
Hingga pagi tiba,,
kedua manusia yang sudah halal itu tidur berpelukan seperti tak mau berpisah eeeaaa...
Zahra menggerakkan badannya ke kiri lalu kaget ,ia lupa kalau ia sudah mempunyai suami makanya bisa tidur seperti ini.
" cup cup cup " Zahra mengecup bibir suaminya.
" Hmmmm " Ryan membuka matanya
" Morning sayang "
" Morning By " sahut Zahra tersenyum
" Laper by,," Ucap Zahra manja.
p
" Mau makan apa? " Tanya Ryan
"Mau dimakan by " ucap Zahra menggoda
" Astaga Istri pengertian " Senang Ryan
Tak lama pergulatan itu pun terjadi lagi.
Dan setelah itu mereka mandi bersama.
" Yank kalau tau kamu pengertian begini aku udah nikahin dari dulu " Ujar Ryan sambil menyisir rambut Zahra yang panjang dan bergelombang itu lalu mengeringkan menggunakan hairdryer
" Nyesel selalu datang belakangan by, kalau duluan namanya pendaftaran " sahut Zahra.
" Iya dulu aku kan ingin kamu berhasil menggapai cita-cita kamu dulu " Ucap Ryan
" Ah hubby aku so sweett " peluk Zahra
" Sudah kering rambutnya dan rapih yank, yuk turun " Ucap Zahra
" By kamu bisa ya gunaik hairdryer hahaha nata rambut aku pula " Ucap Zahra geli.
" Bisa ciyynn " Ujar Ryan dengan gaya gemulainya..
__ADS_1
" Ih kamu mirip pria jelly by " kekeh Zahra
" Koq Jelly ? "
" Iya lembek kalau dimakan hahaha " tawa Zahra .
Ryan dan Zahra pun ke bawah tempat saudara dan orangtuanya sarapan.
" eh pengantin baru sampai ga makan malam ya cxcxcx " goda Papa.
" Saya rasa ,saya akan segera mendapat cucu kedua dan Pak Rendra mendapatkan cucu pertama " goda Ayah
" Ayah jadi bar-bar gini ya yank sejak dekat-dekat dengan Papa " Ucap Ryan ngeri bergidik.
Mama dan Ibu melihat cara berjalan Zahra yang sudah merasa aneh terkekeh berjamaah.
" Mau makan apa By? " tanya Zahra yang ingin mengambilkan Ryan sarapan.
" Aku aja yang ambil kamu duduk aja ,aku tau kamu susah jalan " Bisik Ryan hingga Zahra merona malu.
Ryan berjalan ke meja buffet yang berisi berbagai macam sarapan.
Setelah itu Ryan memberikan ke Zahra lalu menyuruhnya memakan sarapannya.
Saat selesai sarapan ,Papa menanyakan Ryan, " Ry kamu mau tinggal dimana nanti "
" Di green house pa " ujar Ryan santai
" kenapa ga dimansion mama saja sih sayang " Tanya mama
" Hmm emang ga mau cucu apa " sahut Ryan santai
" uhuk uhuk " Zahra yang masih mengemil sesuatu tersedak mendengar suaminya yang dingin,pelit bicara menjadi bar-bar dan vulgar itu
" Kenapa yank " Ryan bertanya sambil memberikan minum
" Bar-bar banget ya CEO RN Grup " Ujar Zahra
" Abisnya enak hehe " ucap Ryan asal.
" astaga Yank" Zahra menutup mulut Ryan dengan tangannya.
__ADS_1
" Kalau kamu keceplosan gitu aku ga akan kasih jatah 1 Minggu " bisik Zahra ke telinga Ryan
" Ya ampun jangan Yank " kaget Ryan .
Zahra diam saja mendengarnya.lalu Ryan kembali diam sesuai karakter nya.
" Ra mau honeymoon kemana sayang? " tanya Mama
" Nanti mama siapkan tiketnya " ucapnya Lagi
" ke.. " belum selesai Ryan berbicara sudah di potong Zahra
" Ga usah ma, sepertinya kami tidak perlu honeymoon " ujar Zahra kesal karena suaminya terlalu vulgar padahal ada Zain dan Ziva disana.
Ryan melirik ke Zara lalu terdiam , " dari pada ga dikasih jatah nyonya ,diam sajalah " bathinnya.
" Masa ga ada honeymoon sih , gratis loh sepuasnya papa yang urus perusahaan deh " goda Papa
" Duh kapan lagi coba dibiarin bebas begini " Ryan menatap Zahra sendu " Semoga berubah pikiran " bathin Ryan
" Boleh kemana aja Mah? " tanya Zahra
" Boleh doongg " Tanya Mama yang senang sepertinya menantunya mau honeymoon
" Ke Sumba aja mah, Nihiwatu boleh? " pinta Zahra yang sudah membayangkan suasana yang ia lihat di internet.
" Boleh doongg " ucap Mama antusias.
" oke papa akan suruh orang kita siapkan tiketnya nya " ucap Pap
" Okeehh kita berangkat bersama besok " Ujar Mama dan berhasil membuat anak dan menantunya tersedak kembali.
" Ini sih namanya Honeymoon berjamaah hiks " sedih Ryan
.
.
.
Mampir ke lapak othor ya reder..
__ADS_1
ada Novel baru dan hangat karya terbaru othor 😘
~WANITA TUAN MUDA~