Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Aunty Ziv


__ADS_3

Dipakaikan nya Ziva cincin yang sudah ia pegang itu.Ziva pun memakaikan cincin balik ke jari Arya.


Semua bertepuk tangan bergembira dan meneriakkan kata selamat.


Terlihat Arya masih gugup beda dengan Ziva yang santai dan kesenengan gitu.


" Kak " Panggil Ziva ke Arya


" Iya Ziv " jawab Arya berusaha tenang


" Biasa setelah lamaran gini kan suka ada adegan ciuman gitu tau.." maksud nya Ziva berbisik tapi apalah daya microphone masih ditangan Arya sehingga terdengar sampai keujung meja prasmanan


" Astaga Ziva " Ayah pingsan, Ibu Malu dan Zahra langsung membawa kabur ketiga anak kembarnya sedang Ryan menutup telinga anak pertamanya itu alias Axel.


Tapi Axel sudah terlanjur dengar dan berucap.


" aunty Ziv bar-bar ya dad ,ga seperti Mommy "


Ryan hanya diam mematung mendengar celotehan anaknya lalu membawa ke luar gedung acara itu.


Sedangkan sang pengantin baru lebih memilih tertawa melihat tingkah adik bungsunya itu.


***


Saat ini dikamar pengantin baru ada yang menekuk wajahnya karena sang pengantin baru yang wanita tau-tau sedang datang bulan.


" Sayaaanng tolong bukain gaun akuuu " teriak Zee dari dalam.


" Hmm " Sahut Zain malas membuka pintu kamar mandi hotel yang ditempati untuk resepsi tadi .


" Jangan ditekuk gitu ah mukanya ga ganteng lagi kan " Goda Zee.


" Iya iya " Sahut Zain gak semangat


" Pemanasan dulu yuk,kita kan belum pernah " Zee mencoba mencair kan suasana hati Zain

__ADS_1


" Gak ,aku mau ke bawah aja kumpul sama yang lain " ujar Zain.


" hehe ga takut digodain " Goda Zee lagi


" Ngga, ngapain takut . Ya udah kamu bersih-bersih aku rebahan sebentar " Ucap Zain.


" Ok sayang Cup " Zee memberanikan diri mencium pipi Zain ,lelaki yang sudah halal untuknya itu.


Zee pun membersihkan dirinya ,tak lupa mengganti Roti Jepangnya. " mudah-mudahan hari ini terakhir ya ,biar papa Zain ga marah-marah lagi " Doa Zee dalam hati dan diaminkan nya sendiri.


Satu jam berlalu, Zee adalah makhluk Tuhan paling sexy yang kalau mandi lamaaaa sekali.


Keluar dari kamar mandi Zee hanya mengenakan handuk, Ia melihat Zain sedang memainkan ponselnya mengecek satu-satu akun sosmed sang istri.


" Sayang.. gantian sana bersih-bersih aku udah " ucap Zee ke Zain yang masih asik melihat ponsel tanpa menoleh ke dirinya.


" iya tunggu sebentar lagi " Ujar Zain lalu melihat ke arah Zee.


" Ya ampun punya istri tega banget, Udah ga bisa diapa-apain ,malah sexy begini depan suaminya hmm.." Ucap Zain yang akhirnya tak tahan lalu memeluk istrinya itu.


" Sayang Aku bukan nolak ya, nanti kamu sendiri loh yang pusing. " ucap Zee yang sedang menerima sentuhan-sentuhan dari Zain.


" Hufftt iya ya ,Ya udah aku ganti baju sebentar tunggu ya. " Ucap Zain.


" Iya sayang " Zee tak sengaja menyentuh junior Zain.


"sshsh jangan disentuh yank tar dia minta pakai yang lain loh " Ujar Zain.


" Ayok " Zee sengaja membuka handuknya di depan Zain.


" Ahhh ga mau, masa malam pertama nya junior pake yang lain ga mau aku " Ucap Zain yang langsung masuk kamar mandi dan Zee terkekeh jadinya .


***


Di restoran hotel yang sudah di sewa oleh Zain untuk tempat kumpul keluarga pun ramai oleh keluarga besar Zain,Zee ,Ryan dan Zahra.

__ADS_1


Terlihat Keluarga Zahra sedang mengobrol serius dengan Arya.


" Jadi kapan Ar kamu mau langsungkan pernikahan kamu dengan Ziva " Tanya Ayah.


Ayah tak bertanya kapan Arya datang kerumah , menurut Ayah tak perlu karena nantinya kan menyakiti hati Arya yang tidak punya keluarga .


Karena biasanya yang datang kerumah adalah keluarga laki-laki. Jadi untuk mempersingkat waktu biarlah langsung ke pernikahan saja.


" Untuk waktu dan tanggal Arya serahkan ke ayah saja yah, mengingat Arya hanya sendiri jadi Arya ikut saja apa kata Ayah " ucap Arya sopan.


" secepatnya aja yah " Seloroh Ziva.


" Dek cukup bikin teteh malu " Ucap Zahra yang menggelengkan kepalanya melihat tingkah adiknya itu.


" Emang ga kasian apa teh sama Arya, dia sendirian loh, sarapan bikin sendiri, kerja ga ada yang habisin uangnya, makan sendiri,pulang ga ada yang sambut,capek ga ada yang pijitin coba, kasian kan " ujar Ziva yang membuat Mama Zen Tertawa geli sampai tersedak.


" uhuk uhuk , udah Bund, segerain aja,Ziva udah mau jadi istri Solehah tuh kayaknya " Ucap Mama Zen sambil tertawa geli.


" Bang Ar, yakin mau nikah sama Ziva? " tanya Zain yang datang dan langsung gabung di meja mereka yang sedang mengobrol.


" Dia mulutnya ga di filter loh Bang " Tambah Zain lagi.


" cocok justru itu " ujar Papa Ren.


" yang satu kalem yang satu bar-bar " tambah Ryan.


" Bunda aku kandung ga sih sama Ziva, aku malu deh bund , mudah-mudahan princess nya Mommy jangan ngambil sifat aunty Ziv ya sayang " ucap Zahra ke bunda lalu matanya berpaling ke Baby Nal yang berada dipangkuan sang bunda.


" ehehhe ehehehe " baby Nal hanya tertawa melihat wajah Mommy nya yang menurut baby Nal lucu Sepertinya.


***


Jangan lupa ritual nya ya kakak sayang 😘


Btw next bab mau MP nya pengantin lama apa pengantin baru nih .. 😌

__ADS_1


__ADS_2