
Para pekerja mulai mengantri untuk mendapatkan makanan dan minuman... mereka berbaris dengan rapi tanpa berdesak desakan.. antrian mereka terdiri dari 10 barisan..
Setiap barisan terdapat dua orang dayang yang bertugas untuk memberikan bubur dan memberi air minum..
Juho melihat baik baik sesi istirahat ini. Dia kemudian berfikir .. kenapa harus jauh jauh mengangkut air dan makanan dari istana ?? π€π€sebaiknya dia membuat sumur sekaligus dapur umun beserta tempat berteduh bagi mereka...
Juho kemudian melambai pada seorang prajurit... ternyata dia adalah orang yang dulu menyerangnya.. dia adalah pasukan milik pangeran Ji yong yang ikut sebagai pengawas..
Melihat seseorang melambai dia segera datang... apalagi setelah di perhatikan lagi pria yang memanggilnya terlihat mirip dengan pangeran Seong Jun.. astaga..π±π±π± itu memang benar dia... prajurit itu jadi sedikit takut.
Tentu saja mengingat saat pertama kali mereka bertemu telah membuat kesan tidak biasa baginya. Bagaimana tidak, Paneran sudah menghajarnya tanpa ampun dan dia bahkan tidak bisa membalasnya.ππ
Saat ini Juho memang tidak ikut mengantri , dia sedang duduk di bawah pohon besar bersama P Chunso.. sementara Chilsok tengah mengambil air minum untuk mereka bertiga... .meski masih terus mengomel Akhirnya Chilsok mau mengantri untuk meminta air..
Ah ..jika di pikir pikir dia memiliki pekerjaan yang cukup sulit mengingat dia harus siap melakukan apapun yang di minta Pangeran Seong Jun, biasanya dia akan bergantian dengan Taemin ..akan tetapi temannya yang menyebalkan itu tidak ikut pulang dan sedang sibuk berbahagia dengan keluarga kecilnya...sungguh membuat iri saja...πππ
Sesampainya di dekat Juho dia menunduk memberi hormat,
"Apa ada yang bisa ku bantu yang mulia..."
"Hush.. kecilkan suaramu.. mereka bisa mendengar kta. " Ucap Juho memberi tahu
"Maafkan aku..."
"Aku ingin kau mencari seseorang di sini yang bisa menemukan sumber air di dekat sini.. "
"Apa yang mulia ingin membuat sumur ???" tebaknya
"ya, kau cukup pintar... aku memang ingin membuat sumur sekaligus dapur besar di sini supaya tidak perlu jauh jauh membawanya dari istana... dan aku ingin selesai hari ini juga bagaimanapun caranya... pilih 50orang untuk melakukan pekerjaan ini.. tapi jangan sampai memberatkan mereka.. cukup bergantian dan berbagi waktu... aku ingin membuat sumur lebih dari satu.. tapi satu sumur sudah harus siap besok. "
__ADS_1
"eh baiklah yang mulia aku akan melakukannya setelah mereka selesai beristirahat, apa ada lagi yang mulia..." ucapnya kemudian..siapa tau masih ada perintah lain.. π€π€daripada dia harus bolak balik dan bertemu pangeran yang menurutnya sangat menyeramkan itu... dia seperti hantu yang bangkit dari kubur... hiii ...ππ€«π€«π€«π€£π€£π€£π€£
"Siapa nama mu.." anya juho kemudian...
"eh..nama ku... i iya.. namaku dong woon.."
"baiklah..dong woon kau bisa pergi sekarang.. kenapa melihatku begitu... ??? aku tidak mungkin memangilmu dengan kau ..atau hei terus bukan..."
" tentu saja yang mulia... "
"pergilah , kau juga butuh makan dan minum bukan..." Ucap juho lagi...
"iya... aku permisi yang mulia..." Dong woon lalu pergi setelah membungkuk... dia sempat berpapasan dengan Chilsook... mata mereka sempat bertemu.π‘π‘.. ternyata orang orang yang berada di sekeliling pangeran Seong Jun sama menakutkannya dengan sang pangeran.
Bagaimana tidak .. saat ini Chilsok sedang memasang wajah garangnya.. Dong won tidak tau saja bagaimana sikap Chilsok yang asli...
Chilsook memberikan minuman pada pangeran dan Panglima Chunso.. meski mereka saat ini terlihat lusuh tentu saja tidak merubah kenuataan bahwa ke dua orang itu bukanlah pria biasa...
