Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Suapin


__ADS_3

Maaf kan otor yang baru update,di dunia nyata lagi banyak tugas 😁


.


.


Zahra dan Malik menemui klien tanpa CEO mereka.


Stelah menjelaskan point-point penting tentang kerjasama mereka, pertemuan pun akhirnya di akhiri.


Setelah selesai, Malik mengantarkan Zahra ke RS tempat Ryan di rawat.


Zahra meminta mampir ke salah satu restoran cepat saji. Zahra membeli Pizza untuk dia makan di RS nanti bersama Malik.


Zahra membeli 5 box pizza.


" hahaha Banyak banget Ra, buat siapa sih " tawa malik


" Ada deh " Sahut Zahra sambil tersenyum lalu berjalan.


Setelah selesai Zahra dan Malik menaiki mobil lalu menuju RS X .


Mobil pun sampai di Loby, Zahra bergegas turun diikuti Malik.


Zahra melangkah ke Security , lalu memberikan 1 Box besar Pizza ke arah Security tersebut lalu berkata sambil tersenyum " Bagi-bagi ke teman-temannya ya pak "


" Alhamdulillah mkasih ya Non,semoga non banyak rezekinya " ucap security tersebut.


Zahra tersenyum mengangguk lalu berucap " Aamiin ,terima kasih doanya pak, doa yang ssma untuk bapak . mari pak " ujar Zahra langsung berjalan.


Malik melihat Zahra kagum lalu diabadikan dengan HPnya dan dikirim ke HP Ryan sambil menuliskan pesan


*Cewek mirip bidadarai gini lo sia-sian Ry 5 tahun, kalau lo kelamaan buat gue aja lah hahahah*


Ryan ternyat tertidur tak membalas pesannya Malik.


Kemudian Zahra melewati meja resepsionis, " Malam mba-mba cantik,, " sapa Zahra


" Malam Nona, ada yang bisa kami bantu" jawab 2 wanita itu bersamaan sambil tersenyum.


" Iya nih mba ,tolong bantu habiskan bersama teman-teman kamu ya " ucap Zahra ramah


" Wah ini sih sangat siap dibantu hehe " celoteh salah satu wanita tersebut

__ADS_1


" Terima kasih Nona , semoga Allah balas kebaikan Nona " ucap wanita satunya


" Ah terima kasih ,aku jadi didoain deh , saya kesana dulu ya " pamit Zahra sambil tersenyum ramah.


Malik masih setia mengabadikan pemberian Zahra ke 2 wanita tadi.


.


.


Saat masuk ke ruang VIP Zahra lalu menoleh ke Malik.


" Bang udah ah ga usah di foto-foto aku risih "


ucapnya sambil meletakan 1 dus lagi di tempat suster penjaga. " Hai suster - suster cantik , ada cemilan nih buat menemani kalian shift malam, ga takut naik BB nya kan hihi " canda Zahra


" Ah kekasih Pak Ryan udah cantik,baik kami doakan langgeng ya sampai maut memisahkan " doa para suster penjaga.


Malik ingib mendengar apa respon Zahra.


Zahra mendekat ke arah para suster itu lalu berkata agak berbisik agar tal terdengar laki-laki yang ada di belakangnya " sssttt aamiin "


Ah para suster jadi gemas lijat tingkah Zahra yabg seperti malu-malu mengakui hub nya dengan Ryan (Padahal kan emang hanya hub antara boss dsn sekertaris ,) lirih Zahra dalam hati.


para Bodyguard dengab senang hati menerima Pizza dari Zahra karena memang sangat terasa lapar mereka .


Lalu,


Ceklek, masuklah Zahra ke ruangan Ryan .


" halll .. " baru Malik mau menyapa ternyata diruangan itu tidak ada kehidupan.


Terlihar Ryan yang nasih tidur dan Mama Zen yang tertidur juga di sofa.


" Hmmff ,ga biss ngagetin deh " ucap Malik


" Sst bang jangan berisik nanti pada bangun"


Zahra meletakan makanan yang dibawanya dengan hati-hati agar tidak membangunkan kedua orang yang sedang tidur itu.


Ternyata pergerakannya membuat Ryan terbangun


" Ara kamu sudah datang " tanya Rya sambil tersenyum lalu bangkit ingin duduk .

__ADS_1


Buru-buru Zahra membantu


" Eh mas mau ngapain, udah diem-diem aja "


" Akhirnya kamu datang juga " ujar Ryan senang.


" Sstt mas pelan-pelan kasian mama nanti terbangun " ucap Zahra sambil melihat ke arah Mama Zen.


Ryan melihat sang mama sebenarnya sudah bangun tapi , ia membiarkan Zahra bersikap seperti itu.


" Mas belum makan ya? koq makanannya masih utuh?" tanya Zahra


" Suapin Ra " tiba-tiba Ryan yang dingin manja ke Zahra.


" Eh, manjanya si Pak Boss ga malu apa sam abang sama Mama " dengus Zahra malas.


" kan lagi sakit Ra, biar cepet sembuh " sahut Ryan lagi.


" Hmm apa kata dunia coba hihi ," akhirnya Zahra tertawa melihat tingkah Ryan.


" Suapin aja Ra suapin ,siapa tau permintaan terakhir " ledek Malik


" Astaga jahatnyaaa... " Ucap Ryan sambil menimpuk Malik dengan buah jeruk yang ada disampingnya.


" Hahaha lagian lebay, udah kayak sakit apa aja " tawa malik


" Ishh abang nih ,tuh Mam jadi bangun " protes Zahra.


" Udah biarin ,udah tua ga baik dia malam-malam di rumah sakit ayo ma pulang " ajak Malik.


" Loh mah, nanti yang jaga aku siapa " rengek Ryan pura-pura. padahal sendiri pun gak apa-apa. Ryan hanya ingin mendapat perhatian Zahra.


Ya kali ini Ryan harus bisa mengambil hati Zahra. karena yang ia dengar dari karyawan lain saat Ryan lewat, Katanya Zahra berniat akan membuka usaha butik. Ryan takut Zahra akan resign dari perusahaannya dan ia tidak bisa bertemu lagi karena Ryan sudah terbiasa dengan Zahra tidak mau yang lain untuk urusan pribadi nya


.


.


.


hmm Zahra kira-kira resign ga ya.


Jangan lupa dukungan Like dan Komentar nya ya para reder kesyangan 🤗

__ADS_1


__ADS_2