
Setelah mendapatkan perintah dari ayahnya tanpa menunggu waktu lagi Tae Sung segera pergi menjalankan tugas khusus ini , tak lupa dia juga mengajak seorang temanya untuk mulai mengintai , namun anehnya ini adalah kediaman bangsawan kiM Seowon yang merupakan sekutu ayahnya sesuatu pasti telah terjadi.
#
"apa pangeran yakin akan membawa ini ke istananya ? " Tanya seorang pria yang mengawal rombongan kereta besar yang di tutupi kain sehingga tidak ada yang tau apa isi di dalam kerangkeng besi itu.
"Ya , pangeran sudah memutuskan hal ini "
#
Hari pertunangan telah tiba , meski bukan acara yang besar namun cukup meriah. Setelah acara pertunangan ini selesai maka lima hari kemudian pesta pernikahan akan langsung di lakukan .
Ini sesuai dengan tanggal yang di pilihkan sendiri oleh tetua suci , orang yang dulu pernah meramalkan jika hanya keturunan permaisuri Myung Hee lah yang akan menjadi seorang Raja sejati.
Raja yang akan membawa dinasti ini dalam kejayaan.
Iring iringan yang mengantar Nona Moon Geoung mulai terlihat dan perlahan berjalan terus mendekati tempat acara , kini tandu itu sudah sampai di aula yang di sediakan.
Meski hanya perayaan pertunangan tapi terlihat cukup banyak orang yang hadir di sana , para bangsawan dan keluarganya .Raja mempersilahkan bagi mereka yang ingin hadir.
Sebenarnya kebanyakan dari mereka yang datang bukanlah ikut untuk merayakan pesta pertunangan ini melainkan hanya menghormati raja saja.
Mereka juga ingin memastikan apakah pernikahan ini akan benar benar terjadi , ini merupakan hal yang menghebohkan
Sebuah pernikahan antara Nona Moon Geoung seorang wanita yang cantik dan anggun yang telah menolak banyak lamaran pemuda dari berbagai kalangan itu akan menikahi pria dengan gangguan jiwa .
Yang benar saja , kiranya ini adalah sebuah nasip yang sungguh malang . Jika Nona lain yang mendapatkan dekret ini mungkin sudah meraung karena sedih .
Diantara mereka ada juga nona yang namanya dulu sempat di ajukan oleh ayahnya untuk menjadi istri pangeran Seong Jun.
Mereka kini bisa menghela nafas lega karena akhirnya bukan mereka yang ada di posisi nona Moon Geoung. Ada nona yang sampai merajuk beberapa hari karena perintah ayahnya itu.
Ada yang pasrah karena memang tidak ada pilihan lain selain menuruti perintah orang tua ,ada juga yang kala itu mencoba melarikan diri meski kembali tertangkap dan berujung menyerah .
__ADS_1
Meski dia adalah seorang pangeran apa hebatnya ,dia tetaplah pria yang tidak waras . Tidak ada yang pantas untuk di banggakan.
Huh tanpa mereka tau bahkan pangeran Seong Jun sendiri langsung menolak mentah mentah tawaran pernikahan itu tanpa melihat daftar sama sekali , para nona ini terlalu memandang rendah pangeran dan menilai diri mereka begitu tinggi.
Mereka tidak tau saja siapa pangeran Seong jun yang sebenarnya , kasihan sekali
Sebagian putra pejabat yang dulu sempat di tolak itu juga ikut hadir karena mereka rupanya sudah ikut bergabung dalam pemerintahan entah menjadi pejabat menengah maupun pejabat tinggi.
Beberapa nona dari partai kiri ikut mengiringi , ini adalah tradisi mereka dengan ikut mengantarkan calon pengantin wanita .
Tandu telah di turunkan ,perlahan wanita cantik itu turun dari tandu .
Raja , Ratu , Permaisuri , pangeran Ji yong dang putra mahkota , putri hye sun dan adik pangeran Hajong juga datang. Pangeran Hajong tidak bisa datang dengan alasan tidak enak badan.
Namun beberapa orang sudah bisa menebak alasan sebenarnya dari ketidak hadiran pangeran Hajong, lagipula siapa yang bisa melihat orang yang telah lama di cintai justru bersanding dengan pria lain.
