
Baca Juga Yuk
Pagi menjelang kedua insan halal itu masih tertidur tanpa mengenakan apapun hanya selimut yang menutupi tubuh mereka.
Om Hans membuka mata dahulu dibanding Hanna.
Hanna mengeliat di pelukan suaminya.kemudian melepas pelukan sang suami.
Ia menurunkan selimut yang menutupi dadanya tanpa sadar dan terlihatlah bukit kembar milikny yang menjadi candu Om Hans sejak pertama kali bertemu.
" Sayang , " Om Hans membangunkan Hanna.
Hanna yang sangat lelah karena mereka semalam setelah melakukan yang pertama ,melakukan lagi di tengah malam.
Hanna hanya menggeliat dan Bukitnya pun bergoyang tak beraturan. Om Hans yang melihat itu bangkit lagi rasa ingin menerkam Hanna.
Om Hans mendekat dan mulai memberikan sentuhan dengan bibirnya.
Dilummatnya dan juga disesapnya hingga Hanna melenguh.
Perlahan lidah Om Hans turun kebawah ke area favoritnya.
Diulang lagi aktivitas kesukaan Hans semalam yaitu menjilati inti Hanna.
Dibukanya perlahan kaki Hanna, Hanna diam saja karena ia merasa seperti sedang bermimpi.
Lidah Om Hans mulai menari-nari di daerah persawahan Hanna.
Tubuh Hanna merespon dengan baik dan Hanna pun mulai bergelinjang hingga ia membuka matanya.
" Euungghh Om ngapain ? " Hanna membuka matanya kemudian mengeluarkan lenguhannya.
" Bikin enak kamu " Sahut Om Hans masih tetap asix dengan aktivitasnya.
" Eungg Om sini putar badannya " Ujar Hanna menahan sesuatu.
"Putar gimana? " Om Hans bingung.
" Aku aja deh yang muter " Hanna bangkit dengan tubuh polosnya. Ia mencium bibir Hans.
" Enam Sembilan Yuk Om " Ajak Hanna dan berhasil membuat Om Hans tersenyum .
Om Hans berbaring menghadap Hanna sambil kakinya ditekuk setengah dan Hanna naik ke atasnya. Posisi inti Hanna ada diwajah Om Hans dan tongkat ajaib Om Hans ada di hadapan Hanna.
" Gede banget Om " Ujar Hanna takjub.
" Terima kasih sayang pujiannya. Ini mu juga besar ,kembar lagi " Ujar Om Hans sambil memegang benda kembar yang menempel di tubuh Hanna.
Om Hans melanjutkan aktivitasnya tadi. membuat Hanna terbuai..
Hanna pun tak mau kalah aksinya dengan sang suami.
Dijilati dan dikulumm apa yang sudah menjadi miliknya itu.
" Hmm hmm hmm " Kepala Hanna naik turun sambil tangan satunya memijat tongkat yang tidak pegal itu.
Hanna sudah mendapatkan pelepasan pertamanya beda dengan Om Hans.
__ADS_1
Om Hans agak lama jadi Hanna harus bekerja keras dengan tangan dan mulutnya .
Kini jari Om Hans ikutan masuk ke dalam inti Hanna bersama dengan lidah nya Hanna menggeliat tak karuan " Akhh Om.. aku mau yang besar Aja sekalian " Hanna melepaskan pagutan dengan tongkatnya dan langsung memutar tubuhnya.
Hanna tak sabar dan memasukan tongkat ke liang nya kemudian bergoyang.
" Akhh Om ini nikmat banget " Hanna meracau menandakan kalau ia sangat menyukainya.
" Terus sayang , puaskann dirimu ,buat dirimu senang bahagia,dan melayang " Om Hans menyahuti racauan Hanna.
Hanna bergerak cepat dengan pinggulnya dan " Oohh Om... " Hanna terkulai lemas diatas tubuh Om Hans.
" Lagi ? " Tawar Om Hans yang belum melepas cairan sama sekali .
" Tentu , cium aku Om " Ucap Hanna memajukan wajahnya .
" Ok Baby, " Ucap Om Hans kemudian memagut benda kenyal Hanna.
" akhh Om aku cuma dicium aja kepancing lagi . Mau Lagi Om mau lagi,. " Rengek Hanna yang ternyata sangat kuat.
Om Hans terkekeh mendengarnya. Ia tak habis pikir bagaimana bisa mantan suami Hanna melepaskan wanita yang super gemas ini. Apa lagi lebih menggemaskan saat diranjang.
Tapi Om Hans senang, jika tidak dilepas Prass dia tidak akan bisa bersama dengan Hanna .
Kini Om Hans mengambil alih permainan, dia berada diatas mengukung Hanna.
Benda kembar Hanna semakin dibusungkan ke hadapan suaminya.
Om Hans tau Hanna minta disesap. Ia pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Segera disesap pepaya Hanna. Terdengar lenguhan dan dessahan dari dalam kamar pengantin baru itu.
