
Iring iringan pangeran Seong Jun terus berjalan , di sepanjang jalan orang orang melihat rombongan mereka dengan penuh keterkejutan.
Akhirnya mereka sampai di gerbang istana , di sana mereka di sambut sendiri oleh yang mulia Raja .
Taemin juga ada di barisan lain , seluruh dayang yang bertugas di kediaman pribadi pangeran kecil .
Ada Sahil dan yang lainya di sana , Shagun tampak menggendong pangeran zaheer / ji hun .
Sementara dua orang dayang tampak membawa dua baki berisi cairan berwarna merah.
Mereka sudah menunggu cukup lama di pintu gerbang .
Berita ini tidak banyak yang tau tapi Taemin memberitahukan berita ini pada yang mulia Raja atas saran panglima Chanso .
Pangeran Seong Jun segera turun dari tubuh chorong dan menghampiri kereta kuda Zara .
Pangeran mengulurkan tangannya dan meraih jemari putri Zara .
"Ayo Zara putra sulung mu sudah menunggu di luar " Pangeran perlahan membantu Zara keluar.
Sebelumnya Zara sudah sedikit di rias oleh Nandini , meskipun sebenarnya tanpa riasan sekalipun Zara akan tetap cantik.
Zara dengan patuh mengikuti pangeran Seong Jun , sejak bertemu dengan suaminya itu pangeran berusaha membantu Zara dan semua lebih baik sekarang meski Zara masih belum bisa mengenali selain putra kecilnya.
Namun sejauh ini Zara tidak menolak berinteraksi dengan juho , mungkin karena ikatan hati mereka . Selain itu dengan kekuatannya pangeran berusaha memberikan gambaran ingatan kebersamaan mereka.
pangeran menuntun Zara perlahan ,setelah itu nandini dan bibi rupa yang sedang menggendong pangeran kecil keluar dan berjalan di belakang mereka.
Pangeran dan semua orang di belakang pangeran Seong Jun dan putri Zara memberikan penghormatan pada raja.
Tuan darshwana dan semuanya mengatupkan kedua tangan mereka di depan dada sebagai bentuk salam.
Shagun tidak bisa menahan air matanya saat melihat putri Zara yang benar benar masih hidup, bahkan pangeran kecil juga berhasil lahir dengan selamat.
Raja kini bis melihat menantu perempuannya , wanita yang telah membuat putra sulungnya jatuh cinta hingga tergila gila.
Zara memang terlihat sangat cantik ,pantas saja putranya sampai bertekuk lutut.
__ADS_1
Zara saat ini memakai saree berwarna merah muda , rambut panjangnya dibiarkan tergerai indah .
Zara memakai beberapa perhiasan sederhana namun justru terkesan elegan. Namun Raja jelas tau jika sorot mata menantunya tampak kosong .
Raja juga melihat ke arah bibi rupa yang kini sedang menggendong cucu laki lakinya , sejujurnya Raja sangat bahagia karena memiliki cucu cucu laki-laki dari ngern Seong Jun.
Meski keadaan putri Zara tetap membuat Raja sedih , Raja tentu sudah tau fakta ini sebelumnya , salah satu alasan yang membuat permaisuri Myung hee memutuskan untuk menikahkan putranya dengan nona moon geoung
"Selamat datang putri Zara balraj Kumar , selamat datang menantunku "Ucap Raja menyambut kedatanganya
Ini sesuai dengan apa yang di katakan dalam surat yang di tulis Chanso untuknya , dia datang ke sini bukan hanya sebagai raja melainkan sebagai seorang ayah yang menyambut kedatangan menantu perempuannya yang secara resmi baru datang.
Menandakan kedatangan putri Zara di terima dengan tangan yang terbuka lebar ,ini sekaligus untuk membuat pangeran Seong Jun agar melihat ketulusan yang mulia raja .
Raja secara tidak langsung ingin mengisyaratkan bahwa ia sungguh menerima Zara , seharusnya Ratu atau lebih tepatnya permaisurilah yang seharusnya berada di sini melakukan penyambutan.
