
pangeran varun memegangi perutnya yang terasa sakit... wajahnya meringis kesakitan...π£π£ diatas arena terlihat pangeran nevv yang menatap dengan tatapan merendahkanπ€«π€«π€«.... senang sekali bisa mebalaskan semua rasa sakit di hatinya .... pangeran congkak itu tentu akan menanggung malu karena telah dikalahkah oleh orang yang selalu direndahkannya
genderang kemenangan akhirnya dibunyikan.... sebagai pertanda berakhirnya pertarungan...
πππpenonton riuh bersora sorai bertepuk tangan.. ada juga yang mengerutu karena jagoan mereka berhasil ditumbangkan.... pangeran varun bangkit dengan perlahan... marah.. kesal...campur aduk menjadi satu... tapi yang lebih parah dari itu adalah... malu....π£π£
dikalahkan oleh putra seorang selir adalah hal yang sangat memalukan untuknya.... pangeran varun kembali ke tempatnya .... sementara pangeran yuvraj naik ke panggung dan menyatakan kemenangan pangeran nevv atas pangeran varun.....
pangeran nevv sesekali melirik sinis ke arah pangeran varun yang masih berada di tempatnya seraya tertunduk lesu...... ππpuas... ....kemudian tanpa basa basi dia segera pergi meninggalkan tempat itu menuju ke ruangannya... tidak tahan dengan suasana riuh atas kemenangan pangeran nevandra yang dielukan oleh para penonton. ....
πΌπΌπΌpangeran yuvraj mengangkat tangan pangeran nev tinggi - tinggi...diiringi sorak sorai penonton.πππ.. setelah itu mereka berdua kemudian turun dari arena...
pertarungan berikutnya akan segera dimulai...
antara pangeran jeet singh dan pangeran sameer.... .. kedua orang itu segera menaiki panggung pertarungan...
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΌπΌπΌπΏπΏπΏπΏπ
"sepertinya harapanmu terkabul.... ... " ucap putri jhanvi sambil melirik ke arah zara... dari awal dia memang sudah tahu bahwa zara tidak menyukai pangeran varun yang notabennya pria pecinta wanita... kekalahan varun tentu hal yang menggembirakan untuknya....
"pria sepertinya memang pantas kalah... ππ"ucap zara acuh... dia memang tidak perduli sama sekali dengan pangeran varun... karna saat ini hatinya telah ditawan oleh pria asing yang sukses membuatnya sedikit kesal hari ini...
yah mungkin ini adalah balasan atas ucapanya yang tadi saat mereka bertemu... ... mata zara melanglang buana.... sosok pria yang dicarinya tidak kembali ke bangku penonton.... ..
"(pergi kemana dia... π€¨π€¨apa juho sedang bersama nandini.... astaga ...pria gilaaaaa )"...memikirkan itu zara jadi bertambah kesal dan emosi... mungkin saat ini sedang ada kebakaran di dalam hatinya......π₯π₯π₯
"(. awas saja ..aku tidak akan memaafkanmu.... dasar buaya... akan ku beri pelajaran kalau bertemu lagi nanti...hhhh ...???πππ‘π‘)..."zara hanya bisa mengerutu di dalam hati
juho masih menyaksikan pertandingan dari jauh.. .. sementara nandini dan yang lainya memilih istirahat....
"kau suka melihat pertarungan seperti ini...".. nandini datang menghampiri juho yang tampak begitu serius....
__ADS_1
"lebih seru lagi menjadi pemain daripada sekedar menjadi penonton seperti ini...."ππ
"hahhaha... jadi kau ingin ikut bertarung???" nandini tertawa geli...π€£π€£π€£ menurutnya gurauan juho ini sangat lucu.... dia tau betul bahwa pertarungan yang sedang berlangsung saat ini terbatas ..hanya boleh diikuti para pangeran atau raja......ππ
"menurutmu siapa yang akan menang di pertandingan ke 2 ini...??"
"mau bertaruh.....??"π
"kenapa tidak.... apa yang akan kita pertaruhkan.."π€π€
"terserah nona...."
"baiklah... siapapun yang kalah harus menuruti keinginan yang menang... dan tidak boleh ada penolakan...setuju..."ππ
"setuju... ."
"aku bertaruh pada pangeran jeet singh ."
"berarti aku pangeran sameer.... "
mereka berdua mulai bertarung....π£π£π£
di sebuah ruangan...
pangeran varun menghempaskan semua benda di atas mejanya..#prangggg#... tampak barang - barang yang berserakan karena amukannya....
emosinya meluap - luap... hari ini harga dirinya benar - benar jatuh di tangan putra seorang selir yang sangat dibencinya....