💔
Pangeran Hajong saat ini sedang berada di kediamanya , ruangan ini tampak gelap . Pangeran sejak tadi terus menenggak minuman memabukkan itu namun masih belum terlihat akan berhenti hingga membuat Dayang dan Penjaga hawatir.
Tidak ada yang berani mendekat karena sebelumnya sudah ada yang menjadi korban karena mencoba mengingatkan pangeran Hajong.
Penjaga itu meski tidak sampai kehilangan nyawa namun harus di gotong keluar karena menjadi sasaran kemarahan sang pangeran , dia di pukuli sampai babak belur. Sungguh malang
Mereka hanya bisa berharap pangeran akan segera menyudahi ini ,paling tidak semoga dia segera pingsan karena kehilangan kesadaran . Dengan begitu maka akan lebih mudah mengurusnya tanpa takut akan di hajar.
Tapi semakin di lihat mereka semakin takut karena pangeran terus meminta minuman itu kembali di isi lagi dan lagi , ini tidak bisa di biarkan .
Jika sampai terjadi sesuatu maka mereka juga akan terkena akibatnya , seorang dayang segera meminta penjaga untuk pergi menemui bangsawan Dae jin .
Paman pangeran Hajong , mungkin hanya dia satu satunya harapan mereka .
Bangsawan Dae jin baru akan memasuki gerbang segera di hentikan .
__ADS_1
Penjaga segera mengatakan tujuanya ,begitu mendengar bahwa keponakan tercintanya sedang hilang kendali seperti itu maka Tuan Dae Jin segera pergi menuju kediaman Pangeran Hajong untuk menghentikan kegilaan keponakanya itu.
Bangsawan Dae Jin segera masuk kedalam kamar ,dia melihat pangeran Hajong yang sedang menuang minuman ke dalam cawan.
Tanpa di duga dia segera merampas cawan yang sudah hampir menyentuh bibir lalu di lemparkannya ke sembarang arah .
Setelah itu di tariknya kuat kuat kerah baju pangeran Hajong ,mata keponakanya itu sudah memerah karena terlalu banyak minum.
"Pangeran apa yang sedang kau lakukan ! Seorang raja masa depan tidak pantas bersikap seperti ini " Ucap bangsawan Dae jin penuh penekanan.
"Paman kau datang , ayo temani aku minum "
"Sadarlah ! jangan seperti ini "
"Apa aku begitu tidak layak sampai dia terus menolak ku "
Rancau pangeran Hajong yang sudah kehilangan kesadaranya , percuma saja berbicara pada orang mabuk .
Perlahan lahan karena memang sudah melewati batas kemampuan tubuhnya akhirnya pangeran Hajong hilang kesadaran.
"Pangeran pangeran " Melihat keponakanya pingsan maka Tuan Dae Jin segera membawanya ke pembaringan.
"Bereskan semua kekacauan ini ! dan Jangan sampai ada yang menceritakan kejadian hari ini ! Jika tidak nyawa kalian akan menjadi taruhanya " Ancam Tuan Dae Jin.
Meski dia tidak meragukan kesetiaan mereka namun Tuan Dae Jin merasa perlu menekankan hal ini , bagaimanapun jika kejadian hari ini bocor maka akan berdampak buruk pada nama baik pangeran Hajong.
Selama ini Ratu dan dirinya selalu berusaha melakukan yang terbaik agar kelak Pangeran Hajong bisa naik tahta , jangan sampai hal ini mempengaruhi masa depan sang pangeran.
Sebuah kesalahan bisa menjadi titik awal kekalahan , itu tidak boleh terjadi.
Mereka cepat atau lambat akan segera memulai untuk menjalankan rencananya , apapun akan di lakukan agar pangeran bisa naik tahta .
Ratu dan kelompoknya sudah bertekat , jika putra mahkota Ji Yoong bisa di lengserkan maka secara otimatis maka pangeran Hajonglah yang paling berhak atas tahta.
__ADS_1
Namun sampai waktunya tiba maka mereka harus bisa bersabar , karena sudah tidak lama lagi hari yang mereka nanti akan segera datang.
Sungguh serakah 😠