
Di kediaman pribadi permaisuri Myung hee saat ini putri Hye sun pagi pagi ini sudah menghadap, tadi malam dia telah menceritakan semuanya . Dan benar saja sepertinya hal yang mereka takutkan benar terjadi.
Rumor imbas kejadian tadi malam dalam sekejap menyebar ke seluruh istana tanpa bisa di bendung , sebagian besar dari mereka menyalahkan sikap pangeran yang buruk karena mabuk mabukan dalam istana dan melakukan tindakan tercela.
Mereka juga merasa kasihan dengan nasip Nona moon Geoung yang malang karena mendapatkan perlakuan kurang sopan dari pangeran seong jun itu. Nama baiknya sudah tercemar , bagi seorang nama baik sera kehormatan adalah yang paling penting .
"Ibu bagaimana ini ? " putri Hye sun meremas jemarinya karena hatinya yang mulai kalut , semalam terlalu banyak saksi . Tidak mungkin bisa membungkam mulut mereka bukan ?
"Tenanglah nak , semua sudah terjadi . Kakak mu akan baik baik saja percayalah " Meski berkata begitu sebenarnya hatinya juga gundah , permaisuri sudah memikirkan satu jalan keluarnya .
Sebuah gagasan yang entah putranya itu akan setuju atau tidak , permaisuri berencana melanjutlan kembali pertunangan mereka yang sempat terputus.
"Yang mulia tuan Chanso datang " lapor dayang
"Biarkan dia masuk " ucap permaisuri mempersilahkan
"Yang mulia " sapa chanso lalu perlahan segera duduk
"Chanso , kau datang " permaisuri hanya mengangguk sebentar melihat kedatangan pria ini , tak seperti biasanya. Menandakan bahwa saat ini permaisuri tengah tidak baik baik saja
"Yang mulia apa yang sebenarnya terjadi " Tanya tuan chanso .
Di sepanjang perjalanan tadi dia sempat mendengar desas desus yang tidak enak tentang pangeran seong jun.
"Kamu sudah tahu ? "
Kemudian putri hye sun mulai menceritakan semuanya pada tuan Chanso , pria yang tak lagi muda itu menghela nafasnya kasar.
Dia tidak menyangka sebelumnya jika pangeran akan melakukan kesalahan seperti ini , biasanya pangeran selalu berhati hati dalam bersikap . Apa yang di lakukan oleh orang orang yang mengawalnya ? Kenapa membiarkan hal seperti ini terjadi.
💣
Shagun yang biasanya selalu tenang kini tampak panik dan memasang wajah garangnya saat menatap chilsuk .pria tengik ini 😑
"Apa ? Kenapa kau menatap ku seperti itu " Chilsuk bisa melihat sorot mata penuh permusuhan dari Shagun .
__ADS_1
"Jika saja tuan Taemin yang berjaga pasti tidak akan terjadi hal seperti ini , Ceroboh " Ucap Shagun tanpa takut
Jika biasanya dia akan menunjukkan sikap menghormati pada chilsuk tapi hari ini tidak demikian lagi , pria ini sudah melakukan kesalahan yang fatal .
" eh , kau menyalahkan ku ? Ishh itu kan " Namun sebelum Chilsuk selesai bicara Shagun sudah memotongnya
" Tentu saja , bagaimana mungkin kau bisa tenang saat itu dan bahkan membiarkan mereka mengikuti pangeran . Seharusnya kau juga ikut pergi ke sana , mereka tentu tidak berani sembarangan pada pangeran . Berbeda dengan mu " Protes Shagun kesal.
Jika saja chilsuk ada di sana tentu dia bisa langsung mencegah pangeran melewati batas , chilsuk adalah salah satu orang terdekat pangeran sedang orang orang itu tentu tidak akan berani bertindak karena takut.
" Tapi kan "
"Ishhh mau mengelak ? Lihat saja apa yang sudah terjadi karena kelalaian mu itu , entah bagaimana nanti " Shagun tidak membiarkan Chilsuk membela diri.
Sedang Chilsuk yang sebenarnya juga sangat merasa bersalah jadi tidak bisa lagi berkata kata , memang yang di katakan Shagun tidak sepenuhnya salah .
Lagipula bagaimana bisa dia menang bicara dengan seorang wanita ? Mereka adalah mahluk yang mengerikan , saat diam akan tampak anggun dan lemah lembut .
