
Pangeran melihat ke arah beberapa alat musik yang ada di tempat ini , tempat ini hanya merupakan aula bertingkat tanpa dinding di bagian bawah .
Biasanya tempat ini di gunakan untuk sekedar jamuan teh , kadang juga bisa di gunakan untuk berdiskusi atau hanya sekedar bersantai .karena memang tempat ini tidak memiliki kegunaan khusus.
Kemarin di sini di gunakan untuk berlatih oleh orang orang dari biro musik .
Di sini masih ada beberapa alat misik yang di biarkan tetap di bawah, karna terkadang saat perjamuan para putri, pangeran maupun dari hareem sering bersantai di sini sambil mendengarkan alunan musik .
Sehingga oleh biro musik sengaja menyediakan beberapa alat musik di sini daripada harus jauh jauh mengambilnya ke biro musik jika ada yang ingin mengunakanya.
Meski ada di luar tapi alat alat ini selalu di rawat setiap hari ,juga tidak perlu hawatir akan hilang karena di curi . lagipula siap yang begitu berani mencuri barang kerajaan .
Kecuali mereka sudah tidak sayang dengan tanganya , hukuman yang cukup mengerikan .
Beberapa orang yang ikut mengawal tampak bingung saat pangeran mendekati beberapa alat musik itu dan secara perlahan mulai memainkanya.
Dalam pandangan pangeran dia bisa melihat bayangan putri Zara yang sedang memperhatikan alat alat musik itu sehingga pangeran menjadi ingin memainkanya satu dua baris nada.
Hmm memang benar ,saat mabuk orang akan mulai kehilangan kewarasanya dan terkadang bisa berhalusinasi seperti yang di alami pangeran Seong jun saat ini.
Tadi seorang dayang telah melaporkan keadaan pangeran pada tuan chilsuk , karena saat ini tuan Taemin dan panglima chanso sedang tidak ada.
Chilsuk hanya menyuruh mereka untuk tetap bersama pangeran , menurutnya pangeran memang membutuhkan waktu untuk melepaskan sedikit bebanya .
Yah meski dia juga tidak membenarkan pelampiasan dengan cara mabuk mabukan ,namun biarlah kali ini dia akan mengabaikanya.
Chilsok memerintahkan beberapa dayang suryavans lagi untuk ikut ke sana . Lagi pula di sini sudah cukup banyak prajurit dan dayang yang berjaga.
Penjagaan pangeran kecil memang luar biasa ketat .
Beberapa orang terlihat berjalan beriring iringan , sepertinya acara perayaan sudah selesai .
Namun mereka kemudian berhenti sejenak saat mendengar suara musik mengalun sejenak yang berasal tak jauh dari mereka berdiri sekarang.
Mereka bisa melihat beberapa dayang dan prajurit yang ada di sana tampak berjaga .
Dayang Suryavans yang dulu sering mengikuti putri Zara ini tentu tidak asing dengan alat alat musik karena di kerajaan mereka musik , tarian dan menyanyi adalah kegiatan yang sering mereka lakukan.
Bisa di bilang sebuah kebudayaan yang menjadi kebiasaan dan sudah mendarah daging bagi mereka.
Mereka pikir pangeran ingin mendengarkan alunan musik dari kerajaan bharat sehingga beberapa orang telah berada di depan alat alat musik .Bahkan tadi ada dayang yang sengaja membawa alat musik khas suryavans.
Melihat itu para bangsawan yang melintas menjadi heran , apa yang mereka lakukan ? Bukanya baru saja di aula istana utama baru saja ada pertunjukan dari biro musik ?
Pangeran memetik nada beberapa kali namun para dayang tidak berani memainkan alat alat itu sebelum di perintahkan , mereka hanya siaga di tempat itu saja . Jika saja pangeran meminta mereka untuk memainkanya maka mereka akan langsung siap.
