Tawanan Cinta Sang Mafia

Tawanan Cinta Sang Mafia
Hari pernikahan


__ADS_3

Hari pernikahan...


Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, tibalah dimana Elena dan juga Dav akan melangsungkan upacara pernikahannya.


Pernikahan mereka di adakan di salah satu gedung ternama di kotanya. Sam yang sudah babak belur karena perintah sang bos yang terlalu mendadak itu, kini sudah bisa bernafas dengan lega. Persiapan untuk acara pernikahan sang bos sudah selesai. Dekorasi yang begitu menakjubkan, membuat Sam puas. Karena ia sangat yakin jika sang bos pasti akan sangat menyukainya, dan tentunya ia akan mendapatkan bonus yang sangat besar. Membayangkannya saja, membuat Sam tersenyum merekah seperti orang gila.


***


Dav tersenyum saat melihat bayangan dirinya dari balik cermin, ia terlihat sangat tampan memakai setelan tiga potong dengan dasi kupu_kupu yang bertengger di lehernya. Hari ini adalah hari pernikahannya dengan Elena. Dav sudah tidak sabar untuk berdiri di atas Altar, mengucap janji suci sumpah setia seumur hidupnya dan menjaga Elena sebagai istri tercintanya.


Sam berjalan menghampiri dirinya, Sam pun terlihat sangat tampan mengenakan setelan tiga potong, juga dengan gaya rambut yang di sisir rapi tidak seperti biasanya. Melihat sang bos tersenyum bahagia, Sam pun turut bahagia, ini adalah pernikahan istimewa sang bos, dan juga pernikahan dadakan yang hanya memerlukan waktu tiga hari saja.


"Anda sudah siap?"Tanya Sam sambil menatap bosnya yang masih tersenyum menatap dirinya di balik cermin.

__ADS_1


"Hmm...."Dav hanya mendehem pelan, kemudian ia berbalik dan menatap Sam datar. "Bagaimana? Apakah ada yang kurang dengan penampilanku?"Tanyanya membuat Sam terkeheh pelan.


"Anda sudah sangat tampan, bos. Tidak ada yang kurang satu pun. Saya jamin, anda akan menjadi pengantin pria yang paling tampan di dunia ini."Jawab Sam sambil mengangkat ibu jarinya.


"Kau terlalu berlebihan."Dav berjalan melewati Sam, ia berdiri di dekat jendela."Pastikan semuanya berjalan lancar hingga acara pernikahanku selesai. Biarkan seluruh dunia tahu, jika Elena adalah milikku."Perintahnya dingin. Ia sengaja menyuruh Sam untuk mengundang beberapa awak media untuk meliput pesta pernikahannya dengan Elena. Dav ingin seluruh dunia tahu, jika Elena adalah istrinya, terutama Deon.


"Bos, tenang saja. Semuanya sudah saya atur dengan baik. Anda hanya perlu menikmati pesta pernikahan anda, tanpa perlu memikirkan hal lainnya."Jawab Sam, dengan rasa percaya dirinya yang tinggi.


"Terima kasih, bos."


"Hmmm."Dav kembali menatap luar jendela. "Elena sebentar lagi kamu akan resmi menjadi milikku, dengan begini, tidak ada lagi laki_laki lain yang berani mendekatimu, terutama Deon si cecunguk kecil itu."Batin Dav sambil menyunggingkan senyuman di wajahnya yang tampan.


"Lima belas menit lagi, acaranya akan segera di mulai, bos."Ucap Sam mengingatkan sang bos tentang acara pernikahannya yang sebentar lagi akan di laksanakan.

__ADS_1


"Hmmm, aku tau. Aku juga sudah tidak sabar untuk melihat seberapa cantiknya Elena mengenakan gaun pengantinnya."Dav kembali menyunggingkan senyumannya, ia benar_benar tidak sabar untuk melihat Elena mengenakan gaun pengantin, juga riasan wajah Elena. Pasti sangat cantik. Pikir Dav.


"Pasti sangat cantik, bos. Anda berdua adalah pasangan yang sangat serasi, yang satu sangat cantik, dan yang satunya lagi sangat tampan. Saya yakin seluruh dunia akan iri melihat kalian berdua."


"Ekhmmm... Kau terlalu memuji, Sam. Sebaiknya kau keluar dari sini, dan lihat apakah para tamu sudah pada datang."Perintah Dav sedikit tersenyum mendengar kata_kata yang di lontarkan oleh asistennya itu.


"Baik, bos. Kalau begitu, saya permisi dulu."Pamit Sam sambil terkekeh pelan. Dav hanya menganggukkan kepalanya, lalu setelah itu, Sam pun keluar meninggalkan Dav sendirian.


Dav Jonathan William



Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2