The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
ke kejaman Dae jin


__ADS_3

"Tuan , sepertinya dia sedang mengandung " Ucap seorang tabib wanita yang memeriksa zara karena mendadak pingsan .


Mm ini jadi tambah menarik , sepertinya ia memiliki ide baru yang sangat bagus di dalam otaknya.


"Panglima canso dan pasukannya ,mereka sedang menuju ke mari tuan ? "ucapnya memperingati


" ha ha ha aku benar benar kagum pada kemampuanya sampai bisa menemukan ku di sini dengan cepat" ucap Dae jin dengan tatapan sinisnya


pengurusan tawanan yang sebelumnya sudah dua kali berganti ,pertama oleh tae Gwa sebelum Dae jin meminta secara khusus pada Ratu yang merupakan adik kandungnya.


Kabar yang mereka dapatkan dari hasil penyerangan waktu itu bukan hanya mencengangkan tapi juga berhasil mengguncang mereka.


Bagaimana tidak , selain keberadaan Chanso yang ternyata benar masih hidup dan berani kembali ke istana rupanya ada kemungkinan lain di balik kembalinya panglima chanso saat ini.


Kabar mengejutkan dari putra lelaki Dae jin yang mengatakan bahwa ia seperti melihat seseorang yang harusnya sudah lama tiada. Meski hanya menyebutkan namanya saja tentu mereka bisa mengerti maksud perkataan Chae yeol.


Dan harga yang harus mereka bayar untuk bisa mengetahui informasi ini sangatlah mahal .


Setengah pasukan bayaran yang di ikuy sertakan yang mereka ternyata di latih langsung oleh panglima perang Tae Gwa untuk menyelesaikan tugas tugas berat harus rela di korbankan , mereka semua di bant*i habis oleh musuh.


Meski pihak penjaga kerajaan dan pedagang itu banyak yang terluka tapi bisa mengalahkan pasukan elit itu hanya berarti satu hal . mereka adalah lawan yang memiliki kemampuan bertarung yang hebat .


"Kita harus segera pergi dari sini sebelum mereka sampai " ucap salah seorang penjaga


"Ya , tapi sebelumnya kita harus memberikan hadiah perpisahan dulu . Bakar tempat ini !!b dan kau ill su ,pastikan semua tahanan tidak ada yang bisa melarikan di ri " ucapnya tanpa ada rasa kasihan sedikit pun


"Tapi tuan , panglima bilang wanita itu . . . " Ucap il su mencoba mengingatkan jika wanita yang merupakan tawanan spesial tidak boleh di biarkan tewas, itu perintah langsung dari panglima Tae Gwa .


Tapi belum selesai ill su bicara , Dae jin dwngan sorot matanya yang tajam segera memotong ucapannya dan mencengkeram bajunya dengan sangat erat.


Tuan Daejin menatap ill su dengan tatapan yang sarat akan kebencian , ini adalah salah satu tujuanya meminta ratu untuk menyerahkan tahanan wanita itu padanya.

__ADS_1


Dae jin memiliki alasan khusus atas permintaan yang sempat di tolak oleh Tae Gwa sebelumnya , untung saja Ratu bisa membuat Tae Gwa mengalah .


"Apa kau berani membantah ku !!! Kerjakan saja tugas mu ill su !! Dengar ! Darah di balas darah ! Jadi tutup mul*t mu itu jangan banyak bicara .


Dae jin dan tiga orang penjaga lainnya sudah bersiap pergi ,tapi sebelum itu dia menoleh dan bicara lagi.


"Pastikan tidak ada yang selamat ! Terutama wanita itu ! " Ucap Dae jin


"Baik tuan ! Saya akan memastikanya sendiri ! " ucap ill su lalu membungkuk hormat , mendengar itu Dae jin lalu segera pergi dari sana . Karena tujuanya sudah terlaksana , yaitu menghabisi wanita itu.


Dengan menaiki kuda mereka segera pergi ! mereka sempat melihat ke belakang lagi dan tampak bangunan itu mulai terbakar sebagian dan asapbhitam mulai membumbung tinggi meski belum semua terbakar .


