
Lamaran pun Usai.
Hadiah untuk adik-adik Zahra juga sudah diberikan oleh Zahra dengan syarat jika nilai mereka anjlok akan ditarik semua hadiahnya.
Dan untuk Abang Zahra yang di kota K , Ryan mempromosikan jabatan seperti Adit dengan cara kompetensi agar jabatan sesuai dengan keahliannya. dan juga Abang Zahra yang bernama Zain diberikan rumah tinggal yang layak.
Sultan Mah bebas ya genkkkss...
Setelah lamaran selesai , Keluarga Ryan menginap dua hari agar lebih dekat dengan keluarga Zahra .
Dua hari itupun berjalan dengan lancar dan hangat. dabtiba saatnya keluarga Nugroho pulang dan karena Zahra juga masih Bekerja ,Zahra pun ikut rombongan Kel Nugroho pulang ke kota J.
Seperti biasa jika Zahra akan kembali ke kota J, bunda dan ayah selalu berpesan agar Zahra jaga diri baik-baik ,jangan lupa makan dan selalu kabarin Ayah dan bunda jika wantunya senggang.
Ayah dan bunda juga menitip Zahra ke orang tua Ryan agar jika nakal di jeewer saja . candanya.
Mereka semua berpelukan lalu pamit pulang
.
.
Sampai di kota J malam hari.
Zahra tidak dibiarkan pulang kerumahnya karena hari sudah malam.
Zahra pun menginap lagi di rumah Ryan dan kali ini beda kamar karena Zahra khawatir Ryan akan menggangunya.
Kini seisi rumah sudah terlelap kecuali Ryan.
Ryan melangkahkan kakinya ke kamar yang ditempati Zahra.
Saat Ryan ingin masuk ternyata pintu di kunci .
Ryan pun merebahkan badannya di sofa dekat kamar Zahra agar jika Zahra keluar kamar Ryan bisa ikut ke dalam .
Modus banget deh Babang Ry
Saat Ryan tertidur ponselnya diatas berdering dengan nomor tanpa nama.
Ada sekitar 10 panggilan tak terjawab. 5 dari Malik dan 5 lagi dari nomor tak dikenal.
Zahra terbangun karena lapar,ia pun keluar kamar dan menemukan Ryan tertidur di Sofa.
Zahra pun membangun kan Ryan
" By,hubby, bangung by, kamu ngapain sih tidur disini nanti badannya sakit "
Yang dibangunkan tak bergeming,Lalu Zahra melangkah ke dapur untuk mengambil cemilan dan minuman.
Ya kebiasaan Zahra sebenarnya adalah makan cemilan dan minum dingin di tengah malam, terkecuali jika dirinya sangat lelah baru rutinitas itu tak terjadi karena ia akan tertidur lelap.
Zahra mengambil fresh milk dan membuat omelette juga sosis goreng bertabur saus sambal .
" Duh jadi pengen cepat makan " human Zahra.
" Ra ngapain ? " mama mengagetkan Zahra
" Eh ma biasa aku suka buat cemilan kalau malam suka iseng laper ma hehe " sahut Zahra .
__ADS_1
" Kamu buat apa tuh "
" omelette ma, mama mau? " tawar Zahra
" Boleh sih kalau kamu mau berbagi Sama mama " ujar Mama malu-malu.
" Nah mama makan ini aja nanti aku buat lagi ,silahkan mama cantik " ujar Zahra.
" Wah ada pesta malam-malam nih ceritanya Tiba-tiba Papa datang ke meja makan dan ikut memakan cemilan yang calon menantunya buat.
Akhirnya Zahra membuat 3 porsi lagi takut si calon suaminya juga tiba-tiba muncul..
Dan benar saja, tak lama ia pun muncul dan terjadilah makan tengah malam tak terduga versi merekaa.
Setelah selesai Zahra mencuci piring dan peralatan dapur yang ia tadi pakai. tapi Ryan melarang nya .
" Yank,udah jangan dicuci. besok aja. kita tidur yuk. " ajak Ryan
" Kamu duluan aja by aku tanggung ini sedikit lagi selesai " ujar Zahra.
Ryan pun menunggu Zahra lalu setelah itu Zahra menuju kamar tamu ,tapi ditarik pinggangnya oleh Ryan, " tidur dikamar aku yang akan menjadi kamar kita yank " ucap Ryan
" By aku males banget nanti kamu gangguin aku, " ucap Zahra.
