
iya nih othor koq sedih ya yang komen sedikit..yang baca padahal ratusan ribu hiks.. jadi sedih juga seperti Ara
***
Karena kaget dan shock mendengar kata nikah lagi yang terlontar dari mulut Zahra. Ryan , Malik dan Popy tak terpikirkan mengejar Zahra.
Setelah tersadar kalau Zahra pergi baru mereka panik .
" Ara pergi kemana Ry Ara " Pekik Malik . karena ia melihat tas Ara tertinggal di etalase
perhiasan toko .
Mereka bertiga berpencar berkeliling mencari Zahra.
Ryan ke ruangan CCTV untuk mengecek Zahra. terlihat Zahra menaiki taksi di depan lobby.
p
Anak buah Ryan langsung melacak taksi yang dinaiki Zahra.
Terlihat dari GPS Zahra dibawa ke arah mansion mama Zen. Ryan merasa tenang karena Zahra dibawa ke arah pulang.
Mereka bertiga pulang masing-masing membawa cemilan untuk Zahra agar mood nya segera balik lagi dan mode ngambek nya segera off.
Mobil Ryan melaju cepat dan baru saja mobil berhenti tepat di di teras depan mansion orang tuanya.
Ryan menanyakan ke pelayan dimana Zahra,
Pelayanan memberitahukan kalau Nona mereka pulang menangis terisak langsung ke kamarnya.
Segera Ryan menaiki tangga untuk menuju ke kamar panas mereka.
" Sayang, kamu di dalam kan? aku masuk ya. " ucap Ryan perlahan.
__ADS_1
Ceklek, Ryan membuka pintu terlihat Zahra sedang menangis sambil memakan jambu kristal.
" Yank lagi makan apa .. ? " Tanya Ryan hati-hati.
" makan hati " ketus Zahra
Ryan menelan ludahnya mendengar jawaban Zahra.
" maafin yank aku tadi salah ngomong" ujar Ryan lagi
" Yang bilang kamu benar siapa ? " Zahra semakin ketus.
Ryan mengusap kepalanya kasar.
" Kenapa? kesel? aku yang lebih kesel " ujar Zahra lagi
" Iya yank maaf " Lirih Ryan
" Duh harus bilang apa ya takut salah ucap lagi nih " bathin Ryan.
" huh aku ga semurahab itu ya disogok makanan langsung baik " Mulut berbicara berbanding terbalik dengan otak dan hati.
Walau sambil marah ,tetap diambil juga makanan yang Ryan bawa.
" Sini, bukan berati aku ambil aku maafin kamu ya " Zahra mode galak sambil menatap sinis.
" Iya yank iya " jawab Ryan pelan sambil memikirkan cara apa yang harus ia ambil untuk mengembalikan mode manisnya lagi.
" Jawab Jujur Mas, siapa wanita yang mau kamu nikahi ? " Zahra bertanya sambil terisak.
BRAAKKK
Pintu kamar terbuka karena memang Ryan tidak menguncinya dari dalam.
__ADS_1
" Anak kurang asem, berani-beraninya mau nikah lagi, Kamu ga cukup istri satu hah, pletal,Pletak,brukk " Mama memukuli Ryan.
" Ma ampuuun ini ga seperti yang mana dengar " Teriak Ryan kabur menghindari Mama.
" eh " Zahra terhenyak melihat Sang suami di pukuli mama dengan centong dapur.
" MALIIKKK POPPYYY " Ryan teriak dari tangga memanggil 2 pasangan yang malah asik pegang-pegangan di belakang .
Malik berlari ke arah suara Ryan.
" Ma ini kenapa? " Tanya Malik
" ini ya anak kurang cuka berani-beraninya mau nikah lagi istri lagi hamil begitu. Udah Ra udah biarin aja Mama relain kamu sama laki-laki lain kalau begini caranya " ujar Mama kesal esmosi jiwa menjadi satu.
" Huwaaaaaa Oma kalian mau pisahin Mommy sama Daddy kamu dek " Zahra menangis kembali
" eh koq " Mama Bingung.
" Makanya mama jangan main asal pukul aja , aku cuma salah ucap ma jadi begini coba "
Ryan menceritakan kejadian tadi tanpa kurang sedikit pun. sedang Zahra masuk ke kamar ditemani Popy untuk ditenangkan.
" huh mama kira kamu beneran Ry ' Ujar Maka melenggang ke arah kamar Ryan dan Zahra.
" yuhuuuuu sayaaang maafin mama ya mama tadi salah paham ,mama kira beneran taunya kamu salah paham juga sama omongan Ryan karena efek kehamilan si kembar itu loh mood kamu kan suka berubah tuhh" Ucap Mama Tersenyum manis..
" oh gitu ya ma hehe ,baiklah aku minta maaf ya by " Zahra menghentikan nangisnya lalu memeluk suami nya sambil tersenyum.
" Lah ma, gitu doang?? " Ryan ,Malik dan Popy bertanya berbarengan.
" Cukup bilang salah paham aja mood nya bakal balik lagi. " Bisik mama Ke Malik dan Popy . tidak ke Ryan.
***
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya ya rederssss 😘
Like, komen dan vote kalian sangat berpengaruh untuk othor yangbpolos ini 😌