Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Alin Tidak Masuk Sekolah


__ADS_3

Mommy Ara dan Daddy Ryan sudah sampai di mansion.


Terlihat Mang Diman dan Daddy kesulitan membawa semua barang belanjaan Mommy.


Axel yang sedang berada di ruang keluarga bersama adik-adik kembarnya dan Oma Opanya juga pun menoleh


" Sayaaaang Mommy pulang.."


" Mommy pulang bawa barang satu mall " Goda Daddy Ryan


Axel hanya tersenyum melihat tingkah kedua orang tuanya itu.


Mommy Ara langsung merebahkan dirinya di sofa.


Baby Nal sudah meronta-ronta ingin digendong.


Melihat itu Mommy Ara langsung ke kamar bersih-bersih dan mengganti pakaiannya yang sudah dikenakan seharian ini.


Daddy Ryan pun mengikuti sang istri ke kamar . Ia melakukan ritual bersih-bersih juga .


Setelah bersih Daddy mencium bahu sang istri.


" Daddy belum dapat jatah nih Mom " Zahra yang kegelian pun berbicara " Nanti malem Mommy servis Dad,, Tuh mommy beli pakaian dinas baru " Unjuk Mommy Ara ke paperbag diatas ranjangnya.


" Best Mommy " Ryan pun mencium bibir sang istri dengan lembut dan Mesra


" hmmmmppp Hmmmmppp "


" Udah ah Dad, ga selesai-selesai ini " Mommy Ara menghentikan ciuman panasnya dengan sang suami . Tangan Daddy Ryan yang sudah menjelajah pun di hentikan.


" Hmm ya udah ayo , Kasian kuda Daddy baru bangun udah disuruh tidur lagi. pusing deh " Gerutu Daddy Ryan.


Mommy Ara pun tersenyum kecil menertawai tingkah Suami kesayangan nya itu.


Mereka turun sambil mengaitkan lengan.


" Dad, Mommy bahagia deh Axel itu bukan anak yang nakal di sekolah, tapi dia dingin banget dad sama cewek-cewek di sekolahnya hihi " Mommy jadi lucu ingat ekspresi Axel kalau disekolah.


" Dia kamu banget tau Dad, dingin,kalau bicara sama lawan jenisnya aja manggilnya hey bukan nama " Mommy menceritakan sambil tertawa.


" Oh satu lagi dad ,dia care loh Dad sama anak yang terbilang kurang mampu . jadi yang dia ingin bantu itu namanya Alin, kayaknya sih dari keluarga kurang mampu gitu. tapi anaknya pintar dad. saingan Axel sebenarnya kalau di kelas " Ucap Mommy Ara lagi dan Daddy hanya mendengarkan dengan seksama.


" Bantu aja kalau gitu , jamin segala biaya sekolahnya Mom " ucap Daddy Ryan


" Beneran Dad? " Tanya Mommy Ara senang.


" Hmm ,tapi jangan lupa nanti malem " Daddy Ryan mencolek dagu sang istri


" Siapp sampe pagi ya " Mommy Ara mengangkat alis dan menaik turunkannya.


Sampai dibawah semua barang belanjaannyq Mommy Ara diacak-acak oleh Si kembar.


Mungkin kesal seharian ditinggal pergi. hehe.


" Si kembar rese ga Xel, mba hari ini ? " Tanya Mommy.

__ADS_1


" Anteng Nyonya, apa lagi Den Nathan anteng banget hehe " Ucap para mba pengasuh kembar.


" Ah Nathan sih jangan ditanya mba hehe. Juara anteng dia mah " ucap Mommy Ara sambil menggendong Baby Nala.


" Anak Mommy hari ini makan banyak ga? " Goda Mommy Ara sambil menciumi pipi Baby Nala


" Ehehehe Eheehe " Baby Nala kegelian dicium sang Mommy.


Sedang Daddy Ryan menggoda Baby Nath dan Baby Naufal bergantian dengan Opa Rendra.


" Kakak Axel, Mommy penasaran deh koq Alin menyendiri gitu ya " Tanya Mommy Ara .


Ya Mommy Ara selalu memanggil Axel dengan awalan kakak Jiak berada di depan si kembar.


Agar jika si kembar sudah mulai berbicara dia terbiasa memanggil Axel dengan sebutan kakak.


Karena biasanya anak kecil selalu mengikuti apa yang orang dewasa lakukan.


Mommy Ara ingin mengajarkan si kembar jika sudah besar nanti walau Axel bukan lahir dari dirinya tapi tetap dihormati oleh adik-adiknya.


Karena Mommy Ara tak ingin membeda-bedakan baik Axel maupun si kembar.


" dia emang begitu Mom, ga pernah gabung sama temen-temen " Jawab Axel


" Oh gitu, kamu temenin dong " Goda Mommy Ara.


" Nanti Axel coba ya Mommy " Ujar Axel tak menolak apapun perintah mommy nya selama itu baik.


