The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Bunga bunga


__ADS_3

"Mereka pergi tanpaku , kenapa mendadak sekali . (Apa yang membuat Pangeran mau kembali ??? ) " Taemin duduk dan memikirkan tentang pesan yang di bawa sahil untuknya


πŸŒ»πŸ•ŠπŸ•ŠπŸπŸ•ŠπŸ•ŠπŸŒΊπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ’πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ‘πŸ•ŠπŸ•ŠπŸŒΏ


Juho dan Chilsook melihat tempat itu dengan bengong bengong ternyata tempat itu adalah tempat para Gisaeng tinggal , Juho menoleh ke arah Chilsook dengan tatapan penuh arti. Chilsook hanya menelan ludah saat mendapat tatapan itu


"h e he he... aku juga tidak tau tentang ini πŸ˜…πŸ˜… . ." Chilsook mencoba mencoba tersenyum mencairkan suasana yang berubah menjadi sangat kaku antara mmereka


saudagar itu tampak tertawa tawa saat berbicara dengan para gisaeng .


"Hei anak muda , pergi dan nikmati harimu . . Tuan chilsook selamat bersenang senang " Dia lalu pergi menemui para gisaeng


"apa yang akan kita lakukan di sini " Chilsook masih diam saja


Dari kejauhan seseorang tampak memperhatikan mereka berdua dari jauh memastikan bahwa itu benar mereka atau bukan


^^^"kita pergi saja." Juho berniat melangkah pergi , chilsook menunduk karena merasa telah membuat kesalahan^^^


"Tuan silahkan masuk , kenapa hanya di luar ? lebih baik berbincang bincang dengan kami di dalam. " dua orang gisaeng mendekati mereka. Juho sama sekali tidak perduli.


"(Tuan ini tampan sekali 😍😍😍)" mereka berdua terlihat mencuri curi pandang pada juho, pemandangan seindah itu sayang sekali kalau harus di sia siakan


"Chilsook ayo pergi " ucap Juho begitu dingin dia berjalan pergi dengan hati yang kesal


"Tuan juho, anda benar tuan juho ? " Seorang gisaeng yang begitu cantik menyapa mereka


"(siapa dia )" chilsok melihat ke arah juho apa benar pangeran mengenalnya


Wanita itu membungkuk memberi hormat pada Juho dan Chilsok


"Aku tidak mengenalmu " ucap Juho dingin


"Tentu saja tuan tidak mengingatku. mari , tidak baik berbicara di luar . Mari masuk " Wanita itu mempersilahkan juho dan chilsok untuk ikut dengannya


Karena penasaran Juho mengikutinya , bagaimana dia bisa tau namanya ? siapa wanita itu. Orang orang memperhatikan mereka yang baru saja masuk dengan Gisaeng terbaik di sana . Bahkan sangat sulit untuk membuat janji dengannya , meskipun itu untuk orang kaya sekalipun.


Wanita itu mengajak mereka ke sebuah ruangan khusus .


"Nyonya anda kembali " tanya gisaeng lain


"Tolong siapkan hidangan untuk tamu istimewaku ini ."


"Baik "


"h h h aku menunggu penjelasanmu " Ucap juho membuka pembicaraan


" oh , tentu saja tuan ...maafkan aku, apa tuan ingat saat di kapal dulu pernah menyelamatkan seorang anak perempuan dari perampok ?? "

__ADS_1


Juho mencoba mengingat ingat kejadian itu, dahinya berkerut . Dia menatap tajam wanita di depannya , sepertinya dia ingat . Tapi kejadiannya memang sudah lama sekali ..itu adalah kali pertama dirinya berlayar.


"Kau gadis pelayan itu ? ? " Tanya Juho memastikan


"benar itu aku , aku belum sempat berterimakasih pada tuan sebelumnya . Jika bukan karena tuan tuan entah bagaimana nasibku sekarang , aku benar benar berhutang budi . beberapa waktu yang lalu aku juga bertemu dengan tuan chunso ."


"kau bertemu pang..eh paman chunso.." chilsok segera menutup mulutnya karena hampir kelepasan bicara


"Tidak apa apa tuan, aku tau kalau beliau seorang panglima kerajaan. Dan aku juga tau siapa tuan Juho sebenarnya " Wanita itu tersenyum lagi


"darimana kau tau ? apa tujuanmu " tanya Juho lagi


"Tenanglah tuan ,,,aku sama sekali tidak memiliki tujuan buruk. "


seseorang masuk menghidangkan makanan dan minuman untuk mereka, setelah selesai dia kemudian pergi lagi


"Ada banyak bangsawan yang pernah ku temui, dulu salah satu dari mereka memiliki gambar panglima chunso , sepertinya ada yang mencari kalian tapi mereka semua gagal. Aku lansung bisa mengenalinya , dari sanalah aku tau informasi mengenai kalian.


