Suamimu, Ayah Dari Anaku

Suamimu, Ayah Dari Anaku
Promo Novel: Pelakor? siapa takut!


__ADS_3

Author bawa Novel kece punya momy ku😘Di jamin bakal buat kalian Candu deh. Ini Novel besst👍🏻👍🏻Di tunggu ya mampir di sanaz❤❤


Jangan salah! Novelnya gak seseram judulnya kok😘


Author: Monstercute


Para tetangga yang tertawa, sambil menikmati jamuan di pesta pesakitanku, mereka pasti akan membuat rumor baru, setelah sebelumnya mengabarkan aku hamil di luar nikah. Sungguh mereka tidak tau prinsipku tentang jomblo fisabilillah.

__ADS_1


Mungkin mereka terlalu iri padaku yang diam-diam menyebar undangan sebelum putri mereka, yang sangat mereka banggakan. Karena sering dijemput pria asing dan sering berganti-ganti pasangan. Jika Zain benar-benar mengucapkan kata keramat itu, bukankah mereka akan tertawa lebih keras?


Tak terasa bulir bening menerobos dari naungannya. Definisi sakit tidak berdarah, hatiku lebam dihantam kenyataan. Aku hanya bisa tertunduk menatap hand bouket dari mawar putih, yang semakin erat kugenggam.


"Kita bicarakan nanti," ucap pria bermata coklat terang di samping yang mengetahui kehadiran air mataku, seraya menyodorkan sebuah sapu tangan bergambar bunga tulip berwarna merah jambu. Saputangan yang cukup girly.


Zain mendecih, karena uluran sapu tangannya tak kunjung kuraih. Aku lebih memilih menyeka air mataku dengan punggung tangan. Biar dia tau bagaimana lelahnya diabaikan.

__ADS_1


Aku menoleh ke arah sumber suara, yang sebelumnya sedang bersitatap dengan Zain. Mataku menangkap sosok tante kesayanganku dengan balutan gaun berwarna abu muda dan hijab dengan warna senada. Wajahnya sangat cantik, dihiasi dengan senyum yang begitu merekah.


"Selamat ya sayang," ucapnya sambil menyeka sisa air mata di pipiku, lalu merengkuhku ke dalam pelukannya.


"Sekarang kamu adalah seorang istri, jagalah martabat dan kewibawaan suami. Jadilah istri yang soleha yang bisa membantu suami berbakti kepada kedua orangtuanya. Juga peneduh pandangan bagi suami, karena suamimu bisa menjadi Surga untukmu."


Juga menjadi Neraka bagiku, jawabku dalam hati. Perlahan pelukan tersebut dilepaskan. Kulihat matanya berkaca-kaca dan bibirnya memaksakan sebuah senyuman. Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, lalu bergeser dua langkah ke sampingku.

__ADS_1


Zain menanggapi ucapan tante Aira dengan senyuman. Aku dititipkannya pada pria yang kini bersetatus sebagai suamiku. Tanteku menaruh harapan yang besar pada lelaki yang telah meremukkan hatiku sesaat setelah akad. Bagaimana jika tante tahu topeng sesungguhnya yang menutupi wajah Zain, apa dia juga mau melepaskan keponakannya ini pada lelaki itu?


Beberapa kerabat pun mulai mendekat, mengucapkan kata selamat yang semakin membuat hatiku terasa tersayat. Mungkin setelah mereka pergi, pernikahanku juga akan segera tamat. Sungguh, duniaku benar-benar seperti akan kiamat.


__ADS_2