" Ga, Yank janji cuma tidur aja. yuk " Ajak Ryan lagi.
" Hmm bener ya, cowok itu yang dipegang janjinya loh by " ujar Zahra lagi.a
" iya nyonyaaahhh " sahut Ryan
Akhirnya mereka menuju kamar Ryan.
Setelah membersihkan diri, Zahra dan Ryan pun bergegas ke ranjang dan melakukan pillow talk. Membahas apa saja mengenai pernikahan mereka dan mereka akan melakukan apa saja.
Mereka berdua kaget lalu Ryan mengambil handphone yang ada di nakas.
Terlihat nomor tak dikenal dan saat Ryan mau menjawab bunyi deringnya malah terhenti.
" Coba lihat siapa yang telepon by, mungkin penting " saran Zahra
" Biar besok aja yank, aku ngantuk " ucap Ryan.
Saat handphone nya ingin ditaruh di nakas kembali, terdengar bunyi pesan berlogo hijau.
Setelah membaca isi pesannya Ryan terdiam agak lama, Zahra mengernyitkan dahinya melihat diam seperti melamun.
" By, hubby, " Zahra menyentuh lengan Ryan
" Ah iya yank kenapa " tanya Ryan.
" Itu siapa by? koq kamu jadi melamun ?
Ada urusan penting by sampai kamu di hubungi malam-malam.
Atau itu Abang lagi butuh bantuan kamu ? "
Zahra masih berfikiran positif tentang orang yang menghubungi kekasihnya malam-malam.
" By ,koq melamun lagi " ujar Zahra.
__ADS_1
" Ah iya itu, itu " jawab Ryan gugup.
" Itu,itu ,itu kenapa By? " tanya Zahra yang tetap berusaha berfikiran positif.
" Maaf boleh aku lihat by, siapa yang menghubungi kamu malam-malam siapa tau aku bisa kasih masukan " ucap Zahra.
Ryan menyerahkan handphone nya ke Zahra .
Terlihat pesan
" Baby, aku pulang ,aku kembali ,mari kita lanjutkan impian-impian kita yang belum terwujud. jemput aku di bandara sekarang aku tunggu ya beb, jika tidak aku akan menunggu disini sampai kau menjemput ku kapanpun. kau tau kan harus menjemput ku dimana "
deg tiba-tiba hati Zahra merasa teriris membaca pesan itu.
Siapa?
Siapa?
Siapa?
Ada hubungan apa dengan Ryan?
Apakah sebenarnya Ryan sudah punya kekasih?
Berbagai perasaan dan pertanyaan bercampur aduk di benak Zahra.
" Kau mau pergi ? " tanya Zahra setelah mengatur emosi dalam hatinya, dia tidak ingin meluapkan emosinya ke Ryan saat ini juga karena ia belum tau kebenaran nya.
" Ya aku sepertinya harus pergi. " Jawab Ryan.
" Kau tak bertanya kepadaku apa aku mengizinkan mu atau tidak by ? " tanya Zahra lagi.
" Aku tak perlu bertanya kepadamu ?" Jawab Ryan sambil bergegas mengambil jaket topi dan masker.
" Ah baiklah " Zahra memaksakan tersenyum.
" aku pergi dulu ya, ini menyangkut tentang diriku,tolong relakan aku pergi ya aku mohon " Ujar Ryan melangkah cepat lalu berbalik
" oh ya satu lagi, jangan tunggu aku ,aku belum tau pulang jam berapa " ujarnya lagi.
" Ah iya, " sahut Zahra lemah lalu menitikkan air mata saat pintu kamar tertutup rapat.
" Siapa dia? Siapa yang memanggil hubby ku dengan sebutan Baby , semoga itu saudara nya atau sahabatnya "
" Semoga" doa Zahra sebelum matanya terpejam karena lelah memikirkan kejadian malam ini.
.
.
.
Yuhuuu boleh ya ada konflik dikittt aja ga banyak-banyak koq otor janji deh,
Karena otor juga penulis baru satu judul ini dan belum khatam tentang pernovelan.
.
.
__ADS_1
.
Komen dibawah ya maunya konflik berat apa ringan ðŸ¤