The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Sampai dengan selamat


__ADS_3

Putri Zara masih dalam perjalanan pulang, matanya melihat ke arah luar , melihat pemandangan di balik tirai kereta yang membawanya.


"bukankah kita sudah lama tidak keluar istana , shagun."


"putri sudah rindu jalan jalan rupanya "


asal tidak perlu peran pengganti saja πŸ˜‰, aku juga ingin pergi bersama putri "


"begitukah ?? maaf sudah sering membuatmu repot , nanti kita akan pergi bersama . Kak yuvraj pasti akan membantu saat kita ada di luar istana . "


"aku penasaran, kira kira ada berapa bunga mawar yang layu di pohon itu lagi . sayang sekali bukan , seharusnya orang itu memberikannya langsung . bukanya menaruhnya di sana , kasihan bunga bunga cantik itu hanya berakhir layu itukan ,,,,, eh " shagun menutup mulutnya yang tidak sadar dengan apa yang di ucapkannya barusan.


Zara memalingkan wajahnya ke tempat lain, pura pura tidak mendengar ucapan shagun yang mengungkit kebiasaan Juho . Hela 'an nafasnya menjadi sedikit berat mengingat hal itu,, sanggat menganggu.


"(aduh, kenapa aku bisa lupa . Putri pasti sedang kesal karena ucapanku tadi ) maafkan aku putri " ucap shagun lirih


"kau tadi bilang apa , aku tidak terlalu memperhatikannya ??πŸ™‚ lihat disana tadi ada rusa liar ,, sepertinya ada banyak binatang buruan di hutan ini . " ucap zara mengalihkan pembicaraannya . shagun melihat ke arah hutan tapi hanya ada pohon pohon di sana


"yah sudah pergi , jika kita tadi berhenti mungkin prajurit bisa menangkapnya bukan ." zara tersenyum lagi , tapi shagun hanya diam saja .


prajurit terus mengawal mereka , yash telah memilih pasukan terbaik untuk perjalanan itu. peristiwa penyergapan pangeran nevv membuatnya lebih waspada.


🌿🌿🌈🌿🌿🌈🌿🌿🌈🌿🌿🌈🌿🌿🌈🌿


" Sebentar lagi kapal kita akan berlabuh , kau sudah siap " ucap chunso seraya melihat ke arah juho yang tengah menatap sebuah daratan yang tak jauh dari sana , dia sebentar lagi akan berjumpa dengan ibundanya tercinta , setelah sekian lama berpisah mereka akan segera bertemu lagi .


"apa ibu akan menerima ku di sana ? "


"tentu saja , dia akan sangat bahagia saat putranya pulang. tidak ada yang perlu di hawatirkan " paman chunso mtersenyum begitu tulus


"aku minta paman tidak perlu memberi tahu ibu tentang kepulanganku , paman mengerti maksudku bukan " ucap Juho tanpa menoleh , matanya masih melihat ke arah yang sama

__ADS_1


"sesuai permintaanmu , aku tidak akan mengatakan apapun padanya nanti . Hanya satu orang yang harus kita waspadai untuk itu ." chunso menoleh ke arah chilsook


"I iya , aku akan menutup mulutku tenang saja . Lagi pula nyawaku yang hanya satu ini sangat berharga , aku tidak akan memberi kesempatan pada yang mulia untuk memberikanku hukuman berat ,,,," chilsok tersenyum ke arah chunso


"Nanti kau akan ikut bersamaku, biar paman menemui ibu lebih dulu " ucap juho lagi


" begitukah ? maksudku baiklah ,,, lihat kapalnya mulai bersandar,,,,. hah , akhirnya kita sampai juga ,,, akhirnya bisa lepas juga dari mabuk laut menyebalkan itu " chilsook tersenyum begitu senang


Para awak kapal telah bersiap siap untuk pendaratan, ada yang berlari karena harus mengambil sesuatu . Beberapa penumpang juga terlihat berada di luar untuk melihat kapal berlabuh . Dari daratan pun telah terlihat orang orang yang menyambut kedatangan mereka semua .


