
Makasih koment-koment penyemangat nya kakak-kakak kesayangan othor 😘
Jadi semangat tulis bab baru nih.
***
" Jika kamu sedih tumpahkan semua di dadaku, biar aku yang menampung air matamu, berbagilah dengan ku agar aku bisa mengambil alih sedihmu dan kuganti dengan kebahagiaan . Ini adalah janji seorang laki-laki untuk wanitanya. " Zain.
Zee terdiam terkesima ataa kalimat demi kalimat yang diucapkan oleh Zain.
" Terharu aku Zain. " ucap Zee menatap wajah Zain kemudian memeluknya kembali.
Zain merasa pantas bersombong ria wanitanya itu terharu atas ucapannya.
" Kamu nyontek itu kalimat dimana Zain bagus banget begitu " ujar Zee lagi membuat Zain membulat kan matanya .
Ingin rasanya Zain mencelupkan dirinya ke pantai mendengar celetukan Zee itu.
" Jahat banget Zee ,aku udh susun rapih-rapih itu kalimat kamu malah nuduh aku nyontek ,apa yang kamu lakukan ke aku itu JA HAT... " kesal Zain.
" Hahaha becanda Zain, makasih ya udah menghibur aku. " yuk kita pulang sekarang.
" Ga makan dulu ? " tanya Zain.
" hmm kita lihat nanti aja deh Zain di pinggir jaln ada makanan apa. kalau berselera nanti kita makan " ujar Zee.
" Eh tapi kamu laper ya? " tanya Zee lagi.
" aku udah makan tadi " sahut Zain.
" Ok kita pulang yuk. " Ajak Zee
" Yok " jawab Zain.
" gendoooong " manja Zee.
__ADS_1
" Uuhh manjanya pacar aku. " Zain mencolek-colek hidung Zee yang mancung itu.
" Emang kita pacaran Zain? " Zee memastikan.
" ngga " Jawab Zain cepat
" Isshh " Zee mencebikkan bibirnya.
" kita pasangan menuju nikah, aku ga mau lama-lama pacaran Zee, segera aku temuin orang tua kamu untuk minta anaknya aku halalkan " ujar Zain menatap Zee
" bisa lumer hati aku mah Zain kamu gombalin terus . Ayok gendong , tiba-tiba laper aku " ujar Zee
" Lah cewek digombalin koq malah laper " Zain tertawa lalu menggendong Zee menuju mobil.
Sepasang muda mudi itupun akhirnya menyusuri jalan ,hingga bertemu dengan bakso bakar pinggir jalan. Mereka pun berhenti dan makan bakso bakar ,sosis dan teman-temannya.
Hingga larut malam mereka baru pulang ke mansion Mama Zen.
***
Entah karena sedang hamil. Aura Zahra terpancar sangat cantik dan ketampanan Ryan melebihi sepupunya yang akan melamar gadis bernama Popy itu.
" Malik yang mau lamaran, koq kamu yang ganteng sih By " Zahra mencium-cium pipi Ryan karena merasa Ryan sangat tampan menurut nya hari ini.
" Iya Doong, kalau Malik yang lebih ganteng pasti dari awal kamu milih dia dibanding aku kan " Ujar Ryan santai membuat Malik mendelik kesal.
" Eh Lik, tapi dulu ini Ara yang kamu ceritakan di awal dia jadi sekertaris Ryan kan. " tanre Luna si heboh tiba-tiba membuat suasana menjadi dingin yang tadinya hangat.
" Duh mba Luna, aku emang bar-bar ya tapi jangan bilang gitu dong ,kamu ga lihat keponakan kita itu jadi kisut mukanya " ujar Tante Maya.
" Ck kusut May bukan Kisut " Ujar Luna
" Issh udah ga usa nyalah-nyalahin aku, yang LG salah disini kamu mba " Ujar Tante Maya.
" ya Ampun tuh kan wajah Malik jadi begitu ,apa dia masih suka sama Ara ya " Tante Rita malah berhosyip ria.
__ADS_1
" Husst gosip aja, bantu aku cairin suasana ini jadi tegang tuh Malik dan Ryan " ujar Mama Zen.
" Pasti waktu itu Abang cerita yang aku manggil Mas Ryan Om ya Tante? " Zahra berusaha mencairkan suasana tegang.
" Dulu tuh sebenernya aku mau ngegodain aja taunya Mas Ryan malah marah trus marah-marah nya bikin gemesh aku jadi suka deh " Ujar Zahra walau sedikit ada bumbu kebohongan dari pada jadi masalah mending dia sedikit bohong.
walau awalnya kesal dengan Ryan tok sekarang Zahra sudah sangat Bucin dan ga mau jauhan sama suaminya yang dulunya terkenal dinginndan jutek itu.
Ryan mendengar Zahra berbicara begitu menjadi tersenyum kembali " Benar begitu yank ? " tanya Ryan
" Huum by, masa aku bohong " ujar Zahra tersenyum manis ke Ryan.
" Manis banget istri aku,cantik lagi, punya siapa sih ini "
" Punya Daddy Ryan Nugroho Doong " Zahra berucap sambil memeluk suaminya mesra itu.
Jujur saja dalam hati yang terdalam Malik masih teriris hatinya dengan Zahra dan Ryan.
Tapi mau bagaimana lagi, tak mungkin ia merebut istri saudara nya itu . Dan juga sekarang ada Popy yang siap menerima dan menyayangi nya tulus . Jadi perasaan untuk Zahra memang harus dihempas jauh-jauh.
Terlebih lagi sudah ada 3 makhluk lucu nantinya yang akan seger hadir memenuhi hari-hari mereka.
" Ckk nih gue loh Ry yang mau lamaran,jadi Lo yang bintang utamanya " Cibir Malik
" iya lah secara gue udah mau jadi Daddy dan Lo baru akan hahah , maaf ya gue sempurna duluan " sombong Ryan.
ke empat wanita yang tadinya Dad Dig Dug tersenyum lega.
Walau rasa itu masih ada di Malik ,tapi tak boleh berkembang,karena ada hati yang lain menunggu untuk dicintai sepenuhnya.
_Semoga Babang Malik Bahagia dengan Popy ya rederssss_
***
Jangan lupa tetap dukung othor ya 🤗
__ADS_1
maaf jika cerita agak melenceng,biar ada warna-warni lain gitu maksud nya sih hihi. tapi kala ga suka mohon dimaafkan ya 🤗🙏