
Juho dan Zara begitu di sambut , Ratu melihat kebahagiaan di mata putrinya . Pasangan pengantin baru ini mendapatkan hadiah , Anjum tampak begitu lengket pada Zara .
" Bibi apa dia benar benar paman ku sekarang ? " Bisik Anjum di telinga Zara
" Tentu saja , bagaimana menurut mu ? "
"Dia lebih tampan dari paman yang dulu ,apa bibi akan menikahinya ? "Tanya Anjum penasaran . Ya dia dulu memang pernah di beri tahu jika pangeran Jeet Singh akan menjadi pamanya setelah menikahi Zara , namun sekarang justru Juho yang ada di sana .
Mendengar itu Ratu , Zara dan putri Jhanvi tersenyum
" Bibi mu memang sudah menikah dengan paman Juho " Ucap Jhanvi memberi pengertian
" Benarkah ? tapi kapan ? kenapa aki tidak di ajak ke pesta pernikahan bibi Zara ? " Anjum terlihat cemberut karena merasa kesal
" Hm nanti kita akan membuat pesta yang besar di sini , Anjum senang " Ucap Ratu , dia memang merencanakan akan mengadakan pesta besar untuk merayakan pernikahan Juho dan Zara .
Hanya saja Juho meminta untuk mengumdurnya sampai semua permasalahan mereka selesai , karena Juho yakin . Sebentar lagi Mahender akan datang untuk membalas kekalahannya .
" Benarkah ? kapan ? "
" Kita tunggu hari baiknya hum ? " Ucap Jhanvi meyakinkan
Setelah pertemuan keluarga selesai Zara segera pergi ke kamarnya bersama Ratu dan Shagun , sementara Juho berkumpul dengan Raja , P Sanjev , Paman Chanso dan Tuan Kakkar.
" Salam Raja " Ucap Juho memberi salam
Mereka kemudian membahas pergerakan musuh yang mulai bergerak , Juho telah mengirimkan se seorang untuk mengintai di kerajaan Madraka.
πΈπ’π£
Di lain tempat tampak Raja Madraka yang sedang melakukan pertemuan dengan semua pembesar .
Keadaanya sudah mulai pulih pasca serangan Juho , hanya saja entah mengapa meski hanya terluka oleh anak panah Juho tetapi cukup berpengaruh pada kesehatan Mahender .
Mahender pikir itu karena Juho sudah menghajarnya habis habisan, hingga membuat tubuhnya merasakan dampak yang seperti itu.
__ADS_1
Panglima Bagwandas telah menyusun strategi sedemikian rupa untuk menyeran Suryavans , bahkan ia juga telah memangil sekutu sekutu baru mereka untuk ikut menyerang Suryavans.
Termasuk kerajaan Pangeran Jeet Singh , target mereka adalah kerajaan Raja Balraj Kumar dan Raja Avenash yang belum berhasil mereka taklukkan .
Raja Mahender juga bertambah murka karena istri2nya di jadikan tawanan, tapi mau bagaimana lagi ? dia benar benar tidak menyangka akan mendapatkan serangan seperti itu , serangan mendadak dan mematikan ?
Merwka bahkan tidak tau darimana pasukan kuat itu datang , namun dari penjelasan panglima Bagwandas dapat merwka ketahui jika ada campur tangan Darshwana Kakkar di sana.
Darshwana Kakkar memang terkenal sebagai panglima perang yang tangguh ,hanya saja mereka sedikit terkejut kenapa dia mau membantu Raja Balraj Kumar yang dulu pernah menghianati panglima Kakkar yang sebenarnya merupakan calon raja sesunguhnya di suryavans. Mengejutkan sekali
" Kali ini aku tidak akan bermurah hati lagi , kita akan meratakan Suryavans dengan tanah " Ucap Mahender dwngan amarah yang meluap luap
Dia sungguh tidak terima dengan kekalahannya waktu itu, Mahender sudah bertekat akan membalaskan semua dendamnya . Dulu dia sedikit bermurah hati karena Putri Jhanvi dan ingin memenangkan hati Zara.
Tapi kini dia tidak akan melunakkan hatinya lagi , dia akan memaksa Zara untuk menikah dengannya mau tidak mau . Seperti dia memaksa beberapa putri kerajaan jajahannya.
Mahender yakin , Putri Zara akan keluar dari persembunyiannya jika mengetahui kerajaannya telah berhasil di bebaskan. Dalam kekalahan Mahender kali ini nyatanya masih ada sedikit keuntungan baginya.