Om Hans terus memompa tubuh Hanna dari pelan hingga saat ini agak cepat.
" Akhh terus Om aku mau sampai ...lebih cepat om jangan berhenti " Racau Hanna. Sepertinya Hanna adalah tipe berisik ya Genks.
" Om Akhhhh aku ma - u - Sam - pai " Hanna terbata-bata berbarengan dengan suara Om Hans.
" Bersama Han .. " Om Hans mengeluarkan laharnya dan terdengar erangann keduanya .
" Akh sayang kamu hebat " Ujar Om Hans ke sang istri yang terkulai lemas.
" Om Lebih hebat, aku suka. Aku gak pernah merasakan seperti ini dan berkali-kali ". Hanna memeluk Suaminya erat.
Setelah mengistirahatkan tubuhnya sebentar ,Om Hans mengangkat tubuh Hanna dan membawanya ke kamar mandi untuk membersihkan diri .
Seperti dugaan para reder, mereka pun melakukan nya lagi di kamar mandi dengan gaya yang disukai Hans. Yaitu dibawah shower dengan Hanna menaik turunkan bagian belakangnya yang sintal itu.
" Akh sayang I Love You " Erang Om Hans.
" I Love you tou Om " Hanna pun menyandarkan tubuh belakangnya di dada bidang Om Hans.
Setelah menyelesaikan ronde kedua di pagi hari. Mereka turun dengan wajah sumringahnya.
Mereka berniat kembali ke rumah hari ini karena Oma Jenny mengabarkan akan pulang ke Jerman besok ditemani Jordan asistennya.
Setelah makan di restoran hotel mereka kembali ke kamar mereka dan mengobrol di atas ranjang.
" Sayang aku mau tanya boleh ? " Ujar Hans sambil membelai rambut Hanna.
" Iya Om, " Sahut Hanna yang memainkan bulu dada suaminya itu.
__ADS_1
" Tapi kamu jangan marah dan jangan ingat-ingat lagi " Ujar Om Hans bertele-tele.
Hanna bingung hanya mengangguk saja.
" Kalau sama mantan mu itu, kamu setiao kali bermain bisa pelepasan berapa kali ? " Tanya Om Hans pelan takut Hanna tersinggung.
Hanna menghela nafasnya.
" haaah Om, aku jarang pelepasan malah . kadang kalau dia minta jatah aku harus menonton film dulu biar basah karena dia sukanya main langsung dan aku jadinya sakit , dan saat ditanya aku pura-pura sudah keluar " Jujur Hanna.
" Hah serius sayang? enak begitu " Tanya Hans kaget mendengar pengakuan Hanna.
" Mau bagaimana lagi, kalau aku tolak aku dosa Om " jawab Hanna.
" Tapi kadang kamu merasakan pelepasan kan? " Selidik Om Hans.
" Ya itu Om aku harus nonton dulu atau membaca yang membangkitkan keinginan " Ujar Hanna sambil tersenyum kecil.
" Pernah gak kamu ingin trus Pras tidak mau? " Tanya Om Hans lagi.
" Pernah ya ,yang pas dia semakin berubah sama aku Aku udah pakai pakaian tipis, menggoda dia ga mau. dan malah pergi ? " Jawab Hanna menringis.
" Trus kamu? " Om Hans terus penasaran dengan kehidupan Hanna.
" hmm " Hanna ragu menjawabnya tapi sepertinya Om Hans tau karena keinginan Itu Hanna sangat besar.
" Sendirian? " Tanya Om Hans lagi dan Hanna mengaku dan mengangguk malu mengaku didepan suami barunya.
" Seriusan? Pake apa? "
" Tangan, ah udah ah Om. aku malu tau. " Rengek Hanna.
" Haha iya iya maaf aku cuma ingin tahu, besok-besok kapanpun kamu mau aku siap dan sangat senang " kekeh Om Hans.
" Hmm Iya " Jawab Hanna masih malu
" Sekali lagi sayang om Tanya " Om Hans semakin dekat dan menghembuskan nafasnya di leher Hanna.
" euunghh Iya Om " Hanna terpancing lagi .
" Trus kamu pakai alat ? " Hanna menggeleng.
" Pakai jari ? " Tangan Om Hans mulai meraba bagian sensitif Hanna.
" Eunggh " Hanna memejamkan matanya dan mengangguk.
" Enakkan pakai jari aku tau gak, " Bisik Hans sambil mencium Bibir Hanna dan tangan satunya mulai membuka kancing depan baju sang istri kemudian menyesapnya.
Hanna pun mulai melayang lagi. dan selanjutnya reder udah tau kan ya..
***
Terlalu hotts ga sih? maaf ya kalau bikin lembab.
Minta like
komen
vote dan hadiah nya dong sayangku 😘
__ADS_1
Favorit juga boleh ,❤️
Salam jari-jari dari Hans dan Hanna.