The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Kabar dari jauh


__ADS_3

Gauri telah selesai mempersiapkan makan pagi di bantu oleh yang lainnya , semua orang telah berada di sana untuk makan bersama sama . Kebiasaan yang sudah lama di terapkan .


"Apa semuanya sudah berkumpul ?? " Tanya bibi Rupa ,


"Belum , tunggu sebentar lagi . " Ucap tuan Kakkar


Zara tampak berjalan ke arah mereka . Zara terlihat cantik menggunakan saree berwarna biru laut , Rambutnya yang panjang di biarkan tergerai .


Melihat siapa yang datang Gauri jadi terkejut, tadi malam saat rombongan Tuan Kakkar tiba dia sudah tertidur sehingga tidak tau jika Zara datang ke sini, orang orang juga tidak membicarakan tentang gadis itu .


"Maaf aku terlambat, .. " Zara segera duduk di tempat yang di tunjukkan Payal .Mereka lalu mulai makan bersama .


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


"Aku mohon , bersikap baiklah padanya ..." Ucap Taemin pada istrinya yang tengah melipat pakaaian si kecil . Taemin mencoba berbicara pada payal untuk mau bersikap baik pada Putri Zara terlepas dari kejadian masalalu.


"Ya , aku akan berusaha , kau tidak perlu hawatir... tunggu ...kenapa kau jadi sanggat perhatian padanya....apa jangan jangan..."


" Jangan jangan apa ??? jangan berfikir yang tidak tidak .... selama Juho tidak di sini , aku yang akan mengantikannya untuk menjaganya . Ini hanya demi Juho , kau tau arti Putri Zara baginya...."


Taemin menjelaskan secara panjang lebar .


"Kau begitu menghormati Juho.... aku tau kau teman yang baik...."


"h h.... Jadi jangan cemburu padanya . . . aku hanya mencintai mu ... "


"aku...cemburu....astaga..."


"baiklah kalau tidak.... itu lebih bagus....."


βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨πŸ•³πŸ•³πŸ•³πŸ•³πŸ•³


Zara berjalan jalan mengelilingi tempat itu , melihat keadaan sekitar . Dia tentu sangat bosan jika harus berada di kamar terus sehingga ia memutuskan untuk melihat keadaan sekitar . Matanya menangkap tumbuhan yang rimbun , tanaman bunga mawar itu terlihat rimbun meski belum ada tanda tanda berbunga lagi .


Zara sedikit menghela nafas yang mendadak terasa berat. di sekitar sana ia berpasasan dengan orang orang yang melakukan aktifitas sehari hari seperti biasa , ya...Zara hanya berkeliling seorang diri.


Zara terus berjalan jalan di sana, langkahnya terhenti di sebuah tempat yang di pagar kokoh. disana ada tanda merah yang entah kenapa ada di depan pintu gerbangnya. Zara perlahan akan memasuki tempat itu .


" Berhenti....." !!!! Mendengar teriakan seseorang Zarapun menoleh , dilihatnya bibi Rupa yang berjalan tergesa gesa menyusulnya.


"Bibi..."


"Apa yang kau lakukan di sini ??? apa nona tidak melihat tanda merah ini ??? ini tandanya tidak ada yang boleh masuk ..."


"Maafkan aku bibi... aku tidak tau.... memangnya ini tempat apa ...? ...."

__ADS_1


"Ini tempat yang berbahaya , di dalam sana ada Chorong dan Raza... Hanya orang orang tertentu yang bisa masuk , selain Juho tidak ada yang bisa mengendalikan mereka. Ini kediaman Pribadi Juho....." Mendengar itu Zara menjadi sedih


"h......"....


"Ayo pergi dari sini..... " Ajak bibi Rupa seraya mengandeng tangan Zara , ya...menggandeng . Tadi pagi Tuan kakkar telah menjelaskan lebih rinci perihal Zara yang membuat bibi Rupa sedikit bersimpati padanya.


.............. ..........


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Juho melihat seorang pemuda yang di kenalnya, bukankah itu Sahil ? ya..itu benar dia...Sahil berjalan bersama paman Chunso mendekat ke arah Pangeran Seong Jun.


pm"Apa yang kau lakukan di sini ??? 🀨" Tanya Juho langsung pada intinya , dia tidak ingin berbasa basi lagi. jika Tuan Kakkar sampai mengirim Sahil , pasti ada sesuatu yang sangat penting .


"Tuan , ada pesan dari Tuan Kakkar . " Sahil segera menyerahkan surat itu ..


Perlahan Juho mulai membuka surat dan membacanya... nafasnya mendadak menjadi memburu karena menahan amarah , terlihat jelas sekali ekspresi di wajahnya itu.Urat lehernyapun nampak begitu jelas.😠😠😠


"Paman , kita kembali kesana...sekarang.... "


"kembali ???....apa maksud...."


"Kita kembali ke kerajaan suryavans...."


Suryavans.. itu adalah kerajaan milik putri Zara , ada apa ?? apa isi surat itu ? sampai sampai saat ini pangeran seong Jun ingin segera pergi ke sana.


" Bagaimana dengan pekerjaan kita di sini , ada apa ....???"


Juho lalu menyerahkan surat itu dan membiarkan paman Chunso membacanya...


