
Saat mobil sampai di loby,
" Ra pegangan tangan ya please " pinta Ryan.
Entah sudah berapa ratus kali Ryan meminta jalan bergandeng tangan.
" Hubby udah ya, ini udah sampai di loby..bukan aku ga mau hubungan kita terekspos, tapi aku ga enak sama yang lain by. " ujar Zahra.
" tapi aku maunya hubungan kita ke ekspos sayang. " ujar Ryan.
Zahra menghela nafasnya
" oke kita akan ekspos, tapi untuk jalan di kantor bergandengan tangan aku ga bisa by, pasti banyak yang ngomongin aku nanti " terang Zahra.
" Berani dia menyinggung kamu, aku akan pecat "
" nah kan ini yang aku ga mau ,kamu pasti nanti seenaknya deh " ujar Zahra lagi.
" Kalau kamu menolak begitu terus berati kamu ga sungguhan sama aku dan aku masih berfikir kamu masih ada rasa sama sapp... "
" cup , udah ayok kita turun, ancemannya jelek banget " ujar Zahra
" Gitu dong dari tadi ,nurut dikit dong honey bunny " ujar Ryan
" Lo Kelamaan ah , gue turun duluan " ujar Malik kesal mendengar perdebatan mereka berdua tentang gandengan tangan.
" dari tadi harusnya Lo sadar turun duluan " ujar Ryan malas.
" Dimana-mana orang jatuh cinta jadi Bucin, Lo doang yang jadi jahat Ry hahaha " BRAAAKK pintu dtutup kencang oleh Malik
" Kurang asem emang tu wakil CEO " cibir Malik.
" Kamunya aja yang rese " ucap Zahra
" Koq kamu belain Malik sih, dia cuma abang angkat kamu loh, sedangkan aku pacar kandung " jawab Ryan
" By otak kamu konslet mana ada pacar kandung hahaha " Zahra jadi terhibur dengan ocehan absurd Ryan.
Zahra dan Ryan turun dari mobil sambil bergandengan tangan.
semua mata melihat ke arah mereka ,lalu menunduk.
Zahra menundukan wajahnya yang merah menahan malu.
Ryan menarik pelan tangan Zahra lalu membawanya ke lift khusus .
" Hot kiss disini seru Ra, " ucap Ryan
" Ngaco "
" Coba yuk "
__ADS_1
" Ngga -_-"
" Dalem ruangan aku ya " ucap Ryan lagi
" Hmm " jawab Zahra
" Yess " ujar pria dingin yang sekarang over Bucin
Sepanjang jalan tari banyaj karyawan yang berbisik.
" Tuh kan ,pasti mereka akhirnya jadian "
" ah iya pasangan yang cocok "
" iya serasi "
" Pasti Pak CEO digoda sekertaris "
" Hey Nona Zahra bukan orang seperti itu " bela karyawan lainnya.
" Iya dia wanita baik-baik "
Ya hanya segelintir karyawan aja yangberpikiran buruk tentang Zahra
Selebihnya mereka mendukung karena Zahra sifatnya sangat supel dan baik kepada semua orang, terutama jika ada kesalahan ,Zahra pasti langsung memberi masukan dahulu sebelum laporan itu sampai di tangan CEO mereka.
Ya, Zahra adalah kesayangan hampir semua divisi khususnya team Marketing.karena Zahra walau hanya lulusan SMK tapi kepintaran nya ada diatas rata-rata dan cepat tanggap dalam segala hal.
Sampai diruangan Ryan, Zahra mengunci pintu lalu menarik pinggang Zahra untuk mendekat
" jangan lupakan janji mu honey " ucap Ryan
"hmm " deham Zahra
"hmnppthh " Zahra meelnguh karena bibirnya sudah berada di naungan Ryan, Zahra membalas dan Ryan semakin semangat menyusuri rongga indera perasa Zahra.