"berarti kau dekat dengan mereka." tanya chilsook


"ya , bisa di bilang begitu.."


πŸƒπŸƒπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸπŸπŸπŸπŸπŸ


Zara menjalani hari harinya di tempat itu dengan penuh kebosanan, terbiasa menyelinap istana dan hidup dengan bebas membuatnya begitu jenuh jika harus selalu berada dalam istana. Dia tidak sabar menunggu esok hari, pangeran Jeet telah setuju untuk mengantarkannya kembali pulang.


" Kenapa pulang, ajak dia tinggal beberapa hari lagi . "


"Bu , nanti kalau kami sudah menikah tentu dia akan selalu di sini ..lagi pula sebentar lagi kita harus mempersiapkan segalanya untuk menghadapi perang besar ." Pangeran Jeet mencoba menjelaskan


"h h h Baiklah kalau begitu " Ratu akhirnya mengalah


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Juho dan chilsok berjalan ke luar , pertemuan singkat mereka dengan Gisaeng gyoul ui ternyata ada baiknya juga. Juho jadi mengetahui beberapa hal yang terjadi di istana , wanita itu juga bersedia membantu jika sewaktu waktu Juho membutuhkan keahliannya dalam mengorek informasi dari para bangsawan.


"Apa yang di katakannya benar? "


"Mungkin saja, kita pergi ke tempat lain "


"Kemana.. ???"


"mencari hadiah untuk ibuku."


πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ€“πŸŒ»πŸŒ»


Zara merasa senang karena besok dia akan kembali ke rumahnya sendiri, shagun senang melihat putri kembali tersenyum .

__ADS_1


"putri, bukankah sepertinya ada yang aneh..? " ucap shagun kemudian


"aneh apa maksudmu shagun ?" Zara tidak mengerti


"bukankah seharusnya kita disini 3 hari lagi, kenapa tiba tiba pangeran Jeet setuju untuk mengantar kita pulang. Bukankah beberapa waktu yang lalu dia ingin kita tetap di sini sementara waktu " ucap shagun


"Entahlah, kau sangat menyukai tempat ini rupanya "


"bukan begitu "


"Sudah, tidak perlu di fikirkan lagi . yang penting besok kita bisa kembali .Aku sudah rindu dengan anak anak nakal itu "


"( seharusnya tuan putri bisa bersemangat seperti itu saat ada di sini, tempat ini akan menjadi tempat tinggalnya setelah menikah nanti .)" shagun hanya mengutarakan pendapatnya dalam hati


Zara sejenak terdiam ,,,, dia seperti sedang memikirkan sesuatu .Tapi shagun enggan menanyakannya, sekilas dilihatnya putri zara menghela nafas sambil memegang dadanya .


Ekspresinya datar namun pandangan maanya tidak bisa menyembunyikan apa yang ada dalam hatinya, dia tampak sedikit muram


"TOK"


"TOK"


"TOK"


Suara pintu di ketuk


"Masuk ," ucap Zara mengizinkan


Setelah di buka ternyata itu adalah pangeran Jeet singh , melihat itu shagun langsung membungkuk memberi hormar


"selamat datang pangeran, putri aku akan pergi sebentar ,, permisi " Shagun segera meninggalkan tempat itu, dia tentu tidak bisa di sana saat ini. Mereka pasti membutuhkan waktu untuk berbicara berdua saja .


"Apa aku bisa minta waktumu sebentar ??" Ucap pangeran Jeet singh


"Silahkan,,,,,," Putri Zara mempersilahkan Pangeran Jeet untuk duduk


"Maafkan aku karena selama di sini aku tidak bisa sering serig sering menemanimu untuk berkeliling. aku sungguh sangat menyesal "


"Tidak apa apa pangeran , aku tau sebagai seorang putra mahkota tentu memiliki banyak tugas dalam kerajaan. Lagi pula yang mulia ratu selalu menemaniku,,, "


"Aku senang karna kau sanggat pengertian, " Pangeran Jeet mencoba meraih jemari putri zara, tapi Zara langsung menariknya cepat cepat


"Maaf,,,, ," Ucap zara


"t tidak, seharusnya aku yang mengatakannya (apa dia malu ?) "


"(apa yang dilakukannya,,,) "

__ADS_1


πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’


__ADS_2