
"malam ini kita akan merayakan pesta kemenangan pangeran jeet sing... "ucap pangeran sanjev.... diiringi tepuk tangan meriah....
pangeran jeet singh terlihat melirik putri zara yang sedang berbincang dengan ratu.... gadis manis yang telah berhasil mencuri perhatiannya... senyum pangeran jeet singh merekah tipis
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟโจ๐โจ๐โจ๐๐ฅ
di suatu tempat terlihat seseorang sedang duduk di sebuah kursi ..ruangan itu tampak remang -remang karena tidak memiliki pencahayaan yang bagus.... hanya di terangi sebuah pelita kecil ...... di tangan pria itu terdapat sebuah lukisan.... orang itu tersenyum menyerigai memandang sebuah lukisan yang tengah di pegangnya......
๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐๐๐๐๐๐ฑ๐๐๐๐....
pangeran sanjev menangkap basah pangeran jeet singh yang terus mencuri pandang pada adik tercintanya....
"hmnnm ... kau harus bersabar sebentar lagi pangeran jeet..... kalian tidak boleh bertemu dengan keadaanmu yang seperti ini๐ ...kau harus mempersiapkan dirimu sebaik mungkin. tungu nanti malam... nanti kau bisa berbicara dengan zara selama yang kau mau...." ๐
pangeran sanjev memberi pengertian pada calon iparnya itu.... ditepuknya bahu pangeran jeet singh beberapa kali..... pangeran sameer yang masih ada disana juga memberikan ucapan selamat padanya....
seorang kesatria harus bisa menerima kekalahannya.... bersikap layaknya pria sejati....
di lain tempat
dengan sedikit bantuan dari shagun...akhirnya juho berhasil keluar dari kamar putri zara tanpa diketahui oleh para prajurit......๐
juho kini berjalan seorang diri.... dilihatnya sebuah pohon yang cukup rindang kemudian mendekatinya......juho duduk di rerumputan dan mulai menyandarkan badanya disana....๐ณ๐ณ
selain lelah... juho juga merasakan kantuk yang teramat sangat..... mungkin ini efek dari ramuan obat yang tadi diminumnya..... ditambah semalaman begadang.....lengkap sudah penderitaanya ๐ด๐ด๐ด
semilirnya angin yang bertiup sepoi - sepoi.... membuat juho semakin terlena dan mulai tertidur...... terbuai dan mulai memasuki alam mimpi yang indah
๐๐๐๐๐ค๐ค๐ค๐ค๐๐๐๐๐๐โค
"pangeran jeet singh...sudah kuduga dia akan memenangkan pertarungan ini......" ucap baginda raja....
"biasanya mereka selalu berakhir imbang saat latihan.... ini mungkin karena besarnya semangat pangeran jeet singh untuk mendapatkan putri zara... sehinga mendapatkan kekuatan berlebih..."๐ค๐ค๐ค
"hahahahha..... yash.... kau memang pintar membuatku senang...."....
".... itu benar yang mulia... kecantikan putri zara memang luar biasa.... tapi kenapa baru sekarang yang mulia memperkenalkannya... itupun untuk acara perjodohan seperti ini.... jika dari dulu putri menunjukkkan dirinya... sudah tentu banyak pangeran yang akan datang untuk meminang..tanpa perlu melakukan pertarungan seperti ini......"๐ค๐ค
"hmnnn putriku selalu menolak saat ada perbincangan mengenai perjodohan untuknya ... dia memang sedikit tertutup... "
" tapi mulai sekarang seluruh kerajaan akan mengetahui jika raja balraj kumar memiliki seorang putri yang memiliki kecantikan begitu luar biasa. ..." ucap yash ...๐๐
"hahaha....yash kau sudah menyiapkan semuanya .. " tanya raja balraj kumar
"tentu yang mulia... ...... " tuan yash segera memberikan kode pada bawahannya
seseorang memberikan nampan berisi sebuah gulungan... kemudian yash mengambilnya dan meletakkan di nampan milik raja balraj๐ฟ๐
raja kemudian memerintahkan seorang untuk mengurusnya...
__ADS_1
"berikan ini pada penasehat ..."
"baik yang mulia......." seorang pelayan membawa 2 gulungan berwarna coklat itu dan segera pergi untuk menyerahkannya pada penasehat kerajaan
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
juho tertidur begitu lelap.... dia benar - benar menikmati waktu istirahatnya.....
terlihat beberapa prajurit yang tengah berpatroli berjalan mengelilingi kerajaan... salah seorang dari mereka melihat seseorang sedang berbaring di rerumputan....
๐ฟ๐ฟ
"siapa yang tidur disana...."๐คจ
"ada apa..."
"lihat itu.... ayo kia lihat...."๐คจ๐คซ๐คซ
mereka bedua mulai berjalan mendekati pria asing itu... langkah mereka semakin dekat....
terlihat seseorang yang sedang tidur terlentang di bawah pohon...
"dia tidur seperti orang mati...."
