TAKDIR KU

TAKDIR KU
cahaya ku


__ADS_3

pagi itu viza benar-benar sudah tidak mampu menahan rasa mual dan pusing,akhirnya dengan susah payah viza pergi ke sebuah kelinik dan memeriksakan kondisinya.


"selamat nyonya viza anda sekarang sedang mengandung, dan usia kandungan anda memasuki minggu ke 15 bayinya sehat nyonya,saya harap nyonya lebih berhatiw dalam melakukan pekerjaan. "jelas dokter yang di hadapannya, dokter tersebut tidak mengetahui kalau viza masih lajang.


dokter itu melihat keanehan dari ekspresi viza"nyonya apa anda baik-baik saja?"tanya dokter tersebut.


viza hanya tersenyum dan berpamitan kepada dokter tersebut. viza melangkah keluar kelinik dan berharap dia bermimpi saat itu. dalam perjalanan pulang viza duduk di sebuah kursi taman didekat perumahan nya. viza tersenyum dalam tetesan air matanya. mengapa ya tuhan kau uji aku seperti ini... jika ini yang terbaik dari mu akan aku jalani kehidupanku dengan lapang dada, beri aku kekuatan ya tuhan.


hujan mulai turun viza pun engga beranjak dari kursi taman tersebut. viza tidak menydari kalau ada sepasang mata yang melihatnya sedari tadi, saat baru saja ingin bangun dari duduknya viza tibaw merasakn pusing yang sangat berat di kepalanya. viz a pun terjaatuh pingsan .sosok yang memperhatikannya lantas menghampiri dan membawanya ke rumah sakit, viza masih belum sadarkn diri sehingga ia sampai di rumah sakit.

__ADS_1


ke esokan paginya viza membuka matanya dan melihat di sekeliling nya, ia heran bukannya semalam dia pingsan di taman lantas siapa yang membawanya ke rumah sakit.


"selamat pagi nona viza apa anda baikcbaik saja. "tanya dokter tampan di hadapan nya. viza menyadari bahwa dokter ini yang kemarin ia temui.


"hai dokter senag bisa bertemu dengan anda lagi."jawab viza


"maaf semalam saya mengikuti anda secara diam-diam, waktu setelah memeriksa anda saya selesai jam tugas makanya saya putuskan mengikuti anda dan kebetulan arah rumah saya searah dengan jalan yg anda tempuh"jelasnya"semalam anda pingsan dan saya langsung membawa anda ke rumah sakit, maaf"ucapnya lagi


seketika suasana terasa hening viza tak kuasa menahan kantuk di matanya karena pengaruh obat mungkin sehingga ia sangat mengantuk. ia tertidur pulas tanpa ia sedari sang dokter terus-terus merawat dan memperhatikannya.

__ADS_1


hari berganti hari akhirnya viza menjadi akrab dgn dokter yang merawatnya dokter bastian. sehingga mereka kini hidup berjiranan, viza menyadari perhatian dokter bastian terlalu berlebihan terhadapnya namun ia beraikap seolah-olah ia tak menyadarinya. dokter bastian bahkan pernah sesekali menawarkan untuk hidup bersama namun viza masih menolaknya dengan berbagai macam alasan.


setelah sekian lama akhirnya masa yang viza tunggu-tunggu pun tiba,,, waktunya melahirkan, sebastian masih senantiasa menemaninya hingga operasi cs pun selesai, viza memiliki bayi perempuan yg sangat manis. ia tersenyum saat sebastian membawa bainya kepada nya.


"akan ku beri nama apa dia? alexsandria dan aku akan memanggilnya lexsa. apakah bagus menurutmu sebastian? "tanya viza


"alexsandria nama yg cukup bagus, dan panggilannya lexsa ya,,, bagus lah vi..."ucap sebastian


seperti keluarga sebastian merawat viza dan lexsa setiap hari sebastian selalu memperhatikan viza dan putrinya.

__ADS_1


"viza,,, maaf sebelumnya aku hanya ingin bertanya pada mu, tidakkah kau ingin kan sebuah keluarga? bagai mana kalau kita buat keluarga kecil kita, kau aku dan juga lexsa! "seru Sebastian


viza bingung ingin menjawab apa. ia hanya tersenyum dan beranjak ke dapur,, sebenarnya perasaan viza sedang kacau... banyak benda yg ia pikirkn...


__ADS_2