Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
26. Rasa Apa


__ADS_3

Setelah dari Pabrik mereka menuju ke kota membelikan daster viral buat para tetangga dan juga stok makanan untuk Ambu Sasi.


Fal malam ini berencana datang kerumah Ambu Sasi untuk membicarakan mengenai tempat tinggal Bik Sum.


Hari mulai menjelang sore saat mereka kembali.


Setelah berbicara panjang lebar, Gerald pun memutuskan untuk ikut bersama ke Jakarta tapi belum tau ingin me jadi Bodyguard Nala atau bekerja di perusahaan Fal .


Jujur keduanya sangat menggiurkan.


Tapi ia harus memikirkan matang-matang lagi.


Sore itu pula saat pulang mengantarkan Sasi, Fal dan Bibik sekalian berkunjung kerumah Ambu Sasi.


Fal dan Bibik mengutarakan kalau Bibik sekeluarga ingin tinggal sementara di rumah Ambu Sasi.Dan membicarakan biaya sewa berapa atau baiknya bagaimana.


Diluar dugaan mereka ,Ambu menyilahkan bahkan senang karena ada teman, tapi ambu meminta imbalan.


" Boleh ambu minta syarat Kasep ? " Tanya Ambu menatap ke Fal.


" Boleh Ambu, selama bisa saya akan penuhi " Ucap Fal dengan mantap.


" Sasi satu-satunya keluarga Ambu, jika dia ke Jakarta, Ambu titip sama kamu. Tolong kasih tau hal yang benar dan jika salah mohon dimaafkan. Tolong jaga Sasi baik-baik ya Kasep, Ambu takut hidup Ambu gak lama lagi. " Jelas Ambu sambil tersenyum.


" Koq Ambu ngomongnya gitu. Ambu harus sehat-sehat ya. Fal janji akan jaga Sasi " Fal memegang tangan Ambu dan berjanji sesuai permintaan Ambu Sasi.


" Makasih ya Kasep "


" Iya Ambu , Ambu sekalian Fal minta izin ya Sasi berangkat lebih awal "


" Iya boleh Kasep. inget ya, Ambu nitip Sasi Sama kamu " Entah mengapa saat Ambu berbicara begitu perasan semua orang yang ada disana agak tidak enak.


" Ambu ,Fal izin dekatin Sasi ya. Doain biar Sasi mau jadi istri Fal " Bisik Fal ditelinga Ambu . Dan Ambu langsung memeluk Fal dan menangis.


" Hiks Hiks Ambu restuin, terima kasih Kasep, terima kasih, Ambu tenang. " Tangis Ambu pun pecah begitu juga Sasi dan lainnya. Malam itu begitu haru hingga Gerald memecah kesunyian sesaat.


" Bik, Gerald rencana ikut Fal dsny Nala . Bibik kalau mau tinggal sementara boleh tinggal dirumah Gerald ,biar sekalian lihat-lihat Ambu Sasi "


^^^Mendengar itu Nala tersenyum senang.^^^


" Bibik akan temenin Ambu disini, paling anak-anak Bibik aja yang akan menumpahkan dirumah kamu Ger " Sahut Bibik.


" Nanti biaya sewa gue urus Ger " Ucap Fal yang memang mengurusi semua hal tentang proses renovasi rumah bibik.


" Ga usah Fal, biar aja , hitung-hitung ada yang urus rumah aja sih " Tolak halus Gerald.


" Ya sudah Ger. Lo jadi ikut kita kan? " Tanya Fal lagi


" iya sip berangkat besok kan? " Tanya Gerald.


Fal mengangguk di iringi Nala.


" Ya udah gue siap-siap dulu ya " Gerald pamit kerumahnya yang disebelah Ambu .


Nala tersenyum senang .


" Mau ikut kerumah Gerald? " Tanya Fal ke Nala.


Nala mengangguk-angguk antusias.

__ADS_1


" Ya udah sana, awas jangan ngapa-ngapain tar digerebek dikawinin " Goda Fal.


" Aamiin hihi " Nala malah mengaminkan dan cekikikan.


" Model internasional ,digerebek warga desa karena berduaan dengan laki-laki dirumah kosong " Bisik Fal ke Nala tapi terdengar oleh Sasi.


" Aa Fal mah doainnya begitu " Cetus Sasi.


" Tuh Sas, kamu lihat tampangnya Nala digodain gitu malah diaminin sama dia " Fal tertawa melihat tingkah adiknya yang ia kira jatuh cinta ke Gerald.


" Heem koq Ya, Teh Nala mah aneh " Gunam Sasi.


" Kalo aku aneh ga? " Tanya Fal.


" Hemmm AA mah Kasep kan " Ucap Sasi malu-malu.


Sedang di rumah Gerald.


Nala yang menyusul melihat Gerald Sebenarnya sudah packing hanya mengecek barang-barang nya agar tidak tertinggal.


" Koq kesini ? " Tanya Gerald yang melihat ada Nala di depan rumahnya.


" Iya a, boleh masuk ga ? " tanya Nala yang izin dulu sebelum dipersilahkan masuk.


" Iya sini masuk " Ajak Gerald.


