Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
5. Masih Anya dan Nath


__ADS_3

" Kalau tidak begitu ,kamu tidak mau pesan " Ucap Nathan serius dengan ponselnya untuk memesan makanan di kantin.


Memang baik, juga tampan. Terima kasih Dok,sudah lama saya tidak minum jus alpukat.


Anya pamit ke kamar mandi untuk mengganti baju nya yang sejak kemarin ia pakai itu.


Saat Anya ke kamar mandi, Belle menangis. Nathan menoleh ke box Belle kemudian menggendong anak dari Anya itu.


Entah terlalu nyaman atau memang naluri seorang dokter anak, Nathan berhasil membuat Belle terdiam bahkan tertawa - tawa karena digoda oleh Nathan.


Anya yang mendengar tangis Belle tadi langsung mengenakan dress selutut yang dibawakan untuknya itu dengan cepat .


Saat keluar dari kamar mandi Anya tertegun melihat Nathan menggendong Belle bahkan Belle tersenyum melihat pria yang dipanggil nya dokter itu .


Terasa ada desiran di hati Anya tapi segera di Tepis nya. Masih untung dibantu pengobatan untuk dia dan Belle.


Anya segera menghampiri Natha.


" Maaf Dok jadi merepotkan Anda. Mari sini sayang Mama gendong " Anya mengambil alih Belle dari tangan Nathan.


Nathan terkesima dengan penampilan Anya saat ini.


Tubuh mungil nya itu sangat cantik dan pas sekali memakai dress yang diberikan oleh Nathan.


Wajah Anya juga sudah bersih berkat ia cuci dengan sabun tadi saat dikamar mandi.


Kecantikan nya sempurna walau tanpa skincare .


Kalau kata anak Othor. wajah Anya Gowing 🤭.


" Haus? mau makan? tunggu ya beberapa hari lagi kamu genap enam bulan nanti mama berikan makanan pendamping ASI " Anya terlihat sedang berbicara dengan Belle.


Belle si bayi mungil itu hanya tertawa melihat ibu nya.


Begitupun dokter tampan bernama Nathan juga tersenyum melihat interaksi Anya dan anaknya.


Tidak lama pesanan Nathan datang, Nathan meminta ditaruh di meja dekat sofa. Stelah itu dua petugas kantin pengantar makanan langsung pergi dan membicarakan Anya dan Bayinya yang sangat cantik .


" Gimana Dokter Nath ga betah di dalem ya. emang cantik sih wanita itu , gue jadi insecure sesama wanita " ucap salah satu karyawan kantin yang cekikikan berdua dengan temannya setelah keluar dari kamar Anya.


Nala yang sedang berjalan ke arah ruangan kakaknya membawa bekal makanan Nathan yang tertinggal itu terkejut mendengar ocehan dua karyawan kantin yang tadi berpapasan dengannya.


Nala memanggil karyawan itu.


" Mbak mbak maaf, dokter Nath ada diruangan mana ya? " langsung saja lah ditembak sama Nala karena dia sangat jelas mendengar kakaknya ada di dalam bersama wanita cantik.


Dua karyawan kantin itu menoleh dan kaget lalu membungkuk hormat. Adik dari direktur rumah sakit mereka juga wajib dihormati apa lagi memang semua keluarga Nugroho saling menghormati dan menghargai sesama tanpa memandang status.


" Selamat siang Nona Nala, dokter Nath ada diruang VIP Nona " Dua karyawan itu memberi tahu dengan menunjuk ke arah kamar VIP menggunakan jempolnya.


Sebenarnya karyawan itu agak takut-takut, tapi aura Nala bukan aura dingin jadi mereka tidak terlalu gugup.


" Ah baiklah, terima kasih ini untuk kalian " Nala mengeluarkan uang 100rbuan 2 lembar.

__ADS_1


" Untuk beli Boba " Bisik Nala sambil tertawa.


" Ya Allah terima kasih Nona semoga yang terbaik yang nona dapatkan " Dua karyawan itu bersyukur sangat karena ada rezeki tak terduga di akhir bulan begini.


" Amiin " Jawab Nala sambil tersenyum. Ia memikirkan jika kakaknya berada bersama seorang wanita disana, Nala harus video Call dengan sang Mommy yang sedang berada di luar negeri.


Nala menghubungi Mommy nya sebentar.


Ia menjelaskan yang tadi dia dengar dari karyawan kantin yang habis mengantarkan makanan untuk Nathan dan dia sedang bersama wanita.


Mommy mengangguk setuju dan Video Call dari jam tangannya pun masih tetap on saat Nala masuk ke kamar VIP.


TOK TOK TOK


Terdengar suara ketukan pintu dari luar, Nathan melirik jam tangannya harusnya tidak ada jadwal Dokter yang berkunjung dijam ini.


Anya pun menoleh ke arah pintu ,ia juga mengira akan ada dokter atau perawat yang berkunjung.


" MASUK " ucap dokter Nath dari dalam .


