Suamimu, Ayah Dari Anaku

Suamimu, Ayah Dari Anaku
PROMO NOVEL : Hati Yang Terbagi


__ADS_3

Guys, Ini Novel author yang akan Publish besokšŸ˜Jangan Lupa Mampir ya GuysšŸ¤—Ingat! NOVEL INI MENGANDUNG TENSI😁JADI JAGA EMOSI KALIAN YAšŸ˜ŽMAKILAH PEMERANNYA SESUKA HATI KALIANšŸ˜ŽAKU RELA


Pokoknya Jangan Lupa mampir Besok ya😘Author Aisyah az... jangan salah🤣🤣


BUGH!


Suara yang keras terdengar begitu nyaring di salah satu kamar. Di mana saat ini seorang pria tengah menatap wanita yang berstatus dan menyandang gelar sebagai istrinya dengan tatapan yang tajam dan garang.


Di tangannya saat ini ada ikat pinggang, di mana benda itu dia gunakan untuk memukul wanita yang sedang menahan sakit di bagian punggungnya.


''Jika kau berani memasak untukku lagi, maka jangan berharap tanganmu masih utuh di tempat! Kau paham!'' bentak Carlen.


Setelah mengatakan itu, Carlen pergi dari kamar menuju ruang kerjanya. Sementara wanita yang baru saja disiksa olehnya sedang menangis sambil meremas gamis yang saat ini sudah robek di bagian punggung.

__ADS_1


''Sampai kapan kamu akan seperti ini, mas? Apakah aku harus menunggu cintamu dengan siksaan yang selama ini kamu berikan kepadaku?'' ucap Maya sambil menangis tersedu-sedu.


Candramaya Saraswati, wanita cantik berusia dua puluh lima tahun, harus menikah dengan seorang pria kejam dan dingin bernama Carlen Nardo Dalmiro.


Wanita itu tidak bisa menolak permintaan sang kakek, dari Carlen untuk menikahi cucunya. Selebab hutang almarhum kedua orang tuanya sangat banyak, ditambah mereka juga sudah dijodohkan sedari kecil.


Ingin rasanya Maya menyerah akan rumah tangga yang sudah dijalaninya selama dua tahun bersama dengan Carlen. Di mana bukan hanya fisik saja yang tersiksa, tapi batin juga.


Wanita itu bangkit lalu berjalan ke arah cermin dan membalikkan tubuhnya, di mana luka yang belum sembuh akibat cambukan kemarin malam, kini sudah ditambah lagi. Mengakibatkan luka itu semakin besar dan menganga.


Rania, wanita cantik yang berusia 20 tahun. Saat ini dia masih berstatus kuliah, tapi dadis itu juga yang paling dekat dengan Maya, dan dia paling menentang jika Carlen menyakiti kakak iparnya.


Namun sekuat apapun Rania menolak dan juga menentang, tetap saja, kekuasaan Carlen di keluarga itu sangat besar. Karena dialah pengganti dari keluarga Dalmiro.

__ADS_1


''Mbak Maya, tidak papa? Astaga! Kak Carlen benar-benar kejam. Tidak seharusnya dia melakukan ini kepada Mbak!'' geram Rania dengan nada yang sedih, saat melihat luka-luka yang ada di punggung Maya.


''Tidak apa-apa, Rania. Ini hanya luka kecil kok. Lagi pula, nanti setelah dibalur dengan salep juga pasti akan sembuh,'' jawab Maya dengan tenang sambil tersenyum ke arah Rania.


Dia tahu, gadis itu pasti mengkhawatirkan tentang keadaannya. Maya juga sangat menyayangi Rania dan menganggapnya seperti seorang adik, karena memang dia adalah anak satu-satunya di keluarganya.


''Ya sudah, kalau begitu, Rania bantu obati ya Mbak?'' ucap Rania kembali.


Maya mengangguk, kemudian dia berjalan ke arah kamar mandi bersama dengan Rania, lalu mulai membuka bajunya. Sementara itu, Rania merasa miris melihat luka lebam dan juga goresan yang mengeluarkan darah di punggung kakak iparnya.


Entah setan apa yang merasuki kakaknya, sehingga mampu berbuat keji seperti itu kepada sang istri. Satu tetes air mata lolos dari kedua mata indah milik Rania.


Bagaimana tidak? Dia begitu sangat sedih melihat luka di tubuh Maya. Entah Rania tidak bisa membayangkan bagaimana jika dia berada di posisi wanita itu.

__ADS_1


''Aawh ...sshh ...'' Maya meringis saat Rania mengoleskan salep pada luka-lukanya.


''Tahan ya, Mbak. Aku olesin pelan-pelan,'' ujarannya sambil menahan Isak tangisnya.


__ADS_2