Juho melihat Dongwon sedang mengawasi para pekerja tak jauh dari sana , entah kenapa Dongwon merasa seperti sedang di perhatikan .


Bulu kuduknya tiba tiba berdiri 😱😱, ia mengusap lehernya yang mulai meremang seraya menoleh dan melihat pangeran Seong Jun sedang menatapnya tajam dan memberi isyarat untuk mendekat. PANTAS SAJA...😳😳😱😱 ada apa ini??


Dongwoon langsung berlari ke arah Juho , dia tidak mau sang pangeran sampai menunggunya terlalu lama . Berhadapan dengannya cukup membuat Dongwoon jadi sedikit ..eh tidak... banyak rasa takutnya.🀣🀣🀣🀣


"yang mulia memanggilku ??..."


"Suruh Chilsook ke sini ...sekarang juga..." singkat jelas padat...


"Baik ..." Dongwoon segera melaksanakan perintah , lagi lagi dia merasakan aura negatif dari sang pangeran , sepertinya dia sedang kesal...astaga...kapan pekerjaan di sini akan segera selesai . Dia ingin segera bertugas di bawah pangeran Ji Yong saja , lebih sehat untuk jantungnya .


πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’........


Chilsok akhirnya datang bersama Dongwoon. Sebenarnya dia ingin langsung pergi saja , namun lagi lagi dia bisa menangkap tatapan Pangeran Seong Jun yang seolah mengatakan padanya untuk tetap tinggal .

__ADS_1


Merekaa segera mendekat , disana ada Juho , Paman chunso dan Sahil.... eh kapan dia sampai di sini ??


"(Sepertinya ada yang tidak beres sampai bocah ini di kirim kesini.....) Yang mulia.." Chilsok memberi hormat pada Juho. Sejak di tempat ini dia selalu bersikap formal, apalagi dengan bertambah dinginya cuaca di sekitar pangeran . Dia jadi semakin segan saja.


"Chilsook kau akan memimpin pekerjaan di sini , Dongwon akan membantu mu. aku tidak ingin ada kesalahan sedikitpun, serahkan surat ini pada Adikku . Pastikan tidak ada yang tahu" Juho menyerahkan sebuah surat yang sudah di tulisnya tadi pada Dongwoon.


" Yang mulia kenap..." Belum selesai bicara Juho sudah menyelanya terlebih dahulu.


"Aku akan kembali ke hutan larangan sekarang juga. ..." Juho mengucapkanya menggunakan bahasa asing yang tidak di ketahui Dongwoon


"Apa ada masalah , aku akan ikut bersamamu pangeran..."


"Tidak !! itu tidak baik untuk mu . . "


"( apa ini karena aku mabuk laut...aishhhh... ini benar benar memalukan .).".. Chilsook mengira ngira sendiri alasan kenapa dia tidak diajak kembali ke sana.... itu alasan yang cukup memalukan untuknya , jika Taemin sampai mengetahui masalah ini dia pasti akan menjadi bahan cibiran olehnya, sungguh malang .


"Kau pasti sudah tau alasannya , aku tidak perlu memberitahu mu lagi.. "


"(Yang mulia bisa menebak fikiran ku lagi... aishhh.....)..."


"Dongwoon. "


"S s s saya yang mulia ,..."


"Aku berharap banyak pada mu , jika adikku memilih mu untuk berada di sekelilingnya . Itu berarti kau memang salah satu orang yang sangat dia percaya . Aku juga akan memercayai mu... Bekerjasamalah dengan Chilsook ... "


"(...eh... apa pangeran baru saja memuji ku.... apa aku harus merasa senang atau bagaimana ? )..."


"Aku sudah membuat semua perincian di sini , selanjutnya kalian yang akan melaksanakannya. Selalu waspada !! aku pergi...." Juho menepuk pundak Chilsok dan dongwon bersamaan , kemudian langsung pergi dari sana bersama Paman Chunso dan Sahil .


" Hah.... hah.....aegyo... akhirnya aku bisa bernafas juga....." Dongwon meraba dadanya yang terlihat kembang kempis saking tegangnya.


"Kau kenapa ? mau ku buatkan ramuan untuk sesak nafas ? ? ? ..." Chilsok melihat ke arah Dongwon dengan tatapan heran , dia sebenarnya tau jika Dongwon merasa takut jika berhadapan dengan Juho .


" Tidak ..tidak perlu.... Mm kira kira ada apa dengan Pangeran Seong Jun...? ?... sepertinya ada sesuatu yang menganggunya..." Dongwoon memberanikan diri untuk bertanya.


" Sepertinya dia sedang ingin memb#nuh seseorang ..."


"Apa!!!....."


" Jangan di fikirkan , sebaiknya kau segera mengirimkan surat itu .... dan segera kembali ke sini...ada banyak pekerjaan yang harus kita lakukan..."


"... "


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Hai readers sejauh ini apa kalian tau ada rahasia apa dalam cerita ini ??? apa kalian menyadari sesuatu yang kak Ceri selipkan ???


Jangan lupa like coment ..share...dan selalu mendukung karya ini agar bisa bernafas lebih lama... bertahan sama kuatnya.... dan Berkembang sebagaimana mestinya....good night....


__ADS_2