
Happy Monday
***
Alin melihat dari balkon atas kamarnya,
Terlihat Axel sedang melambaikan tangan ke arah teman-teman nya yang sedang beranjak pulang dari kediamannya.
Axel melirik ke atas tempat balkon kamar Alin berada.
Axel tersenyum manis dan dibalas oleh Alin . tapi tak lama Alin masuk ke dalam dan tak terlihat lagi.
Axel pun masuk ke dalam.karena hari ini membuatnya gerah.
Axel membersihkan dirinya di kamar.
Setelah bersih dia menuju lemari pakaian dan memakai celana pendek selutut serta kaos santainya.
Ia mengetuk pintu kamar Alin.
Tok tok tok
Terdengar suara dari dalam.
" Iya sebentar " sahut Alin sambil seraya meraih gagang pintu kamarnya.
" Ceklek " pintu kamar Alin terbuka.
Terlihat sesosok pria tampan dengan senyum manisnya.
Alin pun membalas senyumnya . " Kenapa Xel " Tanya Alin
" Boleh masuk gak ? " tanya Axel
" Boleh ,yuk " ajak Alin berusaha biasa saja walau hatinya berdegup kencang.
Axel melihat sekeliling kamar Alin yang nyaman dan girly banget itu
Tanpa sengaja Axel melihat beberapa koper di sudut ruangan.
Axel menatap Alin ,matanya seolah mengisyaratkan bertanya mau kemana?
Alin yang mengerti tatapan Axel langsung menjelaskan.
" Aku akan segera berangkat ke Paris Xel, jadi aku harus menyiapkan dari sekarang " Ucap Alin tanpa jeda.
" Ga mau kuliah bareng aku aja di Jepang? " tanya Axel menatap lurus kearah Alin.
Alin tersenyum dan menggeleng.
" aku di Paris aja,pusat mode disana " Jawabnya.
" Tapi kamu sendirian nanti " ucap Axel sambil menggeser duduknya di ranjang Alin.
" Ada Chiko, ternyata dia mendaftar di universitas yang sama dengan ku dan diterima "
Jelas Alin yang enggan menatap mata Axel.
Aku ga bisa lama-lama dekat sama kamu Xel maaf aku takut perasaan ku semakin jauh.
Alin
Aku ga mau jauh dari kamu Lin, kamu bukan sekadar saudara untuk ku tapi kamu bagian separuh hidupku.
Axel
" Kalau begitu aku yang ikut ke Paris, aku akan bilang Daddy " ujar Axel langsung meraih ponselnya tapi ditahan Alin
" No Xel, aku ingin mandiri aku ga mau selalu bergantung kepadamu.
Aku juga ingin kau berhasil di bidang yang ingin kau geluti nanti.
Kita sama-sama ingin kasih yang terbaik kan untuk Mommy dan Daddy ? "
Ujar Alin seraya tersenyum walau hatinya perih, tak suka rasanya jauh-jauh dari Axel terlebih perhatian dan kenyamanan yang diberika Axel untuknya sangat-sangat besar.
Axel mengangguk lalu menggelengkan kepalanya. entah apa maksudnya .
Ya, aku ingin kita berhasil, tapi aku juga tak bisa jika kita berjauhan, membayangkan nya saja aku tak sanggup.
__ADS_1
Axel
" Ke Jepang ya " Ajak Axel lagi
Alin menggeleng
" Aku yang ke Paris ya " tanyanya lagi sambil bernada lirih
Alin menggeleng kembali.
" Baiklah kalau itu yang kamu pilih , Kita keluar ya setelah ini aku ingin kita berjalan-jalan seperti biasanya "
Axel berdiri lalu beranjak pergi dari kamar Alin
" Kapan berangkat ? " tanyanya lagi sebelum memegang pintu kamar Alin.
" Lusa " sahut Alin tersenyum manis seperti biasanya .
" HAH " Axel kaget lalu mendekat
" Sebegitu cepat kau ingin pergi? bahkan hari kelulusan pun belum " protes Axel .
" Ya , secepatnya aku ingin terbiasa tinggal disana ... " ujar Alin
dan terbiasa tanpamu hatinya menyahuti bibirnya.
" Hmm baiklah aku mengerti ,aku tunggu di bawah ya kita pergi sebentar lagi "
Axel pun menutup pintu kamar Alin dan berdiri sejenak sambil bersandar di depan pintu Alin
Terdengar sayup-sayup Isak tangis Alin.