Hmn Mahender tidak tau saja jika saat ini Zara sudah dalam pengawasan Juho , dia belum melihat bagaimana Juho jika benar benar mengamuk .
Saat ini di kamar Juho empat orang wanita tengah bercengkrama melepas rindu, merwka adalah Yang mulia Ratu , putri Zara , putei Jhanvi , Putri Anjum dan Shagun .
" Putri aku benar benar takut saat tau tidak ada kabar apapun dari mu , bahkan Raja Madraka juga tidak bisa menemukan mu . Selama ini putri sembunyi di mana ? " Tanya Shagun penasaran
" Itu benar Zara , Mahender sampai mengerahkan sejumlah pasukan besarnya agar bisa menemukan mu .Dan semuanya tidak ada yang berhasil , dimana Juho menyembunyikan mu ? " Jhanvi ikut penasaran
" Tuan Kakkar membawaku ke tempat tinggal Juho , maafkan aku . Aku tidak bisa memberitahu kalian semua dimana aku bersembunyi , itu tempat rahasia Juho dan kelompoknya " Ucap Zara memberi pengertian
" Apa bibi baik baik saja? apa paman tampan itu menjaga bibi dengan sangat baik ?" Gadis kecil itupun tidak mau kalah dengan orang dewasa yang juga memberondong Zara dwngan pertanyaannya.
" Paman tampan ? hmn apa paman Juho benar setampan itu ? " Tanya Putri Jhanvi seraya melirik Zara yang mulai tersipu dengan pujian keponakannya itu , bahkan Anjum mengakui ketampanan Juho .
" Iya , bahkan lebih tampan dari ayah dan pangeran Jeet kan ibu ? kenapa ibu dulu tidak menikah dengan paman Juho saja ?"
Mendengar itu semua nya tertawa, ada ada saja anak kecil ini .
__ADS_1
" Anjum , apa yang kau katakan ini ? jika ibu menikahinya bagaimana mungkin ibu bisa melahirkan mu dan Jughal ? hmn...lagi pula nanti bibi mu bisa marah kalau ibi menikahinya " Ucap Jhanvi mencoba menanggapi le konyolan putri kecilnnya itu.
" Oh iya . . . aku lupa , maafkan aku bibi . bibi jangan marah pada Anjum ya " Ucap Anjum tulus.
" Hmn .n n bagaimana bisa bibi marah pada keponakan bibi yang begitu lucu " Zara segera mengangkat Anjum kepangkuannya
" Tapi aku takut "
" Takut kenapa " Zara tidak mengerti maksud keponakannya itu
" Paman juho kenapa naik binatang besar itu ? Giginya tajam , Anjum takut di gigit , suaranya juga membuatku takut bibi " Ucap Anjum jujur, yah jangankan Anjum , bahkan orang dewasa pun begitu ketakutan pada Singa putih yang sering memamerkan raungan dan gigi tajamnya .
" Itu benar Zara , apa Juho benar benar menjadikan singa putih itu sebagai tungangannya ? ? bukankan itu menakutkan ? " Tanya Ratu
" Aku juga terkejut saat kau juga ikut menaikinya bersama Juho " Ucap Jhanvi
" Itu benar putri , bahkan pqra prajurit dan dayang dayang menjadi ketakutan saat melihatnya " Shagun mendadak begidik nheri saat membayangkan Singa putih itu.
" Namanya Chorong , aku juga baru benerapa kali menaikinya bersama Juho . Juho sudah merawat Chorong dari kecil , sejak Chorong masih sebesar kucing . Singa itu sudah menganggap Juho sebagi induknya "
" Benarkah ? tapi ibu tetap takut jika sampai dia mengamuk " Ratu ikut merasa kengerian
" Aku juga masih takut , hanya saja mungkin mulai terbiasa . Chorong lebih kuat dan cepat daripada seekor kuda , itu sebabnya Juho membawanya kemari supaya lebih cepat " Jelas Zara
" Apa Anjum mau mencoba menaikinya ? Paman Juho pasti senang jika Anjum mau" Goda Zara
" T t tidak ... aku takut bibi "
" Apa kau tau jika paman Juho memiliki dua ekor singa yang ada di sini Jantan namanya Chorong dan satunya betina namanya . . " Zara menghentikan perkataanya , dia seperti ragu menceritakanya
ha ha ha , ketahuan nanti ...
πππππ
Hai readers jangan lupa like dan komen ya biar rame ...hehehe biar kak cery tambah semangat .... akhir akhir ini Jujur kak cery agak boring jadi jarang up date deh ..im sory readeras......
__ADS_1