"kenapa tidur disini... ..."
"siapa dia... sebaiknya kita tangkap .... mungkin penyusup...."
"kenapa malah bertanya padaku.... memangnya aku temannya...."...
mereka berdua malah asik berdebat
"hhhh.... kalian ini brisik sekali... menganggu orang tidur saja...." ucap juho yang ternyata sudah bangun dari tidurnya...
para penjaga itu menodongkan tombaknyake arah juho yang masih tiduran sambil memejamkan matanya...
" bangun... siapa kau... .. beraninya menyusup di kerajaan kami..."
"...hhhhh...." juho kemudian mulai membuka matanya dan perlahan berdiri dengan todongan tombak yang masih mengarah padanya.....
"cepat berdiri..... jangan coba - coba melawan...."
juho menatap mereka dengan tatapan kosong...tampak sekali kalau juho masih mengantuk
entah karena malas atau belum sadar benar...juho menurut saja ketika di gelandang seperti seorang penjahat...
๐๐๐๐๐๐๐๐
hari sudah mulai sore... putri jhanvi dan putri zara terlihat tengah berjalan kembali ke kediaman mereka....
__ADS_1
para pelayan sibuk mempersiapkan acara perayaan kemenangan pangeran jeet singh.... yang akan digelar malam nanti
tempat pertarumgan mulai di bersihkan dan di hias... nanti malam mereka akan melaksanakan upacara suci untuk pangeran jeet singh dan putri zara....
penasehat kerajaan juga sibuk membaca horoskop putri zara dan pangeran jeet singh.... dia ditemani beberapa orang di ruangannya....
penasihat mulai menuliskan sesuatu di sebuah gulungan berwarna perak....
๐ค๐ค๐ค๐ค๐คโจโจ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ
" bagaimana perasaaanmu.... "
"perasaan apa lagi kak . ..." putri zara tampak malas menjawab pertanyaan kakak iparnya.....
"ya perasaanmu ...karena nanti malam kau akan bertemu langsung dengan pangeran jeet sing.....kalian harus banyak berbincang supaya lebih akrab... "๐
"kukira apa... .."๐
"kau ini ..... kakak serius..."
"aku juga serius... memangnya harus bagaimana kak ..๐๐.."
"bukankah semalam kau kurang istirahat.... kakak kira itu karena kau merasa gugup untuk menghadapi hari ini....." goda putri jhanvi.....
"gugup.... aku.... kak jhanvi... sepertinya... kakak sekarang memiliki bakat menjadi cenayang atau semacamnya.... astaga.๐ค๐ค.. "
"hush... zara...zara... kau ini benar - benar....nanti mau kakak bantu bersiap?..."๐
"tidak...kakak. tidak perlu repot - repot....ada shagun yang akan membantuku... iyakan shagun.....shagun...shagun.. . " ucap zara yang segera membangunkan shagun dari lamunannya
"eh... iya...iya.... iya putri.๐ฎ๐ฎ.." shagun tampak terkejut
"sepertinya bukan cuma kau yang gugup zara....lihat.. shagun juga terlihat sama... dari tadi dia terus melamun seolah dialah yang mau menikah bukanya dirimu... ๐๐..."goda putri jhanvi.. dia tertawa kecil melihat shagun yang gelagapan tadi
"maaf putri... sepertinya aku sedikit lelah... jadi kurang memperhatikan....." shagun tampak merasa bersalah... dia hanya bisa menundukkan wajahnya...๐
"shagun.... lain kali kalau zara tidak isa tidur ... beri saja dia obat tidur.... jadi kau bisa istirahat...bukanya menemani adikku yang nakal ini begadang.... tentu kau yang paling letih disini.... maafkan zara ya..."๐๐
"tidak putri... sudah kewajibanku melayani putri zara dengan baik.... ini karena kelalaianku... maaf...."
"tidak perlu menyalahkan dirimu seperti itu.. zara... sesekali berikan shagun waktu untuk berlibur... dia terlalu keras bekerja....lihat shagun tampak sedikit kurus.... kau harus memperhatikannya juga zara...."๐
" hh maafkan aku shagun... setelah ini aku akan pastikan kau tidak bekerja terlalu keras.... akan ku buat kau memiliki waktu cukup untuk mengurus dirimu... sampai - sampai kau bisa seperti bibi sugna " ucap zara tulus.... mereka bertiga tersenyum...
"eh.. jangan putri.... jangan buat aku jadi seperti bibi sugna... aku tidak mau...." ucap shaun polos yang membuat puti jhanvi dan zara tertawa bahagia.... bagaimana tidak... siapa yang tidak kenal bibi sugna ... dayang wanita yang galak dan lumayan gemuk.....๐๐คฃ๐คฃ๐๐๐๐๐
putri jhanvi memang sangat ramah dan baik hati... membuat shagun jadi tidak terlalu canggung saat berbicara dengannya seperti ini......
๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐
__ADS_1
๐ฅ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