Pangeran gila itu sepertinya bermain main tak jelas , memangnya apa yang bisa di harapkan dari orang yang setengah waras. ( huh mereka tidak tau saja keahlian pangeran seong jun yang pandai menyanyi dan memainkan alat musik )
Tapi orang orang itu akalnya sehat kan ? Para dayang itu kenapa ada di sana juga ?
Apa mereka tau cara mengunakanya ? Bukankah mereka orang orang asing yang di bawa pangeran seong jun ? Memangnya bisa apa mereka ? Apa mereka bisa mengunakan alat alat musik itu ? Hah jangan sampai mereka hanya asal dan membuatnya rusak.
Nona Moon geoung juga ada di antara mereka , ada juga putri Hye sun yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri.
Bahkan pangeran Hajong juga ada di sana , jalan ini memang merupakan jalan utama yang melalui beberapa tempat yang merupakan kediaman beberapa pangeran dan putri ,jalan ini juga mengarah ke tempat pembelajaran sesudahnya bisa melalui gerbang pertama dan jika sudah melewati beberapa paviliun pertemuan maka akan tembus ke jalan keluar istana.
Tidak heran jika orang orang melewati jalan ini ketika akan pulang.
__ADS_1
Kemudian hal tak terduga terjadi , pangeran Seong jun tampak duduk dan kembali menatap rembulan saat dia tidak lagi menemukan bayangan yang di carinya .
Pangeran perlahan mulai membuka suaranya dan melantunkan nyanyian . Sementara para dayang suryavans mulai mengiringinya karena tadi panheran telah memainkan nada awal .
Mereka sudah pernah mendengar lagu ini sehingga bukan hal sulit.
🍒( by arijit singh . Tere bina )🙏🙏
💔Zinda rehti kya karoon , tere binaa
☘️apa yang akan menjadi alasan ku untuk hidup , bila tanpa diri mu
💔Dhonde hai jawabb ho , jo dil na di sakaa
☘️Mencari jawaban untuk itu , itulah yang hati ku lakukan
💔Jo bhi sapne dikhti aur likhe thi, jeena lamho ko samjho ke rakhe thi
☘️Mimpi tahu apa yang sudah di tulisnya ,
Bagaimana aku bisa merubahnya
💔Jaa chor ke ooo ho sab bhulake
☘️Pergilah lupakan semuanya
💔Jaa chor ke ooo ho sab bhulake
☘️Pergilah lupakan semuanya
💔Zinda Rehti kya karoon tere binaa
💔Dhondhe he jawado ho , Jo dil na di sakaa... O o o o
☘️Mencari jawaban untuk itu , itulah yang hati ku lakukan .
Orang orang itu bisa mendengar suara pangeran yang merdu dan terdengar begitu pilu , Mereka juga terkejut karena pangeran ternyata bisa menyanyi dengan sebagus itu . Selama ini mereka hanya bisa mendengarkan musik dan beberapa tarian .
Sedang menyanyi tidak banyak yang bisa dan sekarang mereka bahkan melihat seorang pangeran menyanyi ... Astagaaaa
Pangeran menyanyi menggunakan bahasa mereka sehingga orang orang bisa mengerti lagu ini , sebuah lagu yang di penuhi dengan kesedihan di sana .
(🍒* anggap saja pangeran bernyanyi menggunakan 2 bahasa ya .. separuh pakai bahasa india separuh lagu pake bahasa korea 😁*🍒 kak ceri juga bingung mau menerapkanya bagaimana )
Para bangsawan juga melihat orang orang asing itu tampak mengusap matanya karena ikut sedih mengenang putri zara hingga tanpa sadar mata mereka mulai basah.
Mereka bisa melihat betapa cinta pangeran seong jun yang sungguh besar pada istrinya yang sampai saat ini belum pernah mereka lihat sebelumnya . Para dayang dan prajurit itu bahkan ikut sedih juga
Mereka menjadi sangat penasaran seperti apa kiranya wanita itu hingga pangeran begitu mencintainya.