Tangan Zahra sudah berada di leher Ryan dan mengalungkan nya.
" ugghh " lenguh Zahra, dan tak sadar tangan Ryan sudah rekreasi kemana-mana,ke punggung lalu ke depan bukit kenyalnya.
Zahra lalu melepaskan pagutannya.
" By,akh ja..Ngan..akh " ucap Zahra
" Hmm kenapa? apa dia juga sudah menyentuh nya?? " kesal Ryan.
" Hubby ku sayang yang tampan jangan mulai ya, aku males debat karena masih pagi . " Zahra kemudian merapihkan kemeja yang dipakainya. dan meraih kemeja Ryan.
" Jawab Ra " tanya Ryan lagi.
"hufft, baru kamu yang menyentuh nya "
__ADS_1
" Jangan bohong " ucap Ryan
" Iya by, ya ampun , aku bukan ga mau, tapi nanti baju ku ga rapih lagi , kamu mau aku malu di depan klien " ucap Zahra kesal.
" Ck bilang aja kamu mau terlihat cantik di depan Sapta ,biar tergoda " ketus Ryan
" By hari ini jauh-jauh dari aku,aku ga mau dekat-dekat kamu, aku capek tiap saat berdebat sama kamu ,dan Sapta lagi Sapta lagi yang kamu bahas. udah ya aku pusing aku harus siapkan materi buat presentasi nanti di depan team marketing .
Dan kalau kamu begini terus ,udah kita ga usah jadi sepasang kekasih.
Aku cukup bahagia kemarin ada di dekat kamu. Dari pada begini, baru semalam kita memutuskan untuk komit jadi kekasih tapi apa yang kita jalanin?
Kamu marah,kamu curiga dan kamu selalu negatif thinking ke aku .
Udah ya terserah kamu berfikir apa tentang aku, Jujur aku jadi ga nyaman Mas " Zahra sudah mengubah panggilan nya ke Ryan
Ryan terdiam ,baru mau Ryan membuka mulut untuk berbicara , Zahra sudah memotong nya.
Kalau kamu juga jadi ga nyaman sama aku, ya udah GPP ,aku akan ajukan surat resign . tapi tenang saja,aku akan selesaikan projects yang aku handle ,aku ga akan ninggalin gitu aja " jelas Zahra lalu melangkah menuju pintu ,
" Ra maaf, aku hanya ... "
" Udah Mas, nanti aja kalau pikiran kamu sudah jernih kamu bicara sama aku , aku mau fokus dulu banyak hal yang harus kamu dan aku kerjakan ya kan " Zahra tersenyum lalu melangkah keluar.
Saat Zahra membuka pintu, ternyata ada Riri dan Malik mendengarkan pembicaraan Zahra dengan Ryan.
" Maaf permisi " Zahra terlihat biasa dan tersenyum ke arah Malik dan Riri
" Pak Malik, sepertinya Tuan Ryan sedang bertengkar ya dengan Nona Zahra "
" sudah jangan ikut campur urusan mereka jika kau ingin tetap bekerja disini " ucap Malik
Riri dan Malik masuk ke ruangan Ryan untuk menyerahkan laporan , karena Mood Ryan sedang tidak bagus semua dianggap nya salah ada saja yang kurang.
Padahal menurut Malik itu sudah benar . Malik pun menuruti permintaan Ryan untuk di revisi laporannya .
Dan bbrapa orang yang masuk ke ruangan Ryan ,keluar dengan wajah masam.
Zahra lalu mengetikan sesuatu untuk dikirim ke Ryan
tring... bunyi masuk di handphone Ryan.
Ryan tersenyum melihat nama pengirim pesan.
tapi tak lama wajahnya berubah sendu
.
.
hayoo apa ya kira-kira pesan dari Zahra.
__ADS_1
.
jangan lupa Like,Koment,Vote dan hadiah seikhlasnya ya rederku sayang 😘