
Jam sudah menunjukkan makan waktunya makan siang.
Zahra melihat di mejanya banyak makanan dan cemilan menjadi enggan untuk makan siang diluar.
Padahal Ryan ingin mengajak nya makan siang di restoran tempat mereka pertama kali bertemu, Ryan ingin mengenang masa awal-awal bertemu dengan Zahra.
Ryan datang ke meja Zahra.
" Yank makan siang yuk "
" Di ruangan kamu aja ya by " jawab Zahra
" Mau pesen online aja? " tanya Ryan
" ini banyak banget by aku di kasih makanan sama cemilan ,bantu abisin ya "
Ryan mendengar nya agak malas tapi demi sang nyonya negara dianggukkan kepalanya.
" Tolong bantu bawain ini ,ini sama ini ya by kita ke ruangan kamu " ujar Zahra
Malik muncul dari ruangannya.
" Asik ada Abang, ayo bang bantuin bawa ke ruangan Mas Ryan " imbuhnya
" Ckk. kirain ngapain, banyak banget makanan dari mana aja ini " tanya Malik
" Dari karyawan-karyawan yang tadi pagi dimarahin mas Ry bang " Zahra berbicara sambil membawa tumpukan makanan.
Ryan udah malas aja kan jadi diam saja dia, niat makan siang bareng berdua dengan Zahra malah jadi bertiga Malik huh. bathinnya kesal.
" Abang nih makan berdua kak Popy sekertaris nya Abang ya " Zahra menyerahkan 2 box makanan cemilan dan juga minuman untuk Malik
" Eh ,Abang ga boleh makan disini ?" tanya Malik
" Bukan ga boleh abangku, tapi kasian tuh Kak Popy sendirian hahaha. ,udah sana belajar lebih dekat dengan perempuan . Jangan Deket cuma sama aku aja ,tar dikira ga suka perempuan loh " ujar Zahra sambil terkekeh
Malik tersenyum masam mendengar nya. bukan ia tak suka perempuan, tapi perempuan yang dia suka menyukai laki-laki lain.
Dan Ryan jangan ditanya ia tersenyum senang Zahra mengusir halus Malik agar tak mengganggu nya. Akhirnya Zahra mengerti isi hatinya.bathin Ryan.
Malik pun keluar diiringi dengan zahra membawakan minumannya.
Sampai di meja Popy.
" Kak Popy, tolong temani abangku tersayang ini makan siang ya. Kasian dia ga ada yang nemenin . Nah ini Snack untuk kak Popy cantik , biar Ndut kayak aku hehe " canda Zahra
" Abang taruh dulu nasinya di dalam " ujar Zahra
Malik pun menuruti permintaan Zahra masuk ke ruangan nya lalu keluar lagi.
" Apa lagi Ra ?" tanya Malik
__ADS_1
" Ish Abang ya ga peka deh,, ini bawain minuman nya ,kak Popy repot bawa cemilan " ucap Zahra kesal
Malik menghembuskan nafasnya.
" aku mendekati nya tapi dia berusaha mendekati aku dengan orang lain, iya in aja deh biar Ara senang " bathin Malik..
Zahra membantu Malik membuka pintu ruangannya.
" Okeh silahkan.. selamat makan siang yang hangat, jangan kaku-kaku ya bang tar di lemesin sama Kak Popy hehe byeee... " ucap Zahra.
Zahra berbalik taunya di depannya sudah ada Ryan
" Lama banget yank, ga tau apa aku udah lumutan di dalem " ujar Ryan
" Maaf by, aku tadi lagi berusaha deketin Kak Popy sama Abang siapa tau jodoh kan "
" Jodoh kayak kita dong Yank " ucap Ryan dengan pedenya.
" bisa dibilang gitu. "
Zahra dan Ryan akhirnya masuk ke Ruangan Ryan.
Mereka makan dengan lahap sambil bercerita tentang berbagai hal.
" Yank, malam ini ke mansion mama papa ya " ucap Ryan
" Hmm ngapain by " tanya Zahra
" okeh by " Zahra membuat tanda O ditangannya sambil memakan salad buah.
" Yank belepotan gitu makannya deh sini aku bersihin. " ucap Ryan
Ryan bukan membersihkan pakai tangan tapi pakai mulutnya membuat jantung Zahra Dug dag Dig Dug jadinya kan.
" Yank bagi dikit ya tapi maunya dari bibir kamu " ujar Ryan manja sambil mendekat ke Zahra.
" Pintu kunci dulu by, tar si Abang main masuk aja, malu lagi aku ke gep terus huh " maju kan akhirnya bibir Zahra
Zahra lalu memasukan salad buah ke mulutnya lalu diberikan Ke Ryan hingga beberapa kali.
Kesempatan bagi Ryan untuk mengabsen rongga mulutnya Zahra sambil mengambil buah di dalamnya.
" Udah ah by capek " Rengek Zahra.
" Eh calon istri ga boleh ngelawan untuk hal begini " balas Ryan senyum - senyum
" By malu ini di kantor, nan.... " belum selesai bibir Zahra disambar Ryan lagi.
" Aku ga mau makan siang sama kamu lagi disini " ucap Zahra kesal.
" Iya iya maaf udah kalau kamu capek ,yaudah ya. " Ryan meminta maaf takut kalau istrinya ngambek lagi.
__ADS_1
Zahra juga ingat langsung minta maaf juga karena ia takut kejadian seperti tadi pagi lagi.
" By, kamu serius ga sama aku ? " tanya Zahra
" Berius-rius yank " Jawab Ryan cepat.
" Aku aja udah mau sama kamu dari dulu, cuma aku biarin kamu kejar cita-cita kamu dulu aja ,makanya lama aku nyatakan cinta ke kamu "
" Kamu cinta sama aku ? " tanya Zahra
" Banget yank, makanya jangan marah-marah ya ,jangan berusaha jauh dari aku." ucap Ryan
"iya by " sahut Zahra.
" By sekarang aku yang tanya sama kamu , kamu serius ga sama aku " Ryan bertanya ke Zahra yang sedang membersihkan makanan di meja .
" iya " sahut Zahra
" Kamu cinta yank sama aku "
" Ngga " Jawab Zahra cepat.
" Yank , serius " tanya Ryan mulai kesal
" Iya beneran " Goda Zahra
" Beneran cintaaa " Zahra mencolek dagu Ryan.
" Issh nakal ya " Zahra dikelitiki oleh Ryan lalu mereka tertawa dan bergerak entah berantah hingga mengenai gelas berisi air putih dan tumpah ke rok Zahra tepat di tengah hutannya
" Yaaahh kamu mah by, basah kan ini jadinya ,Mau meeting pula kamu mah ah by" Kesal Zahra lalu bibirnya mengerucut.
" Yah yank maaf aku ga sengaja, tunggu aku cari solusi, jangan marah please.... jangan marah ya yank. " Mohon Ryan
tak lama bunyi ketukan pintu Ryan.
Ryan menekan tombol buka pintu. masuklah Malik dan Popy keruanga Ryan. lalu Malik melihat Rok Zahra yang basah.
" Hah... kamu diapain Ra sama Ryan " Tanya Malik ke Azahra sambil tajam menatap Ryan.
Popy tak kalah terkejutnya.
dan Zahra masih mengerucut kan bibir nya.
.
.
.
Holaaa selamat hari Senin
__ADS_1
Waktunya vote beraksiii