Ceklek,


Terlihat seorang wanita cantik berjalan menghampiri Anya dan Nathan.


" Kakak.. tuh kan benar kakak disini " Ucap Nala yang kaget melihat kakak kembarnya itu bersama seorang wanita.


Ya benar wanita itu sangat cantik, seperti yang dibilang karyawan tadi .


" Kamu tumben kesini " tanya Nathan yang Bingung kenapa Nala bisa di kamar VIP seandainya pun dia ke sini harusnya keruangan nya Saja.


" Iya tadi dikasih tau kalau kakak ada disini " Ucap Nala sambil mencium pipi kakaknya sesuai kebiasaan nya itu .


" Udah kakak bilang jangan cium kakak kalau pakai lipstik Nala " Ucap Nathan tapi tidak marah karena itu memang kebiasaan nya dari kecil.


" Kakak takut ada yang cemburu yaaa " Goda Nala lalu menghampiri Anya.


Anya yang kaget karena melihat Nala dan interaksi nya dengan Nathan pun merasa tak enak hati


Degh,,


Mungkin itu pacar dokter Nath.


" Halo kakak cantik, kenalin aku Nala . Aku kembaran dengan kakak Nath , kami sebenarnya kembar tiga, tapi yang satu sedang Bekerja mengurus perusahaan agar dapur tetap ngebul " Ucap Nala sambil terkekeh.


Oh Adiknya pantas mirip sekali.


" Saya Anya, saya adalah pasien disini " Anya memperkenalkan dirinya dengan sopan ke Nala.


" Oh nama kakak, kak Anya. Ini adik kakak? " Tanya Nala.


" Ini anak ku , namanya Belle usianya baru beranjak 6 bulan " Jelas Anya sambil tersenyum.


" Hah anak kakak? koq bisa? " Nala kaget tapi kemudian histeris.

__ADS_1


" Aarrghh ya ampuuuun jadi ini keponakan aku ? Oh God... maaf sayang kita baru bertemu " Nala sangat antusias dan mengambil Belle dari pangkuan Anya lalu menciumi nya dan membuat Belle tertawa geli.


" Namanya siapa kak? " tanya Nala ke Anya


" BELLE " jawab Anya dan Nathan berbarengan.


" Ohh mama papa mu kompak sekali." Kekeh Nala.


" Hai Belle ku yang cantik. kenalin aku Nala kamu bisa panggil aku onti cantik ,karena aku adalah wanita muda paling cantik di keluarga Nugroho.


Ah tapi rasanya posisi termuda akan diraih oleh mu mulai saat ini. "


Nala yang sedikit menuruni sifat bar-bar sang Daddy pun mengoceh panjang lebar di depan Belle.


Bayi mungil itu hanya tertawa mendengar ocehan dari Nala.


Nathan sedikit tersenyum tipis, dia senang Nala selalu baik tanpa memandang siapapun.


" Hmm itu Anak ku " Anya mencoba mengklarifikasi.


" Iya tapi calon anak Kak Nath juga kan " Nala seolah mengerti, Belle memang bukan anak kandung kakaknya.


Tapi Nala juga tau, Nathan tak akan membiarkan dirinya dekat dengan lawan jenis sampai satu kamar begini kalau bukan wanita itu spesial.


" Maafin adik ku Ya Nya " Kali ini Nathan memanggil Anya dengan sebutan nama tanpa ada embel-embel Ibu di depannya.


Anya yang bingung hanya mengangguk.


Nala mematikan video Call di jam tangannya lalu mengambil ponsel dan melakukan video call lagi .


" Mommy lihat siapa ini? ini cucu mommy dan cicit Oma yuhuuu lambaikan tangan ke kamera dan ucapkan selamat datang ke Baby Bell.. " Nala mulai aksinya kembali.


" Nala,kami ingin makan dulu apa kamu bisa memegang Belle ? " Ujar Nathan yang tak tega sepertinya Anya sudah sangat lapar akibat menyusuii Belle terus menerus.


" Of course " Jawab Nala senang.


Nathan meraih tangan Anya dan memperkenalkan ke keluarga nya di negeri seberang sana.


" Mom ,ini Anya ibu dari Belle si mungil yang sedang digendong Nala ". jelas Nathan ke sang Mommy.


" Iya sayang, salam kenal ya Anya . kami menunggu kamu datang kesini loh , " Ucap Mommy Ara senang karena Nathan sepertinya sedang jatuh cinta .


" Iya nyonya " Anya tersenyum kaku.


" Eh koq Nyonya, Mommy Nya , Mommy " Tegas Mommy Ara di layar ponsel Nala.


" ah iya Mommy " Ringis Anya yang bingun dengan kondisi saat ini sehingga ia hanya bisa memijat kepalanya yang pusing . Drama apa ini . pikirnya.


***


tanggal merah othor updated pagi nih.


Mana ritualnya 💃.

__ADS_1


__ADS_2