"sial.... bagaimana mungkin aku bisa di kalahkan ... nevv... ..nevvv. nevvvπ‘π‘ ..hahh...sialll.....Akan ku buat perhitungan dengan mu nanti nevvv... π tunggu saja... sekarang kau boleh menikmati ..kemenanganmu saat ini... .. ha ha ha ha...."...pangeran varun tertawa sambil menyerigai...entah apa yang sedang direncanakannya...
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π’π’π’π’π₯π₯π₯π₯π₯
pangeran sameer mencoba menangkis semua seranggan pangeran jeet singh.... sejak pertarungan dimulai memang tampak pangeran jeet lebih mendominasi...
__ADS_1
pangeran sameer menyeka darah di bibirnya ...sebuah tinju berhasil mendarat disana..... πππpedih... dia sedikit meringis kesakitan... sedang pangeran jeet singh hanya memasang wajah datar..... π
belum menyerah.... pangeran sameer melayangkan tendangan gandanya dan berhasil menendang dada pangeran jeet singh
π’pangeran nevandra menyaksikan pertarungan kakaknya.... tidak perduli siapa yang akan menang nanti... dia akan tetap melawannya...
hubungan kakak beradik itu memang sudah lama tidak harmonis.... meski sering bertemu ..keduanya jarang bertegur sapa... lebih terlihat seperti orang asing daripada kakak beradik...π€«π€«.
kali ini bahkan mereka sedang bersaing untuk memperebutkan seorang gadis yang sama.... sungguh ironi....tahta...ππ. selalu itu yang membuat hubungan antar saudara menjadi renggang.... padahal dulu mereka pernah dekat layaknya keluarga pada umumnyaππ.... namun perseteruan antara ibu merekalah yang membuat keduanya menjadi ikut - ikutan bersilang pendapat.... dan lama kelamaan turut menjadi rival.... apalagi raja memang lebih menyayangi pangeran nevandra daripada sang kakak... ππ
pertarungan terus berlangsung.. antusias penonton begitu besar... mereka tak kalah bersemangat dengan para pangeran yang tengah berlaga sekarang.... setiap dari mereka miliki jagoannya masing - masing
pangeran jeet singh lagi lagi mampu mendaratkan pukulannya di badan pangeran samer....ππ dia tersungkur di atas arena... melihat lawannya jatuh... pangeran jeet sing bersiap melancarkan serangan selanjutnya.. dia melompat dengaan mempersiapkan sikunya untuk menghantam pangeran sameer...
"aku menyerah..ππ.. sudah cukup... aku mengaku kalah.... uhuk... hah...hah.." pangeran samerr terbatuk mengeluarkan darah... dia merebahkan badannya.. terlentang diatas arena...dia sudah tidak sanggup lagi bertarung... pangeran jeet terlalu tangkas untuk dirinya... π΅π΅π€π€
ππππππππππππππππ
genderang kembali dipukul... pangeran jeet singh mengangkat ke dua tanggannya sendiri ke atas... ... pangeran jeet sing memploklamirkan kemenanganya yang diraih secara gemilang....
tidak sia sia dia selalu melatih ilmu beladirinya... πͺπͺπͺ sejenak senyumnya terkembang... matanya kemudian menatap tajam ke arah pangeran nevv ...sang adik yang besok akan menjadi lawannya selanjutnya....
ππpangeran nevandra yang ditatap hanya diam dengan dorot mata tak kalah tajam... dia memang telah memperkirakan kemenangan kakanya itu... besok... dia harus menghadapinya.... gentar... tentu tidak... kapan lagi dia bisa meluapkan emosinya pada pangeran jeet singh..π’π’. kesempatan seperti itu tentu tidak akan di sia - siakanyaπ π π π
π€π€π€π€melihat jagoannya menang nandini ikut bersoraiππππ.... sedang juho yang kalah taruhan hanya berdiam diri menatap jeet sing dari jauh... menganalisa sejauh mana kemampuan pangeran mahkota itu... πΏπΏπΏπΏ
"aku menang..... hahaha.. sesuai janji... kau harus menuruti satu permintaanku dan tidak boleh menolak..... " ujar nandini senang... tawanya pecah...
"ya ya ya...baiklah .sesuai janji ku.. jadi apa yang kau inginkan nona muda....π" ucap juho seraya tersenyum manis pada gadis muda di sebelahnya
"tentu saja ..kau sudah kalah tuan... emnnnπ€π€π€ aku akan memikirkan dulu harus meminta apa darimu... tunggu saja... " ππππ€©π€©π€© gadis itu tersenyum...
entah ...apa yang akan dimintanya nanti.... semoga saja tidak minta yang aneh aneh...bisa gawat nanti..
__ADS_1
ππππππππππππππππ