" Tapi rumah aku mungkin ga sebagus rumah kamu " Ujar Gerald lagi sambil mengambilkan minum dan menyilahkan Nala duduk di dalam.


" Makasih A" saat diberikan air minum oleh Gerald.


" Kamu udah packing ? " tanya Gerald memulai pembicaraan.


" Kalau jadi bodyguard kamu seperti apa Nal " Tanya Gerald yang bimbang ingin bekerja di perusahaan atau jadi bodyguard Nala.


" Sebenarnya sih Nala butuh cuma bua kalau Nala ada kerjaan di luar kota a' . Trus kalau lagi pergi aja. Biasa sih kalau keluar kota sebulan paling 2 kali aja gak banyak-banyak karena Nala harus urusin kakak-kakak kembar Nala kan. Kak Fal dan Kak Nath.


Tapi kalau mereka Udah punya calon istri sih Nala ga perlu urusin lagi.


Sebenarnya A' Gerald bisa koq kerja juga di perusahaan ,paling sebulan ya beberapa kali temenin Nala. Nanti kerjaan nya bawa aja sambil temenin Nala shooting " jelas Nala ke Geral.


" Coba nanti Aku bilang ke Fal ya Nal baiknya bagaimana ,ga mungkin kan aku cuti terus atau ninggalin perkerjaan aku terus "


Mendengar jawaban Gerald Nala pun mengangguk dan tersenyum.


Memang cantik sih Nala .


Gerald mencuri pandang lagi ke Nala tapi dikagetkan Fal.


" Hayooo mau ngapain ,gue gerebek nih "


" Kakak Somplak " Gerutu Nala dan ditertawai oleh Sasi dan Fal.


Sedang Gerald kikuk jadinya.


***


Pagi itu sesuai rencana Fal, Sasi, Nala dan Gerald berangkat ke Jakarta. Supir Fal dibiarkan istirahat dirumahnya di kampung itu.


Setelah pamit pada Bibik dan Ambu serta ke salah seorang orang kepercayaan Fal untuk memantau perkembangan pembangunan rumah bibik, mereka langsung menuju ke Jakarta.

__ADS_1


Dengan Gerald yang mengendarai mobil Fal, mereka berangkat bersama .


Nala yang duduk disamping Fal melirik ke arah Gerald yang fokus kedepan . Walau sesekali Gerald juga melirik ke arah Nala yang menggunakan celana pendek setinggi paha itu.


Sedang Fal asik dengan MacBook nya dan sesekali berbicara dengan Sasi.


Sasi sangat serius melihat Fal yang sedang bekerja itu dan sesekali tersenyum karena Fal makin terlihat tampan jika sedang serius.


Nala yang kadang melihat itu langsung mengabadikan momen Sasi dan Fal dsn langsung dikirim ke grup Chat keluarga Nugroho dan berhasil membuat satu grup heboh.


" Ger, nanti bisa langsung Anter gue ke perusahaan ya. ada meeting dadakan nih kata asisten gue " ucap Fal .


" Gak pulang dulu kak ? " Tanya Nala yang sebenarnya sudah ga tahan ingin bertemu dengan calon kakak iparnya dan si gemas Belle.


" Sebentar ya dek tar abis meeting balik deh "jawab Fal.


" Ya udah kita ikut tapi Kak Fal duluan masuk, aku beli baju dulu buat Sasi . Mau ya Sas kita beli baju sebentar di mall sebelah kantor Kak Fal " ujar Nala.


" Iya teh " jawab Sasi nurut.


Setelah memakan waktu dua setengah jam sampailah dikantor Fal RN Group.


Setelah menurunkan Fal , Gerald membawa Sasi dan Nala ke mall sebelah untuk membeli baju.


Nala membelikan Sasi pakaian .



Karena Sasi suka pakai rok-rok panjang gitu Nala pun membelikan Sasi rok tile kekinian yang dipadupadankan dengan sepatu Kets .


Sedang Nala tidak membeli apa-apa hanya memakai celana pendeknya saja.



Kalau Gerald tidak perlu dibelikan karena sudah pantas walau hanya memakai kaos dan topi saja. Udah pas buat jadi bodyguard Nala yang dibawa ke kantor.


...


Sampai di Kantor RN Group semua mata menuju ke mereka ber tiga.


Fal yang sedang berjalan di Lobby pun melihat Sasi tanpa berkedip.


" Sasi , " gunamnya saat berhadapan.


" Wah siapa nih Pak Fal " Sapa teman bisnisnya.


" Calon istri " Jawab Fal sambil merengkuh tubuh Sasi membuat dada keduanya berdebar karena saling tatap dan sangat dekat.


" Hai Nala apa kabar " Sapa klien satunya lagi.


" Hai Kak Jo, baik. Gimana kabar kakak? " Nala tersenyum.


Murah banget senyum sih dia kesiapa aja.


Gerald melihat interaksi Nala dan Orang yang disapa dengan nama Jo itu.


Ada perasaan tidak enak tapi entahlah Gerald belum tau rasa apa.


***

__ADS_1


Kira-kira aa' Ger udah ada rasa belum sih ya sama Nala. keknya kudu bantuan othor deh nih.


__ADS_2