Saat kapal berlabuh akan ada banyak pekerjaan yang bisa mereka lakukan , mulai dari mengangkatkan barang bawa'an , menawarkan penginapan , tumpangan , menjual makanan dan masih banyak lagi


"Bersiap bersandarrrrrrrrrrrr " teriak seorang awak kapal


Perlahan lahan kapal mulai bersandar merapat di dermaga, anak perempuan itu terlihat senang saat melihat pemandangan itu . Ayahnya juga senang bisa ikut dalam pelayaran . Tak pernah dia sangka bisa bertemu dengan orang orang baik di saat yang tidak terduga .


Pria itu mendekat ke arah Juho dan yang lainnya. Melihat pria itu datang membuat paman chunso dan chilsok heran , ada urusan apa . Tapi Juho tetap tenang.


"Ada apa mencari ku ? "


"Kau mau ikut bekerja di kapal atau mau bekerja menjadi pelayan di rumahku " tanya Juho yang langsung mengerti jalan pikiran paman itu


" I itu , aku akan mengikuti apapun yang tuan suruh . Aku menurut saja " ucapnya begitu yakin


"Baiklah , kalau begitu aku akan memberimu kesempatan bekerja di rumah . Apa kau ingin putrimu mendapatkan pelajaran dasar " perkataan Juho membuat pria itu terkejut


" Bagaimama mungkin itu terjadi tuan , aku hanya rakyat biasa , orang rendahan seperti kami tidak mungkin bisa " Ucapnya sedih


" Aku yang akan menjaminnya , asal kau mau bekerja dengan baik dan tidak berhianat " Ucap juho seraya menatap dalam ke arah paman


" Terimakasih tuan , aku akan bekerja dengan sangat keras . Aku akan setia pada tuan , manbook ini akan bersumpah demi nyawaku sendiri " ucapnya seraya bersujud , juho segera membangunkannya

__ADS_1


" Aku percaya padamu, untuk itu jangan membuatku kecewa " ucap juho seraya tersenyum tulus , pria itu juga tersenyum bahagia


Kapal telah bersandar dengan sempurna , tangga juga telah di siapkan . Orang orang mulai menuruni kapal perlahan lahan , sementara Juho telah disiapkan jalan khusus agar dapat turun dengan mudah tanpa harus menunggu lama


Barang barang mereka telah ada yang membantu membawanya turun. Di tempat itu ternyata juga ada orang orang chunso yang telah siap di sana untuk membantu.


"Kita turun sekarang " Ucap Juho lalu mulai turunbke daratan , beberapa Orang menghampiri mereka seraya menunduk .


"Tuan anda datang lagi " seseorang menghampiri paman chunso . dia juga menenteng pedang di tangannya


"Aku ada perlu penting " Ucap chunso


"Sepertinya Tuan tidak datang sendiri . Mereka ??? " pria itu melihat ke arah Juho , Chilsok dan yang lainnya


"Jaga bicaramu di depan yang mulia " ucap Chunso pelan agar orang orang tidak memperhatikan mereka


"Yang mulia ??? jangan jangan " pria itu menoleh kearah Juho yang memang terlihat begitu berbeda. Menyadari siapa di depanya dia langsung menunduk hormat .


"Maafkan aku yang mulia karena tidak bisa mengenali yang mulia dengan baik " ucapnya seraya menunduk diikuti oleh empat orang lainya


" Sudahlah sebaiknya kita segera pergi ke tempat yang aman " Ucap juho


"Mari yang mulia " Pria itu segera mengantarkan mereka ke tempat peristirahatan, ada yang membantu membawakan barang barang mereka .


paman manbook juga ikut membantu , bahkan gadis kecil itu juga bersikeras membawakan barang bawaan juho meski telah di larang . Sehingga Juho terpaksa menyuruhnya membawa sebuah bingkisan kecil.


Juho mengenakan hanbok berwarna biru cerah , sedang chunso dan chilsok memilih memakai hanbok warna hitam ,mereka bertiga memakai topi untuk menutupi kepala .



Saat ini mereka menuju ke rumah peristirahatan , sesekali Juho menoleh ke arah gadis kecil itu . Na rien selalu tersenyum saat Tuan juho melihat ke arahnua , juho hanya ingin memastikan bahwa gadis itu tidak merasa kelelahan di perjalanan itu.

__ADS_1


"Apa kau sudah membereskan orang orang itu " tanya paman chunso


βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨βœ¨β£οΈβ£οΈβ£οΈβ£οΈβ£οΈβ£οΈπŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦


__ADS_2