Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Ga Ikhlas


__ADS_3

Mama mengajak menantu dan keponakannya pergi setelah sarapan ini..


" Udahan yuk sarapannya kita jalan-jalan keluar aja. kamu bete kan Ra sama suami kamu yang sok kegantengan itu, segala goda-godain calon sekertaris baru " Mama melirik ke Zahra


" yuk tant aku ikut kan " ucap Zee


" Ikut Doong kita tinggalin pria-pria tak tau malu ini " ucap Mama menggandeng lengan Zee.


" Yu ah Ma aku siap-siap dulu ya " ucap Zahra


" baru calon loh udah godain gimana udah jadi karyawan nya coba. mama sih kalau jadi kamu bakal pulang kerumah orang tua mama trus ngambek sebulan " ujar Mama akting kesal Maksimal


Pada bingung " Eh papa ikutan di keselin mama? "


Mama mengedipkan matanya satu ke arah papa,papa mengerti mengangguk.


" Yank yank " Panggil Ryan


" apa By, udah sana berangkat ke kantor udah dijemput Abang kan . Hari pertama kamu ngantor lagi loh ga boleh tambah liburan " ucap Zahra sambil berjalan kearah kamarnya diatas


" Yank, yank tunggu penjelasan aku yank "


Ryan setengah berlari ke arah Zahra


Zahra sudah masuk ke kamar mereka sambil menahan tawanya.


" Yank, aku ga ada niat apa-apa aku cuma mau Zain ada pendamping nya aja . aku ga masalah dia mau gelut di bidang fotografer tapi aku juga mau dia terus pegang Z-Corp punya kamu. Nah aku kenalin cewek kan buat penyemangat dia gitu loh.


niatnya malah aku mau jadiin calon sekertaris aku itu ya buat Zain " jelas Ryan panjang kali lebar kali tinggi


" Udah by? " tanya Zahra


" udah " sahut Ryan penuh memelas.


" Ya udah aku mau pergi sama mama " ucap Zahra


'

__ADS_1


" Udah ga marah yank? " Tanya Ryan senang


" Siapa bilang " Jawab Zahra.


" Tadi kamu bilang udah yank "


" aku ga bilang apa-apa " Ketus Zahra


Cewek kalau lagi ngambek aja susah ya kan dibaikinnya, apa lagi Zahra yang pura-pura ngambek bakalan tersetting susah baiknya ini .


" Ya udah aku berangkat ya yank " lirih Ryan lemas


Zahrah hanya menjawab dengan deheman


" kiss yank " Ryan memajukan bibir nya


Zahra hanya mengecup sekilas " Cup "


" Gitu banget yank ga ikhlas "


Ryan mencium bibir Zahra lagi agak lama hingga ******* nya .


Tangan Zahra sudah dikalungkan ke leher Ryan dan sudah terdengar ******* Zahra karena tangan Ryan sudah mulai mengembara lewati gunung dan saat hingga hampir ke lembah..


" udah by ga bisa napas aku " ucap Zahra sambil melepaskan pagutannya dan meraup oksigen banyak-banyak.


" Tanggung yank ,yuk " Ryan sudah tak bisa menahan hasratnya..


" Kamu harus ke kantor By,, " ucap Zahra.


" Yank.. pleasee.. " Ryan memohon


Zahra sebenarnya juga ingin tapi dia harus melancarkan aksinya jangan sampai gagal .


Ryan terus memohon, akhirnya Zahra menghela nafas..


" Nanti siang aku ke kantor ya by ,sekarang kamu ke kantor dulu nanti aku bawain makan siang okay " Zahra berucap sambil mengelus dada suaminya.

__ADS_1


Dengan perasaan lesu Ryan mengangguk " Ya udah janji ya yank,ke kantor ya bawain makan siang "


" hmm " Jawab Zahra.


" Yank.. " panggil Ryan


" hmm " Jawab Zahra lagi


" yankk. jawab yang bener apaaa " Rengek Ryan.


" kayak kamu ga gitu aja kalau ngejawab karyawan kamu " sindir Zahra


" Tapi kamu kan istri aku yank, masa gitu " Rajuk Ryan


" Kamu kan karyawan di hati akuuu " Zahra menggoda Ryan dengan mencolek dagunya


Melihat Zahra bertingkah gemas begitu Ryan semakin ingin.


" yank ayo 1 ronde aja " Minta Ryan


" Mau sekarang satu ronde atau siang sepuasnya " Goda Zahra


Ryan bergegas rapih-rapih " okeh siang aja ya aku tunggu di kantor cup " Ryan mengecup pipi Zahra lalu mengandeng keluar.


" anterin berangkat dulu yank "


" Iya " jawab Zahra


Ryan pun akhirnya ke bawah diiringi Zahra dan berangkat ke kantor bersama Malik.


.


.


Penganten baru mana bisa marahan lama-lama ya kannn 😂


Jangan Lupa mampir ke judul baru othor yaaa 😘

__ADS_1



Jangan lupa juga hadiah serelanya 💃


__ADS_2