Namun mengingat tindakan permaisuri sebelumnya yang sudah membuat kecewa pangeran Seong Jun maka Raja sendiri bersedia menggantikannya.
"Salam yang mulia raja "Ucap pangeran Seong Jun mewakili istrinya
"Ya , selamat datang . Bawa istrimu masuk ," Ucap Raja mempersilahkan untuk memuli ritual sementara raja henya melihat prosesi adat itu.
Seorang dayang meletakkan baki di bawah dan seorang lagi tetap memegangnya di tangan . Pangeran segera meletakkan kedua tangan Zara untuk menyentuh cairan merah pekat itu .
Kemudian pangeran merah menuntunya lagi ke arah dinding dalam dan membiarkan kedua telapak tangannya memberikan cap di dinding beberapa kali.
Kini di dinding terdapat beberapa cap bekas tangan berwarna merah milik putri zara tertinggal di sana menghiasi dinding.
Kemudian pangera kembali membiarkan kedua kaki putri Zara zang memang di biarkan tanpa alas agar menyentuh baki yang berada di tanah , selanjutnya membiarkan cap tapak kakinya menghiasi jalan tiap langkahnya.
Akhir Tapak kaki putri Zara berwarna merah terang membekas di jalan , seharusnya sudah sejak dulu prosesi ini di lakukan
Mereka lalu pergi menuju kediaman pribadi pangeran Seong Jun.
Raja ikut berdiri sejajar dengan mereka dan ikut berjalan di barisan terdepan.
❤️
__ADS_1
Para dayang lalu melemparkan bunga ke arah pangeran dan putri Zara .
Kediaman putri Moon Geoung barusaja menerima kabar ini .
"Pangeran kembali , dia dia datang membawa putri Zara . Putri " Ga en tidak mampu melanjutkan laporannya karena begitu terkejut.
Di kediaman Ratu juga baru menerima kabar , ini hal besar yang tidak pernah mereka perkirakan sebelumnya.
Panglima Tae Gwa hanya bisa mengeraskan rahanya dan menahan diri , ia gagal menyingkirkan putri Zara dan panherqn kecil yang ada di dekapanya juga berhasil di renggut.
Bahkan beberapa saat yang lalu putranya justru harus kembali dalam keadaan terluka saat menyergap rombongan itu , betapa sialnya mereka.
Panglima Tae Gwa harus segera menyusun rencana selanjutnya , dia tidak terbiasa gagal dan hari ini kedatangan putri Zara dan pangeran kecil telah menampar harga dirinya . kedatangan mereka adalah bukti kegagalannya yang nyata dan memalukan.
❤️
Setelah berjalan beberapa waktu akhirnya mereka sampai di kediaman .
Chorong berjalan memasuki kediaman pribadi pangeran dan segera menempatkan diri di depan pintu masuk seperti biasa , binatang itu sangat pintar.
Kemudian Pangeran mulai memasuki tempat itu bersama putri Zara , shagun yang mengendong pangeran ji hu dan bibi rupa dengan pangeran kecil juga ikut masuk .
Dari kejauhan Nona Moon Geoung bisa melihat suaminya yang dengan begitu perhatian dan hati hati menuntun seorang wanita , namun putri Moon Geoung tidak begitu jelas melihat wajah mereka karena jarak yang sedikit jauh.
Dia juga tidak memiliki keberanian untuk mendekat.
Permaisuri Myung Hee yang berjalan tergesa gesa juga hanya melihat pemandangan ini dari jauh , namun Raja bisa melihat keberadaan permaisurinya.
Raja tau jika tindakan permaisuri kali ini akan membuat dampak serius pada hubungan antara permaisuri dan putra sulungnya.
💢
🍒🍒Maaf jika ada kontradiksi atau ketidak sesuaian ya .
Kisah ini murni hanya karangan kak ceri dan tidak ada hubungannya dengan sejarah , dan kak ceri hanya berusaha memasukan sedikit tradisi.
Hanya saja jika ada yang salah mohon di maklumi,karena pengetahuan kak ceri yang terbatas . Kemudian saat karya ini selesai ak ceri akan berusaha memperbaikinya.
__ADS_1
Jangan lupa like love ya 🍒