Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Extra Part 1. Melahirkan


__ADS_3

Anya merasakan perutnya sakit luar biasa. Dulu perasaan saat hamil Belle dan sudah bulannya tidak sesakit ini.


Hari ini sudah malam Anya tidak enak membangunkan sang suami , apa lagi Nathan sepulang dari rumah sakit langsung ke perusahaan ada rapat dengan para direksi.


Anya terus bolak balik , Belle yang saat ini tidur bersama Anya dan Nathan pun membuka matanya.


Bocah kecil itu sudah bisa berbicara tapi baru bisa mengucapkan Mamama papapa kakaka.


" Mamama " Panggil Belle disamping Nathan yang tertidur pulas. Sambil menahan sakit Anya menghampiri Belle dan tersenyum kepadanya.


" Apa sayang mama, tidur lagi ya mama sedang merasakan sakit " ujar nya pelan agar Nathan tidak terbangun.


Anya berjalan kembali mondar mandir.


Tapi Belle malah membangunkan sang papa karena tidak ada yang diajak bermain.


" Papapapa " Belle menepuk-nepuk pipi sang papa membuat Nathan terjaga akhirnya.


" Sayang kenapa ? " Tanya Nathan ke Belle. dan Nathan tidak melihat Anya ada disamping nya. Matanya sekeliling dan melihat Anya sedang berjalan mondar-mandir sambil memegang pinggul belakang.


" Mas " ujar Anya dan tidak tahan akhirnya tangisnya tumpah.


" Sakit Mas " ujar Anya lagi .


" Astaga sayang,kenapa gak bangunin mas. sebentar aku telepon Nala dan panggil mbak nya Belle.


Kamu tarik nafas bunga perlahan. Jangan panik ya sebentar lagi kita ke rumah sakit "


Nathan segera menghubungi Fal dan Nala juga Mbak pengasuh nya Belle.


Fal yang dihubungin oleh Nathan sedang tersengal-sengal nafasnya. Mungkin habis olahraga malam .


" Fal buruan ke rumah ,Anya mau melahirkan " Ujar Nathan panik. Dokter juga manusia ya bisa panik 😁.


" Iya kak aku kesana " Fal bergegas memakai pakaian dan mencari baju hangat untuk Sasi kenakan.


Setelah menghubungi Fal, Nathan kini menghubungi Nala. Nala juga habis menunaikan ibadah dengan suaminya itu tapi sudah selesai dan memakai pakaian lengkap.


" Nala, ke rumah kakak sekarang, Anya udah mulas-mulas . Kamu jaga Belle ya atau siapa deh terserah intinya sekarang kerumah kakak ." Ujar Nathan panik.


" Ah iya iya kak, jangan lupa bawa perlengkapan bayi. Aku kesana sekarang. Kakak Jangan panik, tetap tenang, tanya Kak Anya udah seberapa sering mulasnya " ujar Nala lalu mematikan sambungan teleponnya.


" Sayang udah sering mulasnya ? " tanya Nathan berusaha tenang , paniknya tidak diperlihatkan oleh Nathan.


" tadi udah setengah jam sekali sekarang lima belas menit sekali mas " ujar Anya sambil meringis menahan sakit.


" Ok kita pergi, Nala dan Fal otw kesini ,kamu gak usah khawatirkan Belle ya . Nala dan Sasi akan kesini. " Ujar Nathan . Sang istri pun menganggukkan kepalanya.


Belle yang bingung dan melihat air mata ibu ya akhir nya malah menangis bersamaan dengan Fal dan Sasi yang datang bersamaan dengan Nala dan Gerald.

__ADS_1


" Ajak aja deh ,kasihan Belle dirumah. Ada kita ini " ujar Nala tak tega melihat Belle menangis.


Nathan mengangguk dan lalu pergi kerumah sakit. Gerald mengendarai mobil dengan Nala disampingnya . Anya dan Nathan duduk dibangku belakang. Sedang Sasi dan Fal berada di mobil lain agar Belle tidak melihat ibunya yang sedang kesakitan.


Tidak berapa lama sampailah mereka di rumah sakit , Anya langsung dibawa keruangan bersalin dengan brankar rumah sakit .


Nathan menemani Anya di dalam ruang bersalin itu.


" Mau lahir normal saya dok " Ujar Anya di sela-sela kesakitannya.


" Ok bu Anya kalau nanti bisa normal boleh saja, tapi jika tidak bisa normal kita operasi tidak apa ya " Dokter Tersenyum ke arah Anya. Anya pun mengangguk menurut.


