
Maafin ya kemarin hengpone jadul othor lemotnya ga ketulungan 🙏
Jadi ga bisa update.
insya Allah hari ini dibayar tunai...😘
" Berterima kasihlah dengan Ara ku om Yos dan Tante Silvi " Ucap Ryan dingin.
" Apa maksudmu aku harus berterima kasih dengan nya, Tidak sudi aku , Tidak pantas dia menerima maafku " ucap Tanya Silvi
" Ah baiklah.. Kalau seperti itu yang kalian mau. Yakin ya istriku tak pantas menerima maaf kalian? " Ujar Ryan penuh ejek
Zahra yang mendapatkan namanya dibawa-bawa semakin bingung, Z-Corp bukannya adalah anak canag RN Grup. Batin Zahra.
" By, kenapa Tante dan Om mu itu harus berterima kasih kepada ku " ujar Zahra yang dipanda kebingungan tapi enggan berbicara di depan orang banyak.
Papa hanya tersenyum melihat apa yang Ryan bicarakan.
Mama terlihat seperti Zahra kebingungan.
Malik tiba-tiba datang membawa Zain.
Om Yos dan Tante Silvi bingung kenapa ada perwakilan dari Z-Corp disini.
Ya Zain adalah perwakilan dari Z-Corp yang diutus oleh Ryan agar membantu perusahaan Om Yos dengan menaruh saham nya 50%.
Zahra semakin bingung dibuatnya. terlebih adiknya datang dengan pakaian sangat rapih memakai kemeja digulung rapih dan membawa jas .
" Zain kamu sedang apa disini dek " Tanya Zahra . Zain langsung menghampiri Zahra mencium tangan Zahra dan suaminya, juga mencium tangan kedua orang tua Ryan.
Om Yos dan Tante Silvi bingung kenapa perwakilan Z-Corp sangat menghormati Zahra.
" Jangan-jangan " batin kedua saudara tiri papa Rend itu menduga-duga.
" Kalian menduga apa? Z-Corp milikku? oh tentu bukan itu milik istriku " ucap Ryan santai.
Bukan hanya Om Yos dan Tante Silvi saja yang kaget, tapi Zahra dan Mama Zen juga kaget
" Serius sayang? " tanya Mama Zen kaget
" Koq bisa by ,aku ga merasa punya ? " Zahra tak kalah kaget
" Bisa dong Yank, sejak memutuskan kau jadi sekertaris pribadiku kau sudah melakukan banyak hal, gaji yang perusahaan berikan tak sebanding dengan kerja kerasmu . jadi aku putuskan , sisa gaji yang seharusnya perusahaan berikan kepadamu aku ambil alih dan aku dirikan perusahaan tanpa sepengetahuan mu. Ya kan Pa, Lik, Zain " ujar Ryan membuat Mama ,Zahra ,Om Yos dan Tante Silvi terperangah.
__ADS_1
" Aku sudah merasa cukup By dengan gaji yang kamu berikan dari awal aku kerja jadi sekertaris kamu " Ucap Zahra masih tak percaya.
" Itulah yang aku suka dari kamu yank, kamu mendeklarasikan kamu itu butuh uang tapi kamu hanya butuh untuk keperluan keluarga mu, bukan untuk kepentingan pribadi mu " ucap Ryan lagi.
" Aku masih ga percaya by ,terima kasih ya by kamu terbaik " Peluk Zahra
" Berhubung saya adala perwakilan dari Z-Corp saya putuskan akan menarik saham Z-Corp di perusahan Pak Yosi " Ucap Zain dengan lantang.
" Kauuu " ucap Om Yos marah.
" Kenapa? ga terima ? sama seperti aku tak terima anakmu ingin mencoba mencelakai istriku " ucap Ryan menahan geram
ia masih menghormati mereka itu orang yang lebih tua darinya .
" aku akan membalas semua perbuatan kalian " ucap Tante Silvi
" baik, aku tunggu,jangan sampai saat aku menunggu pembalasan dari mu kau sudah dibalas karma oleh Tuhan " Ucap Ryan santai
" Ayo ma kita pergi dari sini " ajak suami Tante Silvi.
" mas Rend apa kau tak bisa mengajarkan anakmu menghormati orang yang lebih tua? " ucap Tante Silvi.
" Sudah, apa kau juga sudah? " tanya papa Rend balik
" Itu karena ulah kalian sendiri ,semua keputusan ada ditangan anakku karena aku sudah tidak aktif lagi di perusahaan " ucap Papa membuat mama tersenyum.
Kedua orang itu pun akhirnya pulang.
" Gift menganggu sarapan saja " Ucap Ryan
" Lik diem aja, sini sarapan " ajak Mama.
" Ga usah ma, dia ga laper " ujar Ryan
" Somplak, gue udh buru-buru jemput Zain kesini ternyata begini yang gue dapet " Ryan ditimpuki buah apel yang ada di meja oleh Malik.
" hehe iya deh maaf " ucap Ryan
" tumben " ucap Papa, Mama dan Malik bersamaan mendengarkan Ryan mengucapkan maaf.
" Sebagai permintaan maaf Lo , gue mau minta ijin ajak Ziva jalan-jalan ya muter-muter cari kampus gitu" ucap Malik sambil garuk-garuk kepala
" HEH " Semua yang ada di meja makan kaget kecuali Ryan dan Zain
__ADS_1
" Koq Ziva ? " tanya Zahra
" Minta dicomblangin dia masa teh hahaha " Zain tertawa disambut Ryan
Mama ikut tertawa juga Papa. Hanya Zahra yang masih bingung , adik kecilnya di sukai Abang angkatnya ,,oh membuatku pusing . bathin Zahra.
" Izin sama Teteh nya lah " ujar Ryan menggoda Malik.
Malik manusia santai itu malah jadi membisu mendengar harus izin ke Zahra.
" Abang seriusan? " tanya Zahra.
" Abang nyaman aja sih Ra dekat dengan Ziva . " ujar Malik
" Zivanya Abang udah tanya? mau diajak jalan? " tanya Zahra lagi.
" Tunggu di ACC kamu katanya Ra " Ucap Malik malu-malu
" Gak pantes woi begitu hahahaha " Ryan tertawa terpingkal-pingkal melihat wajah Malik disambut Zain yang tertawa hingga sakit perut nya.
" Teh berati Bang Malik jadi Adek ipar kita teh " goda Zain
Zahra memijat keningnya pusing melihat semua kejadian pagi ini.hingga tiba-tiba..
" TANTEEEEE , I'M COMIIIIINGG "
Semua terkejut dan melihat ke arah suara itu.
" Deg, " Dada seseorang berdetak kencang disana
.
.
Dada siapa hayoooo...
Mampir ke lapak othor ya reder..
ada Novel baru dan hangat karya terbaru othor 😘
~WANITA TUAN MUDA~
Jangan lupa like, komen dan vote nya Reder ku sayang 🤗
__ADS_1