Begitu marah dan mulai membuka suara entah siapa yang bisa menghentikanya mengomel selain jika dia sudah merasa lelah dan puas menhemukakan seluruh isi hati dan fikiranya😅
#
Di lain tempat Ratu juga merasa kesal karena secara tidak langsung kejadian ini membuat rencananya menjadi berantakan , sebelumnya dia telah menuliskan dekret pernikahan antara pangeran Seong jun dengan seorang nona yang merupakan putri dari bagsawan partai kiri. Ratu berencana menjadikan nona itu sebagai istri utama pangeran Seong jun ck sungguh licik
Dan rencananya hari ini dekret itu akan di umumkan ,sebagai ratu dia memiliki hak untuk menentukan pernikahan para pangeran .
Kali ini Ratu ingin memaksakan kehendaknya melihat permaisuri sepertinya belum juga memilih menantu entah apa alasanya? itu mencurigakan baginya . Jadi dia harus segera mengambil tindakan
Rati ingin memberikan dekret itu agar mendapatkan keuntungan dari pernikahan ini karena keluarga wanita adalah sekutu yang setia padanya dan bisa ia jadikan pion . Serta ia ingin kelak putra pangeran Seong jun itu bisa berada di pihaknya .
Tapi lihat apa yang terjadi , meski dalam keadaan mabuk pangeran sinting itu tetap pandai memilih orang untuk di dekati. Bisa bisanya dia mendekati Nona moon geoung , siapa yang tidak tau bagaimana keluarganya .
Nona Moon Geoung berasal dari keluarga yang kuat , jika saja tidak berseberangan denganya dan bukan mantan tunangan pangeran Seong jun maka Ratu tentu tidak akan melewatkan Nona Moon Geoung untuk menjadi menantunya.
Ratu yakin saat ini pangeran Hajong dalam suasana hati yang buruk dia sudah lama menyukai Nona Moon Geoung . Jika bukan karena Ratu yang begitu keras menentang panheran Hajong sudah tentu menjadikannya istri sah sejak lama.
__ADS_1
#
Pangeran Seong Jun baru saja bangun dari tidurnya saat hari sudah terang benderang , dia memegangi kepalanya yang terasa sakit dan berat .
Semalam dia bermimpi begitu indah , Zara datang ke dalam mimpinya . Mimpi itu terasa begitu nyata , dia merasa bisa menyentuh dan memeluk zara . Hatinya sedikit menghangat saat mengingatnya .
Betapa hatinya begitu rindu akan kehadiran istrinya itu , tiada hari tanpa mengenangnya.
#
"Chanso apa yang kau katakan ini benar ? " Tanya permaisuri dengan wajah terkejutnya, berita yang di bawa Chanso membuat hatinya bergetar hebat karena begitu terkejut.
Saat ini hanya ada mereka berdua di sini katena sebelumnya putri Hye sun di minta pergi mengingat apa yang akan mereka bicarakan sangat rahasia.
"Benar yang mulia ,mereka masih hidup "
"h h h syukurlah syukurlahh "
"Tapi bagaimana dengan kekacauan ini ? Pangeran tidak bisa mengelak dan berlepas diri setelah ini "
"Apa yang terjadi tidak bisa di ubah Chanso , aku akan berbicara dengan pangeran Seong Jun untuk mencari jalan keluarnya . Chanso bagaimana rencana mu selanjutnya ? Apa kau bisa membawa mereka ke hadapan pangeran ? Mereka sudah lama menderita "
"Keadaan putri Zara sedang tidak baik karena trauma yang menimpanya , tapi mempertemukan mereka memangbharus segera di lakukan . Apalagi tidak mungkin membiarkan putri dan pangeran kecil terlalu lama di sana " Ucap Chanso mengemukakan pendapatnya .
Mungkin dengan bertemu dengan pangeran bisa membantu putri Zara untuk memulihkan ingatanya yang terganggu .
Tidak ada yang tidak mungkin bukan ? Selalu ada harapan . Mereka juga harus bisa mengantisipasi agar jangan sampai bangsawan Tae Gwa bisa menemukan fakta ini .
Bagaimanapun selama ini dengan keberadaan Kim Seowon di partai kiri sudah banyak membantu , mereka bisa mengetahui apa rencana rencana musuh sehingga bisa bersiap.
Bahkan Kim Seowon ikut membantu mengumpulkan bukti tindak kejahatan yang di lakukan berapa orang di partai kiri. Jika mereka goyah maka akan berpengaruh besar pada Ratu .
Permaisuri Myung Hee tentu tau ambisi besar Ratu Dae Hwa yang menginginkan putranya untuk naik tahta dan menjadi raja.
Ratu tentu akan mencari cara untuk mengulingkan panheran Ji yoong.
__ADS_1