Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Kuah Panas


__ADS_3

Stelah Papa Rend berbicara seperti itu,Tante Silvi pun diam tak berani berbicara lagi.


Ryan pun tenang Zahranya tak diganggu.


pembahasan tentang acara pernikahan Ryan dan Zahra pun berjalan lancar tanpa drama.


Setelah slesai pembahasan, hingga Saat jam makan siang tiba, mereka berkumpul di meja makan. Makanan yang tersaji adalah Sop Iga dan teman-temanya.


Makanan Favorit keluarga Nugroho.


Jika ada acara tak pernah ketinggalan menu Sop Iga.


Posisi duduk Zahra dan Tante Silvi berhadapan entah kebetulan atau apa tapi mereka menjadi tatap-tatapan panas tapi ga sampe meleleh ya.


Saat Tante Silvi menuang Sop Iga dari mangkuk besar ke mangkuk kecilnya. entah disengaja atau tidak Sop tersebut tumpah ke arah Zahra tapi kuah panas sop nya mengalir ke arah Ryan AQdan berhasil membuat Ryan kaget dan


paha kanannya terasa sangat panas.


Maklum itu Sop baru banget mendidih langsung dihidangkan di meja makan.


" Ya ampun BYY....


Bik Sum ,minta minyak goreng biiik " teriak Zahra.


" By cepet lepas celananya sebelum nanti melepuh.CEPETAAANN " teriak Zahra greget karena Ryan lama pergerakannya,Zahra lalu menyusul Bik Sum di dapur mengambil minya goreng.


" Ish lama banget aku bukain sini, " ucap Zahra setelah berhasil mengambil minyak.


Mama yang peka akhirnya menyuruh Ryan ke kamar, Mama pikir pasti Zahra punya cara tradisional agar kulit yang kena air panas tidak melendung-lendung alias melepuh.


" Ry kamu ke kamar tamu cepat cepat" Ucap Mama


Rya langsung ngacir ke kamar tamu sambil merasakan uap panas Sop yang ada di pahanya.


Ayok Ma Zahra langsung mengajak Mama Zen menuju kamar tamu mengikuti Ryan.


" Ma kita harus olesin minyak goreng ini diarea yang terkena kuah panas tadi " Ucap Zahra panik.


" seriusan Ra? "


" Iya ma aku udah pernah ngalamin , udah aku buktiin malah dari dulu sampe sekarang " ucap nya .


Ryan lalu membuka celana mengganti dengan boxer lebar yang dibawa Bik Sum ke kamar tamu agar Ryan mudah diolesi Minyak gorengnya

__ADS_1


" Mah Ayok mah, lekas pakaikan mumpung masih baru " ucap Zahra


" Eh papa deh papa ,mama ga ngerti " Sahut Mama


" Papa juga ga ngerti. kan yang ngerti kamu Ra. udah cepet dikasihkan " Ujar Papa Rend.


" eh koq Aku " Ujar Ara.


" Cepet yannkk. katanya harus sekarang "


" Eh eh gimana ya , udah oleskan sekarang " pinta Mama


Zahra pun mngolesi sekujur kaki Ryan tapi belum sampai ke Pahanya.


Mama dan Papa tersenyum lalu meninggalkan anak dan calon menantunya agar tak canggung .


" Sudah pakaikan dengan benar mama dan papa keluar dulu " ucap Mama cekikikan setelah keluar dari kamar


" ayok yank buruaaan " pinta Ryan


Akhirnya Zahra mengoleskan keseluruhan paha dan kaki yang terkena kuah panas itu.


Saat jemari Zahra menyentuh paha agak atasnya, Ryan menringis bukan sakit tapi geli.


" Akh yank... " ***** Ryan


" Yank jahat banget deh masa cuma dioles sampe situ ,atasan lagi please... "


" Ish mesumerss dasar ,oles sendiri " ucap Zahra.


" Apa gunanya kamu ditinggalin mama papa disini kalau aku disuruh oleh sendiri " gerutu Ryan


" Hahah makanya jangan reseeek " ucap Zahra.


" Cium Yank biar cepet sembuh " ujar Ryan lagi


" Apanya By " goda Zahra


" Yang sakit " Ujar Ryan


" Gak Ah, , " Sahut Zahra sambil tetap mengoleskan minyak ke paha nya Ryan


" muach Dipipi aja ya , masa disitu ..bibir aku kena minyak dong udah kayak pakai lip gloss hihi " Zahra terkekeh.

__ADS_1


" By maaf ya, bukan aku mau manasi kamu, itu Tante Silvi sengaja apa nggak ya? aku sebel banget kaki kamu jadi kena kuah sop panas gini huh . ada CCTV kan by. coba by lihat deh aku kepo. " ujar Zahra penasaran.


" Tolong handphone aku yank di saku celana tadi yang basah " ucap Ryan


Hengpone sultan Mah canggih ya Genks, ga akan rusak walau kena air sebaskom juga.


Ryan dan Zahra lalu melihat CCTV di meja makan..


" Tuh kan by, bener dugaan aku dia seperti sengaja gitu kan ,issh jahat, " ucap Zahra kesal.


Ryan mengeram kesal.


" Sstt sabar by sabar , kita harus balas dengan cara yang elegan jangan kita balas dengan amarah. " Zahra memegang dada Ryan dengan lembut.


" Yank.. jangan gitu aku jadi gimana - gimana ya kan... " Ryan mengeluh.


" Yank aku khawatir deh " ujar Ryan


" Khawatir apa? " tanya Zahra


" Kuda kecil aku tetap fungsi ga ya yank kan paha aku kena kuah panas ".ujarnya


" Yang kena paha kelesss " cibir Zahra


" Ya kali yank siapa tau, coba sentuh deh berdiri sempurna ga kuda nya " Goda Ryan


" punya Calon suami mesumers gini aku ajdi takut kalo malam " ujar Zahra


" Ga perlu malam kalau aku mah Yank tiap saat hajar terusss " semangat Ryan


" Haihh , ayok keluar " ajak Zahra.


" Mana bisa aku jalan yank ,periih ini " lirih Ryan


"Haha yaudah kamu disini aja aku mau ambil makanan .aku lapar, kamu juga belum makan kan tadi " ucap Zahra.


" sekalian tolong panggil papa dan Tante Silvi yank aku mau bicara " ucap Ryan


.


.


.

__ADS_1


Kira-kira apa ya yang mau di bicarakan Ryan ke Papa Rend dan Tante Silvi ..


Jangan lupa vote dsn komentarnya ya genkss..


__ADS_2