Tentu saja membutuhkan tahap karena hanya ill su yang membakarnya , bangunan yang sudah terbakar itu adalah tempat wanita asing berada . Dae jin sangat puas kemuadian mereka segera pergi memacu kudanya lagi.


Padahal di bangunan sederhana ini ada beberapa orang yang ikut di kurung , bukan hanya wanita cantik yang keadaanya tampak lusuh itu .


Minyak di siramkan ke beberapa ruangan lalu seorang pria menyulutnya dengan api ,tak lama kemudian api berkobar dengan cepat merambat ke seluruh ruangan , jerit pilu orang orang di dalamnya terdengar menyayat hati.


Dae jin menunggang kuda dengan emosi yang tak lepas dari wajahnya , ia akan menganggap ini adalah balasan karena membuatnya harus kehilangan putranya chae yeol.


Ya , chae yeol putra Dae Jin ketika sampai di rumah salah satu kerabatnya sudah dalam kondisi yang memprihatinkan. Dia kehabisan banyak darah.


Di detik terakhirnya ia sempat menyebutkan sebuah nama , . .pan nge ran.. Seong Jun . Itu adalah kata terakhirnya sebelum tewas.


Kerabatnya yang berada di desa segera mengabarkan berita buruk ini ke pada Dae Jin yang ada di ibu kota saat itu.


Mengetahui kabar tewasnya sang putra membuat Daejin menjadi sangat murka dan bersedih. Dia segera pergi untuk melihat jenazah chae Yeol .


Betapa hatinya terasa tercabik cabik saat melihat chae yeol yang sudah kaku tak bernyawa , bajunya tampak di penuhi darah karena luka tusukan di perutnya ia kehilangan banyak darah .


Dae Jin menangis sejadinya , dia hanya memiliki seorang putra . Dan lihat , mereka berani merenggut chae yeol darinya. Seharusnya ia melarang chae yeol yang ingin ikit dalam penyerangan itu .

__ADS_1


Chae yeol ikut dan mengatakan akan bersenang senang di sana karena ia sudah lama tidak melakukan hal yang sedikit berbahaya.


Chae yeol begitu yakin pasukan khusus Tae Gwa bisa melindunginya dannia pasti akan kembali dengan membawa berita bagus Tapi lihat sekarang , dia justru harus tewas karena permintaan bodohnya itu.


Saudaranya juga memberi tahu pesan terakhir chae yeol.


Ini sudah hari ke tiga belas , hari ini Juho memaksa ikut dalam pencarian apalagi letak keberadaan Zara sudah di ketahui. Meski sebelumnya musuh kerap kali berpindah pindah tempat.


Keadaan Juho sudah lebih baik meski belum pulih sepenuhnya .


Dari kejauhan terlihat asap putih yang masih mengepul tinggi.


" itu " Chanso dan juho segera memacu kuda lebih cepat .


Ketika sampai bangunan sudah hampir roboh seluruhnya dan terbakar habis ,apa ini adalah keputusan akhir musuh ? Setelah memberikan harapan bahwa zaranya masih hidup pada akhirnya mereka memikih membakarnya ? Ini tidak mungkin benar' kann?


"Zara tidak ini tidak boleh terjadi " Juho merasa hawatir karena tempat itu terbakar hebat dan tinggal puing puing saja.


Seakan ikut bersedih langit mulai menurunkan hujan , suara guruh menggelegar membelah keaunyian .


Seakan ikut larut dalam kepedihan yang ada di hati Juho ,


Juho segera melompat dari kudanya dan menerobos masuk ke dalam puing bangunan , ia bisa melihat may*t mayat yang hangus terbakar .


Meski bara api masih ada yang menyala tidak menyurutkan Juho untuk mengorek tempat itu , pasukan sudah mencoba menghalanginya tapi tidak berhasil.


"Ini tidak mungkin "😭😭😭


🍒🍒🍒


😭kira kira apa yang terjadi ya ? Kak cery jadi ikut sedih , apa tuan putri benar benar harus secepat ini pergi meninggalkan kita... Babang Juho yang tabahhhhhh🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2