Pangeran menoleh ke arah mereka dan melihat putri Zara berada di antaranya. Lalu berjalan menghampirinya
Pangeran terus menyanyi dan meraih wajah putri Zara mengelusnya dengan lembut , tatapan mata pangeran di penuhi dengan cinta dan kasih sayang yang begitu dalam.
Kemudian dia menyatukan kening mereka sejenak kemudian menariknya ke dalam pelukanya .
💫
__ADS_1
💔Kaise hai jalan seene mein jo ban , aur saasein be raheem
☘️Mengapa semua ini terjadi hati ku menolaknya , semua yang terjadi sudah merubah segalanya.☘️
💔Nare nehi esa mera tanha jeena , Dunia mein tere bin
☘️Tidak semua tidaklah mudah , di dunia ini tidak aada yang seperti diri mu lagi
💔Mein tu har gaya mein to thoot gaya , aur ankein meri naam
☘️Aku telah kalah ini sudah berakhir ,bahkan di mata ku hanya ada nama mu
💔Zinda rehti kya karoon tere binaa, dhondhe hai jawabb ho . Jo dil na di sakaa. oooo
☘️Apa yang akan menjadi alasan ku untuk hidup , bila tanpa diri mu . Itulah yang hati ku lakukan ☘️
💔Kaise tanha hu mein ab dill ko , joona tera ho sakaa
☘️Apa yang harus hati ini katakan lagi , yang kamu mau bukanlah perpisahan
💔kaise bhi baasi hei yeh zidagi , phir bhi chalta mein raha
☘️Aku mohon mengertilah dengan keadaan ini , duduklah dan jangan menyesalinya
💔Abhi je raha is humein to mein , laut ghi to ek din
☘️dalam halbini kita percaya suatu hari nanti kita akan bersama kembali.
💔Zinda rehti kya karoon
tere binaa , dhondhe hai jawabb ho . Jo dil na di saka oooo oooo
☘️Apa yang akan menjadi alasan ku untuk hidup , Bila tanpa diri mu
Para dayang dan orang orang begitu terkejut dengan sikap pangeran seong jun , meski dalam bayangan pangeran wanita yang di peluknya erat itu adalah putri Zara namun kenyataanya tidaklah begitu.
Pangeran sesungguhnya sedang memeluk Nona Monn geoung yang tadi sempat berdiri di samping putri myung hee.
Nona moon geoung yang ikut menikmati lagu sendu itu sempat terkejut hingga tak bisa melakukan apapun saat pangeran seong jun memeluknya erat.
Nona moon geoung menjadi seperti patung ,dia jadi kaku karena baru kaki ini melakukan kontak fisik dengan lawan jenis.
Aroma wangi yang begitu maskulin yang menguar dari tubuh pangeran membuat hatinya goyah dan terlena hingga ia bisa merasakan jika saat ini pangeran sedang menelusupkan kepalanya di lehernya.
Beberapa orang yang melihat itu tentu segera memalingkan muka karena ini adalah pemandangan yang tidak seharusnya mereka lihat.
Sebagian lagi justru tak berkedip dan tampak melongo .
Bahkan putri hye sun dan panheran hajong sampai melotot tak percaya
"Zara... mmm Zaraa aku merindukannu ... Zaraa " ucapan ini seketika membuyarkan lamunan monn geoung.
🍒🍒nah nah nah nahhh kannn
Abang juho ini ni kalo di bilangin ngeyel si . Jangan minum minuman setan bang... Jadi begini kan !!! Hayo hayo itu siapa yang ente peluk peluk banggg ..liat baik baik kek elinggg ... Sadar bang ... itu teh bukan neng zara.
Nah Kannnn jadi salah orang..😭😭... Kak ceri jadi gemezz pengen nimpuk tu orang orang bukanya misain malah menikmati tontonan gratis...
__ADS_1
Woi sadar sadarr.. Tu bukan muhrim.. Pisahinnn cepett
aaaaa aaa. aa aku tak rela bang... Diri mu kan cuma buat neng zara seorang😱😱😱 .. Huaaaaaaa😭😭😭🍒🍒