
PROMO NOVEL KOCAK. DI JAMIN BIKIN KERAM PERUT.
Author : Kim Suh A
Cuplikan
"Heh, kamu!" panggil pemilik mobil itu.
Naya melihat ke arah pria yang ada di dalam mobilnya. "Aa teh manggil Naya?" Naya menunjuk dirinya sendiri.
"Iya, kemari!" titah pria itu.
Naya pun mendekati mobil itu. "Ada apa? Kenapa manggil Naya? Aa teh kenal sama Naya?" tanya Naya dengan wajah yang kebingungan.
__ADS_1
"Masuk!" titah pria itu, ketus.
"Hah?" Naya mengerutkan keningnya.
"Astaga, saya bilang masuk! Kau cucunya Nenek Aminah 'kan?" pria itu menatap tajam Naya.
"Eh, Aa kenal sama Naya? Aa teh peramal ya? Nyahoan (bisa tau gitu)." timpal Naya.
"Saya nggak kenal, saya ke sini untuk menjemputmu. Jadi, jangan ngomel mulu! Masuk!" perintah pria itu.
"Heh, ngapain duduk di belakang? Saya bukan supirmu. Cepat pindah duduknya, duduk di depan!" protes pria itu.
"Ih, meni repot pisan naik mobil teh. Yang penting mah duduk." Naya terpaksa keluar dari mobil dan masuk kembali lewat pintu sebelah kiri. Kali ini Naya duduk di kursi penumpang sebelah kursi kemudi.
__ADS_1
"Pakai seat belt!" titah pria itu.
"Seat belt itu apa, Aa?" tanya Naya dengan wajah lugunya.
"Oh astaga, kau tidak tahu seat belt?" pria itu membelalakkan matanya menatap Naya.
Naya menggelengkan kepalanya. "Gadis macam apa tidak tahu seat belt, dia hidup di jaman apa?" umpat pria itu dalam hatinya.
Lalu pria itu mendekatkan dirinya pada Naya. Pada saat tangannya hendak mengambil seat belt, Naya menepis tangan pria itu dengan kasar.
"Heh, Aa teh mau ngapain? Jangan macem-macem sama Naya!" bentak Naya.
"Dasar gadis gila! Siapa yang mau macem-macem sama gadis sepertimu? Saya mau memakaikan seat belt untuk keselamatanmu!" timpal pria itu dengan wajah yang gemas melihat Naya.
__ADS_1
"Ini bukan seat belt! Ini sabuk pengaman!"
"Terserah kau saja, gadis aneh," ketus pria itu sembari melajukan mobilnya.