
" Kasih tau ga yaaaa.. " Goda Zahra
" Ara rese banget haha" Malik tertawa terkekeh
Ryan melihat ke arah istrinya itu
" Kasih tau dong Yank aku penasaran Zain bilang apa " malah Ryan yang penasaran..
" koq malah kak Ryan yang penasaran, harusnya aku looh..ya kan kak " cibir Zee sambil bertanya ke Mali
" Kamu iseng banget Ra hihi " mama cekikikan
Zahra senyum-senyum sendiri lalu berdehem..
" buruan Ra, papa juga penasaran karena sejak kamu dekat dan menikah dengan Ryan papa juga ga pernah lihat Zain sama cewek " Papa pun penasaran
" Ini yang harusnya kepoers aku loh " ujar Zee sebal
" waktu itu kamu bilang kan ke Zain please jadi pacar pura-pura aku ? " tanya Zahra
" Hmm iya " jawab Zee
__ADS_1
" Nah kalau ketemu mau disuruh tanggung jawab mau dijadiin pacar beneran katanya hahaha" Zahra berkata sambil tertawa diikuti Ryan Malik dan orang tua Ryan.
" Eh koq gitu " Tanya Zee. sebenarnya Zee juga sudah terpesona dengan Zain tapi enggan mengakuinya
" Hahahah hayoooo rasaiiin makanya jangah nembak cowo duluan " Goda Malik
" dih apa sih aku ga nembak ya, aku cuma minta jadi pacar pura koq " bela Zee
" udah lah ngaku aja, kamu kenapa tiba-tiba batiknya Zain ,pasti harusnya banyak kan cowok-cowok yang lewat " Goda Ryan juga
" yaaa emang pas lagi nariknya Zain aja " ucap Zee biasa aja
" Tapi kamu tadi sebut nama Zain loh Zee " Papa ikut menggoda Zee
" ckk Tante apaan sih udah kayak mami aja " kesal Zee
Sedangkan Malik hanya senyum-senyum mendengar ocehan Mama
" Tapi aku rasa Zain nya ga mau deh sama kamu Zee " Ryan berbicara serius
Zee langsung menoleh ke arah pengantin baru itu yang sedang memegang tangan istrinya
__ADS_1
" setau aku sih selera Zain tinggi, waktu Malik kenalin aja dia ga mau , ya Kan Lik " Ryan memberi kode ke Malik untuk menyetujui nya
Malik mendapatkan kode seperti itu langsung mengangguk karena ia juga ingin mendapatkan restu dari calon kakak ipar. ce ilah Babang Malik yaa.
" iya bener waktu Ryan cari sekertaris baru aja cewe manis ,imut ,sexy dia ga mau padahal udah kita goda-godain " Ujar Malik
Zahra mendelik ke arah Ryan mendengar mereka goda-godain calon sekertaris Ryan.
" Duh si Bambang kenapa ceritain yang itu sih salah juga tuh kalimat ,nih nyonya negara pasti ngambek " Bathin Ryan
" ooh jadi kalian goda-godain Sekertaris baru , Abang ga boleh sama Ziva dan kamu by, ga usah deket2 aku seminggu " ucap Zahra mengkode ke mama..
Mama yang mengerti sepertinya akan maksud Zahra ikut mnegompori,,
" Ooh gituu, papa ga sekalian pa godain ? " Tanya Mama
Papa kaget " Uhuk uhuk ,koq jadi papa ikutan sih ma " tanya Papa
" Ga gitu Yank, maksudnya kita ngegodain Itu Sekertaris ba.. " belum selesai ngomong Zahra makin kaget
Perasan tadi cuma mau becandain biar suaminya dan Abang angkatnya membantu Zee untuk dekat ke Zain koq malah jadi beneran suaminya ngegodain calon sekertaris barunya
__ADS_1
" aku kira tadi Malik salah ngomong loh by, taunya kamu beneran godain.cxx ganjen " Ujar Zahra kesal.
" bukan maksud nya itu, kita godain Zain yank biar Deket ke sekertaris itu " Rengek Ryan agar Zahra tidak marah lagi