Axel tak bisa melihat Alin menangis.
Ia kemudian mengetuk pintu kamar Alin lagi.
" Alin.. Are you oke? " Tanya Axel khawatir dari luar pintu.
di dala kamar Alin mengusap air matanya lalu membuka pintu.
" Hehe abis nonton Drakor sedih nya masih kebawa,karena permainya favorit aku hiks " Cengir Alin sambil pura-pura menampilkan wajah sedih.
Padahal sih sedih beneran si Alin.
Axel pun berlalu setelah Alin menutup pintu kamarnya.
Sambil berjalan,
Axel langsung meraih ponselnya di saku celana dan mengetikan sesuatu di aplikasi pesan berwarna hijau.
" Tetap ingin pergi dia Dad " ketiknya lalu dikirim kan ke nomor bernama Best Daddy.
Daddy Ryan yang sedang berada di luar kota itu pun langsung menghubungi nya.
#
*Daddy : Halo Xel
Axel : iya Dad tadi temen-temen aku udah kesini, tapi Alin malah masuk dari pintu belakang
Daddy : Udah bicara berdua?
Axel : Udah Dad tapi sepertinya keinginannya sudah bulat
Daddy : Nanti kita bicara di rumah ya, Daddy pulang nanti malam
Axel : Baik Dad, hati-hati pulangnya ya Dad
Daddy : Sip, hati kamu juga hati-hati karena sebentar lagi akan ada yang patah
Axel : Daddd ( Rengek Axel )
Daddy terkekeh langsung menutup teleponnya*.
#
Axel pun memasukan kembali ponselnya ke saku celana sambil bersiap-siap.
Axel menghampiri adik kembarnya yang sedang bermain bersama.
" Sayang-sayang nya kakak Axel lagi apa " Tanyanya sambil memangku Nala.
__ADS_1
Ya Nala sangat dekat dengan Axel ,membuat dua saudara kembarnya itu kadang merasa iri.
Tapi untung ada Alin yang mengimbangi. Naufal dan Nathan.
Alin turun dengan pakaian simpel nya. celana jeans selutut dan Kaus santai.
" Waahh lagi main apa nih " Tanya Alin sambil mengusap kepala adik-adik kembarnya.
" Main legoooo " jawab ketiganya.
" Koq Kakak Axel ga diusap sih kakak cantik " goda Axel sambil menatap Alin..
" Kakak Axel kita apain dek ? " Tanya Alin sambil menggerakkan alis ke atas kebawah.
anak kembar itu bertiga mengangguk.dan berteriak
" SERAAANGG "
SELAAAAAAAAANNGG " suara Nala paling kencang dan memekik.
Mereka dan juga Alin menggelitiki Axel ,Axel pun bersembunyi di belakang Alin. sambil tertawa terbahak menahan geli demi menyenangkan ketiga adik kembarnya itu .
Axel pun melarikan diri ke luar meminta perlindungan dari opa Ren dan Oma Zen.
Oma Zen yang membatu melindungi Axel pun kena serangan kelitikan dari tiga kembar kesayangan nya itu.
" Udah dek udah kakak mau pergi dulu ya hos hos hos " Ucap Axel yang lelah karena dikejar-kejar .
" IKUUUTTT " teriak 3 mahluk menggemaskan itu.
Axel dan Alin saling tatap.
" besok ya kita pergi bersama ,hari ini kakak cuma bisa pergi berdua karena mobilnya ga cukup untuk kita berlima " jelas Axel.
Dengan wajah murung mereka pun menurut lalu meninggalkan Axel dan Alin.
Axel Dan Alin hanya tersenyum kecil .lalu pamit ke Oma Zen Dan Mommy Ara.
Aku update satu bab satu hari ya kakak sayang.
jangan lupa baca novel aku yang lainnya ya
Wanita Tuan Muda
Bukan Wanita Malam
...
masih coming soon ya ..
.
.
.
***
Pergi kemana Mereka ?
Apakah Alin jadi pergi ?
Tunggu sekuel Mereka yess 💃
Jangan lupa ritualnya ya zeyeeenk. 🤗
boleh vote dan hadiankalau masih ada sisa ya 😌
Like
Komen
Favorit
dipersilahkan 🤗
Untuk yang kasih like dan komen terima kasih banyak semoga berkah untuk kakak semuanya .
__ADS_1
semoga kalian sehat-sehat semuanya ya. udara lagi ekstrem banget sekarang ini.