknya itu bertengkar lagi dengan Willy..
Maka dari itu Belle lebih memilih menjinakkan Willy agar tidak mencari celah atau gara-gara dan berurusan lagi dengan Bugs Boys. Bukan karena Belle lebih memihak Willy, tapi hanya demi ketentraman bersama . Karena keempat adiknya susah-susah gampang untuk dijinakkan.
" Koq Lo malah baik sama Willy sih Bel ? " Tanya Olin yang tidak terima melihat Belle baik ke Willy. Masalahnya awal permasalah semua disebabkan oleh Willy yang sok kegantengan itu.
" Kalau api Lo balas api, ya kebakaran . " Sahut Belle .
" Tapi kan .. " Belum sempat Olin menyelesaikan omongannya Bel masuk berbunyi .
" Udah intinya gue gak mau ada perkelahian lagi. Gue mau damai-damai aja " Ujar Belle yang langsung menyiapkan alat tulisnya sambil tersenyum ke arah Olin.
" Okey deh. Yuk belajar biar cantik " Ujar Olin yang sangat menggagumi wajahnya sendiri itu.
" Belajar biar pinterrr " Bisik Belle.
Yang dibisikkan hanya cekikikan sampai guru masuk dan memulai mata pelajarannya hari itu.
Beberapa jam dilalui belajar dan terdengar bunyi tanda istrahat .
Seperti biasa Belle menunggu Bugs Boys menjemputnya .
Ya seperti itulah hari-hari Belle di sekolah . Keempat adiknya tak ingin ada hal apapun yang melukai Belle sedikitpun . Digoda saja tidak boleh. Bahkan jika Belle dilirik saja sudah di plototi oleh Bugs boys .
Belle sih nyaman-nyaman saja selama sang adik tidak berkelahi. Segitu posesifnya keempat adiknya terutama Kevin.
Jika di sekolah mereka sangat menjaga Belle, tapi jika dirumah ,wahh jangan ditanya usilnya bagaimana .Belle suka menangis kadang jika sudah kelewatan di isengin sang adik.
Tapi setelah itu ya mereka tidak bermusuhan, karena Belle tau adiknya hanya menggodanya saja.
Saat ini Belle menunggu keempat adiknya di dalam kelas. Tak lama Kevin masuk ke kelas sang kakak untuk menjemput .
" Yuk Kak " Ajak Kevin . Belle pun mengangguk dan langsung melingkarkan tangannya di lengan Kevin . Kevin tidak merasa keberatan malah merasa kakaknya lebih nyaman jika ia yang menggandeng tangannya .
Ya walaupun Belle statusnya sebagai Kakak, tapi Belle tetaplah Gadis pada umumnya yang senang bermanja-manja.
Semua fans Belle memandang iri ke Kevin karena bisa digandeng oleh Belle.
Dan Fans Kevin pun sama, iri juga melihat Belle bisa merangkul Kevin tanpa sungkan.
Sekilas Jika tidak ada yang mengenal dan tahu status mereka, Kevin dan Belle terlihat seperti sepasang kekasih . Bugs Boys memang dekat ke Belle, tapi yang lebih dekat lagi adalah Kevin.
Karena sampai urusan makanan dan aktivitas Belle ,Kevin wajib tau dan wajib mengantar jika Belle pergi kemanapun .
Aktivitas Kevin pasti ditinggalkan jika urusan tentang kakak cantiknya itu.
__ADS_1
Saat ini di kantin ,Belle duduk bersama Darren, Kevin, Gian dan Gibran memesan makanan . Mereka bertemu muka dengan Willy, tapi Willy hanya diam saja tak membuat onar.
Bugs Boys selama Willy tidak menganggu,mereka pun tidak akan menggangu juga .
Kevin membawakan kakaknya semangkuk bakso dengan mie putih dan sayuran.
Belle terlihat senang makanan favoritnya datang .
Baru saja bakso Belle diletakkan di depannya dan Belle ingin mengambil cabai dan saos ,Kevin langsung bersuara.
" Sausnya dikit aja, sambalnya jangan banyak-banyak " Kevin berujar bukan seperti adik Belle, tapi seperti seorang kakak yang sedang menasehatinya.
