Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Onty Ziv Langsing


__ADS_3

SELAMAT DATANG NENEK BIYAH & ALIN


Terlihat tulisan penyambutan ide dari Oma Zen dan Opa Rendra. Membuat Nenek Biyah dan Alin terharu.


Sebenernya mereka takut tidak diterima oleh keluarga Axel lainnya. tapi ternyata mereka keliru, walau belum pernah bertemu tapi mereka menyambut dengan hati yang tulus.


" Loh Sabiyah ya? " ucapan Oma Zen tiba-tiba mengagetkan semua orang karena agak sedikit memekik.


Nenek Biyah menoleh kearah Oma Zen dan kaget kenapa teman masa sekolahnya ada disini pikir Nenek Biyah.


" Sabiyah, ini benar kamu Sabiyah?? " Tanya Oma Zen.


" Sazen? eh Zen ,ya Allah udah lama banget akhirnya ketemu lagi " kedua nenek-nenek itupun akhirnya menangis sedih dan terharu tak menyangka akan bertemu di usia mereka yang senja ini.


Terdengar bisik-bisik dari kubu remaja " Xel, gue ga salah denger Oma dipanggil sazen sama nenek nya Alin " colek Jimmy sambil cekikikan.


Axel menahan senyumnya takut dikutuk jadi cucu durhaka.


Ziva dan Arya juga cekikikan mendengar panggilan Nenek Biyah ke Oma Zen.


Tak terkecuali Mommy Ara dan Daddy Ryan.


Ryan dan sang papa tak tahan akhirnya tertawa terbahak-bahak.


" Jadi dia Mah yang manggil kamu Sajen hahaha " Papa tak sanggup menahan tawanya.


" Hmm puas ya kalian ketawain Oma ,awas ya Oma kutuk jadi batu kalian semua heh " Oma pura-pura kesal.


" Maaf Zen, aku tak bermaksud membuat mu jadi bahan tertawaan " Ujar Nenek Biyah tak enak hati.


Ya nenek Biyah adalah teman sekolah dasar Oma Zen.


Nenek Biyah dulu di sekolah berjualan kue dan Oma Zen suka dikasih oleh nenek Biyah.


Saat itu keduanya orang yang tidak mampu hanya bedanya Nenek Biyah berjualan ,Oma Zen tidak.


Jadi setiap hari untuk mengirit uang jajan ,Oma Zen selalu diberikan kue dagangan Nenek Biyah, dan itu hampir setiap hari , dan setelah lulus sekolah Dasar nenek Biyah pindah dari kampungnya dan kehilangan kontak dengan Oma Zen.


" Ga apa-apa Biyah, biasa aku yang suka menertawakan Mereka, biarin kali ini mereka yang menertawakan aku huh " cibir Oma Zen.


Oma Zen pun mengenalkan seluruh anggota keluarga mereka termasuk orang tua Zahra. dan saat ini mereka sedang mengadakan pesta barbeque yang memang diperuntukkan menyambut kedatangan Nenek Biyah dan Alin.


Jika nenek Biyah bersama orang tua, para remaja termasuk Alin kini sedang Bercanda dengan si kembar.

__ADS_1


" Aku ga tau kalau kamu punya adik kembar tiga begini " ucap Alin ke Axel.


" Iya lucu-lucu kan " Ucap Axel tersenyum hangat sambil menggoda baby Nal.


Alin mengangguk dan juga tersenyum.


" Nala.. Ini kakak Alin, sekarang Kakak Alin jadi saudara Nala juga disini . nanti kita main-main sama Kakak Alin, Kakak Nathan dan Kakak Naufal juga ya ." Axel memperkenalkan Alin ke ketiga adik kembarnya.


Tiga bayi itu tersenyum entah mengerti apa tidak.


" Gue ga Lo kenalin ke sikembar " Ucap Abie.


" Ckk ga penting " Ucap Axel asal.


" Hmm jahara dia Nala jahara kakak Axel sama Kakak Abie yang tampan ini " ucap Abie


??


" idih gelay gue dengernya " ucap Jimmy dan Iqbal bergidik ngeri mendengar ucapan ala cowok ager gitu .


Alin pun tertawa lepas mendengar Bercandaan ala empat sekawan itu.


Sontak 4 sekawan itu menoleh


" Cantik ya Bie, kalau udah gede gue lamar ah " Ucap Iqbal.


" Sembarangan kalau ngomong " ucap Axel.


" Dimana sembarangan nya ,gue juga mau " Ujar Jimmy dan Abie. dan tak lam mereka mendapatkan jitakan mesra oleh Ziva.


" dasar kecil-kecil bukannya pikirin belajar malah pikirin nikah, onty aduin ke Mommy nih kalian " Ucap Onty Ziv.


" Tau nih kalian bukannya belajar juga " seloroh Daddy Ryan yang tiba-tiba masuk ke barisan para remaja.


" Belain kek Dad " ucap Iqbal.


" kita mabar aja yok, yang menang boleh minta apapun sama Daddy " ajak Daddy


" Apapun Dad? " Tanya Abie


" Ya " Sahut Daddy


" liburan ? Handphone ? Alat game terbaru ? MacBook ? " Tanya Jimmy

__ADS_1


" Lo jangan Halu pada, Emang kita pernah menang dari Daddy " Iqbal putus asa.


" Ga ada yang ga mungkin gaes ,Ayok kita semangat " Ajak Abie.


" Kuy lah " Ajak Axel.


" Hmm orang kaya mah bebas " Bathin Alin.


Onty Ziv dan Mommy Ara sibuk membakar dibantu oleh beberapa Maid.


para lelaki sibuk Mabar dan para sepuh Oma Opa serta Nenek Biyah juga orang tua Mommy Ara mereka ada diruang keluarga mengobrol mengingat masa lalu mereka.


" Yuhuuu makanan matang "


Teriak onty Ziv yang sekarang mengambil alih bakaran karena Mommy Ara sibuk memberi asupan ke sikembar.



Semua pun mendengar makanan sudah matang lalu berkumpul.


" YEAAYYY Handphone baru ya Dad " Teriak Abie yang kali ini bermain dan menang.


" Oke silahkan kamu pilih nanti Daddy bayar, order saja sekarang " Ucap Daddy santai.


" Aseiik. " teriak Abie senang .


Mereka pun makan bersama.


Axel duduk disamping Alin. " Tadi yang menang Abie ? " Tanya Alin ke Axel


" Iya ,lagi beruntung tuh dia " ucap Axel tak canggung sambil makan sosis bakar.


" Kamu makan yang banyak ,biar gemuk Lin biar seperti Onty Ziv " Ucap Axel sambil melirik ke Onty nya itu.


" Hmm Axel nakal yaaaa, Onty langsing begini cobaa " Ujar Onty Ziv pura-pura kesal.


Ya Onty Ziva dan Axel juga sangat dekat ditambah Onty Ziv menikah dengan Om Arya yang dulu menjadi asisten almarhum mamanya Axel.


Mereka hari ini semua Happy ditambah dengan anggota keluarga baru yang mulai saat ini akan meramaikan mansion.


***


Doain ya perkerjaan nyata othor lancar jadi bisa senggang terus update tiap hari disini

__ADS_1


__ADS_2