Suster mengecek bolak balik untuk melihat sudsh pembukaan berapa. " Sabar ya Bu, baru pembukaan 8 " Ujar Dokter itu.


Suster tersebut mencatat sesuatu dan memberitahukan ke dokter. Dokter mengangguk dan mendengarkannya.


" Mas ini koq sakit banget ya "


Nala meringis kesakitan.


" Apa laki-laki ya mas bayinya " ujar Nala membuat Nathan tersenyum senang tapi sedih kembali saat melihat sang istri meringis kesakitan.


" Kalau dia laki-laki udah kamu gak usah hamil lagi sayang, mas gak tega lihat sayangnya mas kesakitan begini " Nathan menggenggam tangan Anya dengan penuh kasih .


" Aku aja mau anaknya banyak mas " Anya masih bisa bercanda ditengah sakitnya.


Anya tersenyum dan " Awwhh Mas " Anya berteriak kesakitan lagi. Suster jaga dan dokter yang memang tidak kemana-mana itu pun langsung memeriksa Anya kembali .


" Ok pembukaan sempurna " Ujar Bidan yang menangani Anya..


" Tarik nafas lalu tekan kebawah ya Bu " Ujar Bidan . Anya yang berpengalaman melahirkan itu pun mengangguk dan menuruti perintah Bidan .


Hingga entah tekanan keberapa akhirnya Seorang bayi laki-laki pun langsung menangis saat melihat dunia dan disusul kembali oleh bayi laki-laki lainnya.


Yang diluar harap-harap cemas, dan setelah mendengar k2dua bayi laki-laki itu menangis mereka berpelukan bersama .


" Yeayy Belle punya adik ,dedek bayi, iyah" Ujar Gerald yang sedang menggendong sambil mengajak Belle berbicara.


" Dedede " ujar Belle


" Iya Belle akan jadi kakak " ujar Nala yang sedang menangis terharu.


Setelah Anya di bersihkan dan dijahit, Nathan keluar dan memeluk saudara kembarnya. " Aku punya anak Fal, Nal "


" Selamat ya kak Nath, udah jadi Papa dari tiga anak " Nala memeluk kakaknya .


" Laki-laki dua-duanya " Ujar Nathan lagi.


Tidak lama telepon Sasi berdering.

__ADS_1


" Sasi, Fal mana ? itu pada gimana sih Nala update status otw rumah sakit siapa yang sakit sayang ? apa Anya lahiran? Ini semua gak bisa di hubungi. Mommy panik "


Ujar mommy yang tumben banget mengoceh mentang-mentang udah jadi Oma.


" Eh hehe iya Mam maaf lupa kabarin mommy, Teh Anya lahiran " ujar Sasi.


Ponsel Sasi diambil oleh Fal.


" Oma cantik jangan marah-marah tolong sampaikan ke Daddy ,opa Rend dan Oma Zen kalau anak kembar Kak Nath sudah lahir dan laki-laki dua-duanya.


" Oh ya ampun DAD DAD.... " Suara cempreng Mommy Ara menggelegar di ponsel Sasi.


" isshh matiin dulu kek atau jauhin kebiasaan deh mommy teriak di telepon " Fal menggerutu dan Nathan kembali lagi ke dalam ruangan untuk menemani Anya.


" Ponsel pada ketinggalan ya dirumah Kak Fal hehe " ujar Nala.


" Ya udah nanti aku ambil sekalian perlengkapan Belle aja sama Nala " ujar Gerald


***


" Cucu Oma aduuh udah tiga " teriak Mommy happy karena anak Nathan sudah lahir.


" Selamat ya Oma udah punya cucu " ujar Anya .


" Ini juga cucu Oma " ujar Mommy sambil mengusap rambut Belle.


" Oa Oa Oa " ujar Belle maksudnya Oma.


" uh sayang mau panggil Oma ya " Ujar Oma ke Belle.


Belle tersenyum.


" Selamat ya Nat " ujar Daddy Ryan


" laki-laki nih Dad " Ujar Nathan sambil menggendong Bayi laki-lakinya.


" Bibit premium ya Nath " goda Daddy Ryan.


Natha tersenyum sambil terus memandangi sang anak .


" Siapa nama nya Nath ? " Tanya Daddy.


" Masih bingung dad, ga kepikiran laki-laki soalnya anteng Anya hamilnya " Ujar Nathan.


***


Ada saran nama dari kakak reder ?


Jangan lupa ritualnya 😘

__ADS_1


__ADS_2