" Kak.. kak ... kak... " ketiga adiknya yang lain pun menegur.
" Iya iya , ya udah tolong sendokin ,nanti kalau aku yang ambil kebanyakan" Ujar Belle ke Kevin dengan wajah cemberut.
Kevin terkekeh melihat kelakuan kakaknya. Ia lalu mengambil sedikit saus dan sambal bakso dan menuangkan ke mangkuk bakso kakak Belle.
" Jangan cemberut, Nih Milk shake strawbery kesukaan kakak aku tercinta " Ujar Kevin manis ke Belle.
" Hmm " Belle hanya menyahut dengan deheman saja.
Ia dan keempat adiknya lalu mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka masing - masing .
Hingga ada seorang siswi yang mendekat ke arah meja mereka.
" Iya silahkan " Jawab Belle. Sedang yang lainnya tidak menjawab hanya cuek saja seperti biasa.
Gadis itu membawa makanan yang sama dengan Belle dan menuangkan saus serta sambal beberapa sendok membuat Belle menoleh tak percaya.
Itu makan sambal pakai bakso namanya.
Bathin Belle dalam hati sambil menelan salivanya .
" Kamu gak sakit perut makan sambal banyak banget kayak gitu ? " Tanya Belle heran .
" Nggak ,ini malah aku kurangin karena lagi di sekolah . " ujar siswi baru itu .
" Kamu kelas berapa ? aku koq baru lihat ya " Tanya Belle .
" Ah ya aku Sisca. Aku baru pindah kesini kemarin " Siska mengulurkan tangannya ke arah Belle, Belle menyambutnya .
Lalu mengulurkan tangan ke Kevin. Tapi Kevin diam tidak menanggapi.
Melihat Kevin diam saja,membuat Belle mentikut perut sang adik .
__ADS_1
" Duh kakak " ringis anak Ayah Fal kesakitan.
" Diajak kenalan diem aja " Omel Belle.
" Aku gak suka kak ada orang lain gabung Sama kita " Kevin berucap tanpa ada rasa tidak enak ke Siska.
Siska sendiri hanya menatap by kesal.
" Kalian nih, kalau nanti aku nikah gimana. Suami aku harus ada diantara kalian kan " Belle terkekeh sambil memakan baksonya . Sedang Kevin menatap Belle .
" Koq aku merasa gak rela ya kakak misal nikah sama orang dan orang itu membatasi pertemuan kita nantinya " ujar Gian.
" Nanti susah sama-sama lagi " Sahut Gibran.
" Ah gak mau kak Belle cepat-cepat nikah . Nanti gak bisa disuapin lagi sama kakak Bel . Aak kak " .. Darren membuka mulutnya minta disuapi makanan oleh Belle .
Belle terkekeh mendengar ceotehan adik - adiknya itu .
" Ya udah sini aku suapin ..aaaaa " Belle mengarahkan sendok berisi bakso ke arah mulut Darren dan Darren segera melahapnyan.
Siska melihat tingkah laku kakak beradik itu denga tersenyum. Walau ia seperti merasa diusir oleh Kevin tapi Siska melihat perlakua manis mereka yang sebenarnya. Wajar takut berpisah.
" Kalau kakak Belle mau punya pacar apa lagi calon suami nanti ,aku harus test. Aku ajak sparing dulu. Bisa gak dia lindungi kakak " ujar Kevin .
" Uuugghh manis banget sih adik aku satu ini . jadi makin sayang " Belle merangkul lengan Kevin. Pemandangan biasa untuk cucu dari Ryan Nugroho tapi aneh dan janggal untuk Siska.
Kenapa perlakuan mereka tidak seperti kakak adik ya .
Siska berujar dalam hatinya .
" Kalian kakak adik ? " Siska memastikan.
Belle mengangguk menjawab pertanyaan Siska.
" Tapi kenapa seperti pasangan ? " Tanya Siska penuh selidik.
" Memang kenapa ? ada masalah sama Lo hah ? "
Galak banget Babang Kevin yess .
Bab ini seharusnya buat kemarin cuma lima d post.
Othor mengucapkan :
MINAL AIDIN WAL FAIDIZN
__ADS_1
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN 🤗🙏
JANGAN LUPA DI LIKE DULU YA 😘