***


Axel melihat sekeliling kelasnya ,bangku Alin masih kosong dan belum ada tas serta air minum di samping bangkunya.


" Biasa Alin sudah datang,kenapa pagi ini belum datang ya. Apa dia kesiangan " Bathin Axel.


Hingga pelajaran dimulai Alin pun belum datang.


Hari ini Axel belajar tidak tenang. Entah mengapa sepertinya ada yang menimpa Alin hingga dia tidak hadir di sekolah.


Jam istirahat pun berbunyi.


Axel langsung menuju kantin menanyakan Alin.Karema memang Alin dekat dengan ibu Kantin.


Tapi tak ada jawaban pasti.


Mau tak mau Axel pun ke ruang Guru. 3 sekawan Axel bingung melihat Axel kesana kesini.


Tapi mereka tetap setia mengikuti.


" Nenek Alin sedang dibawa kerumah sakit Xel,makanya ia tidak masuk hari ini. Bapak juga mau keliling minta sumbangan untuk nenek Alin karena sepertinya sakitnya serius karena tadi pagi saat dibawa ke klinik langsung dirujuk ke rumah sakit besar " Ucap Pak Budi guru BK yang rumahnya dekat dengan Alin.


" Rumah sakit mana Pak? bisa kita kesana sekarang Pak Budi? apa saya boleh izin ikut dengan bapak ? Bapak tidak perlu meminta sumbangan biar Daddy saya yang tanggung semua biaya nya pak " Mohon Axel khawatir kelamaan jika harus menunggu sumbangan.


Entah mengapa perasan Axel tidak enak.?


" Apa diperbolehkan oleh Daddy mu Xel ? "

__ADS_1


" Pasti Pak ,kita ke rumah sakit mana Pak? " Tanya Axel ke gurunya.


Pak Budi menyebutkan rumah Sakit X ,dan itu adalah kepunyaan sang Daddy.


" Pak saya izin sebentar hubungi Daddy saya ya " Pinta Axel. dan Pak Budi pun mengangguk.


" saya kabarin guru-guru lainnya dulu ya biar kita lihat nenek Alin sama-sama. boleh naik mobil mu Xel ? " Ucap Pak Budi lagi.


" Boleh Pak, jika kurang nanti Axel pinta supir Mommy kesini "


" Mau Xel Mau, ibu mau ikut sekalian " Ucap guru2 lainnya.


Dan Axel kemudian menghubungi Daddy nya


#


Axel : Halo Dad,Daddy sedang sibuk tidak ?


Daddy : Daddy baru selesai meeting, ada apa sayang , tumben banget jam sekolah kamu hubungi Daddy


Axel : Dad ini urgent,Nenek Alin masuk ke rumah sakit Daddy RS X. dan dia butuh ditangani segera tolong hubungi pihak rumah sakit Dad,tolong langsung ditangani dan diberi perawatan terbaik, Alin pasti sedih karena neneknya sakit.


Daddy : ok tenangkan dirimu Daddy akan segera hubungi rumah sakit..


Axel : Terima kasih Dad, Axel juga izin ikut bersama guru-guru Dad ke RS dan Axel mau pakai mobil dirumah 1 ya Dad ke RS karena ada beberapa guru yang ingin ikut, Mobil Axel tidak cukup .


Daddy : iya sayang gunakan yang bisa digunakan,jangan lupa hubungi Mommy untuk meminta supir segera ke sekolah kamu ya.Nanti Daddy kabari kabar dari rumah sakit


Axel : Terima kasih Dad, Axel sayang Daddy


Setelah selesai dengan Daddy-nya,


Axel pun menghubungi Mommy Ara


Axel : Mom ,nenek nya Alin masuk rumah sakit nya Daddy, Axel mau kesana dan guru ingin ikut juga, Axel butuh satu mobil lagi Mom, Mommy bisa kirimkan 1 mobil kesini tidak?


Mommy : Apa ?? ya ampun iya sayang Mommy akan kirim kan mobil kesekolah mu. Boleh mommy bicara dengan Alin?


Axel : Alin dirumah sakit Mom, makanya hari ini Alin ga masuk


Mommy : Ah ya salamkan dulu ya nanti setelah Daddy pulang Mommy dan Daddy akan kesana.


Axel : Terima kasih Mom, aku izin dari sekolah Mom hari ini. Abie, Jimmy dan Iqbal juga ikut Mom.


Mommy : Iya sayang gak apa-apa gunakan kartu yang Daddy berikan ya, belikan makanan dan keperluan untuk Alin dan nenek nya nanti Mommy kirim di pesan apa aja yang harus kamu beli atau jika nanti catatan mommy kurang boleh tanya guru-guru kamu ya sayang


Axel : Baik Mom, terima kasih Mommy ku sayang terbaik


***


Axel dan ketiga temannya juga guru-guru pun bergegas kerumah sakit untuk melihat nenek nya Alin.


***


Jangan lupa ritual nya sayangkuu😘

__ADS_1


happy weekend 💃


__ADS_2