" Terimakasih..." Ucap P Chunso seraya menerima air dari Chilsook
"(Betapa malangnya diriku ini... ah..aku jadi mirip pelayan sekarang..eh tunggu..aku kan memang bertugas melayani pangeran.. aduh ...bagaimana aku bisa lupa ...dasar..."
"kau mengatakan sesuatu..." tanya Pangeran Seong Jun alias Juho...
"(aigo.... bagaimana pangeran tau... berbahaya sekali..aku bahkan tidak bisa mengeluh dari dalam hati .π³π³π³.)... tidak ada.... memangnya aku hatus bilang apa yang mulia..."
"entahlah... mungkin saja kau mengeluh tentangku atau apa... siapa tau..."
"aku masih sayang dengan leher ku... "
__ADS_1
"hahaha... ππmemangnya aku pembunuh berdarah dingin..." Juho tertawa mendengar Chilsok yang sepertinya begitu takut dia akan menghukumnya saat melakukan kesalahan...
Sementara P Chunso hanya tersenyum πmendengar perbincangan dua sahabat itu.. mereka dari dulu memang selalu seperti itu...
para pekerja yang kurang lebih terdiri dari 400san orang..mungkin juga lebih telah selesai beristirahat.... sebelum mereka kembali bejerja Dong won mulai memberikan pengumuman..
" Jika diantara kalian ada seseorang yang bisa menemukan sumber air tetap tinggal di sini...aku juga butuh orang dengan badan yang besar untuk pengalian sumur... kita akan membuat beberapa sumur di sini... selain itu kita juga akan membuat gudang bahan makanan serta dapur besar untuk kebutuhan makanan dan minuman kalian selama bekerja di sini.."
Mendengar itu mereka semua menjadi sangat senang, apalagi tidak sedikit dari mereka adalah gelandangan dan orang miskin yang sering kelaparan.ππ..dengan membantu pekerjaan di sini mereka bisa mendapatkan makanan untuk tetap bertahan hidup.
Orang orang bersuka cita karena selain mendapat upah mereka juga terjamin makan dan minumnya... π€§π€§βΊβΊbenar benar pekerjaan yang menguntungkan.
Beberapa orang tetap tinggal untuk ikut membuat sumur beserta bangunan pendukung lainnya .sementara yang lain kembali mengerjakan pekerjaan mereka....
Lahan yang sangat luas itu seluruhnya memang milik pangeran Seong Jun... tanahnya tergolong subur.. Pangeran Seong jun berencana membangun istana miliknya sendiri... dia juga akan membuat sungai dan danau buatan di sekitar istana.
selain itu akan dia buat ladang pertanian dan peternakan juga ,...pangeran berencana mengolah lahan miliknya yang akan mempekerjakan rakyat miskin yang tidak memiliki lahan serta orang orang kurang beruntung lainnya.. sehingga dapat membantu kehidupan mereka agar tidak lagi hidup dalam penderitaan..
........πͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺπͺ
Di lain tempat ....
para pejabat diam diam berkumpul untuk melakukan petemuan guna membahas hal penting menyangkut kedatangan Permaisuri Myung Hee .
Bagi kubu biru yang menjadi pendukung pihak permaisuri Myung Hee tentu akan merasa sangat senang ataskembalinya Permaisuri di dalam istana.. meski dia bukan lagi seorang Ratu, tapi dia adalah ibu dari putra mahkota .
kubu mereka akan semakin kuat dengan dukungan permaisuri.. sedang kubu merah tentu saja merasa tidak senang dengan kembalinya Permaisuri Myung Hee.
Mereka menyadari bahwa posisi Permaisuri kerajaan akan tetap di sandangnya sampai kapanpun...ππ posisi yang hampir setara dengan Ratu, bahkan rakyatpun ikut berpihak padanya...
__ADS_1
Bagi kubu merah kehadiran Permaisuri adalah sebuah ancaman yang harus mereka waspadai..di tambah lagi dengan pembangunan istana pribadi untuk mengenang Pangeran Seong Jun yang mereka pikir terlalu berlebihan... tapi mereka tidak bisa melakukan apapun untuk menentangnya meski Ratu berada di pihak mereka..
π€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦ββπ€¦βββ οΈβ οΈβ οΈβ οΈβ οΈπ€π€π€π€π€π€π€π€π€π€