The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
kenyataan (tidak ada yang bisa kau sembuyikan dariku)


__ADS_3

pangeran jeet sing mengulurkan tangannya pada pangeran sameer... dia membantu lawanya berdiri.๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚.. sikap ksatria yang pantas mendapatkan aplouse dari para penonton...pangeran sameer dengan berbesar hati menyambut uluran tangan lawannya... Tepuk tangan sahut menyahut... salut atas tindakan terpuji dari pangeran jeet singh๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


pangeran yuvraj maju dan menyatakan kemenangan pangeran jeet singh atas pangeran sameer๐ŸŽ†๐ŸŽ†๐ŸŽ†....selanjutnya diumumkan bahwa pertarungan hari ini telah selesai... mereka akan melanjutkannya lagi besok pagi... para pangeran tentu membutuhkan sedikit waktu untuk beristirahat.....๐Ÿ•š๐Ÿ•š๐ŸŒ™๐ŸŒ™


raja balraj kumar mulai meninggalkan kursinya diikuti raja raja lain yang hadir di sana.... ratu...putri jhanvi dan putri zara juga berjalan pergi dari sana....hari yang melelahkan...


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


nandini dan yang lainya juga bersiap pulang ke kediaman mereka masing - masing.... juho bersiap mengawal kepulangan mereka...


shagun melihat juho pergi dengan rombongan nandini.... dahinya berkerut... dia lalu pergi ke kamar zara untuk mempersiapkan segala kebutuhan gadis itu


saat ini rombongan pangeran varun juga sedang bersiap -siap meninggalkan istana.. mereka akan kembali ke kerajaannya malam itu juga... setelah undur diri.... berpamitan pada raja balraj kumar.... mereka segera meninggalkan kerajaaan....๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž


(kamar putri zara...)


zara melihat tulisan aneh yang tadi ditinggalkan juho..dilihat.....kemudian di bolak baliknya... entah apa arti tulisan itu.... matanya seolah enggan terpejam..... gadis itu duduk di pembaringan.... semilir angin masuk dari jendela yang dibiarkan terbuka.membuat tirai di kamar zara bergerak gerak tertiup angin.....๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—


shagun membawakan beberapa makanan ke kamar zara...sedari tadi gadis itu hanya mengisi perutnya dengan air....


" tok...tok..tokk" .... seorang prajurit membantu shagun mengetuk pintu kamar zara... kemudian dengan isyarat shagun meminta prajurit untuk membukakan pintunnya...prajurit yang bertugas disana adalah prajurit wanita.... zara tidak mau ada prajurit laki - laki yang ditempatkan di sekitar kamarnya...


shagun langsung masuk ke dalam kamar dan mendapati zara yang sedang bersantai ria di dalam kamar.... di lantai kamar itu tampak kelopak mawar yang berceceran ... zara mencabutinya satu demi satu...๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ



shagun segera meletakkan nampan yang dibawanya ke atas meja.....


"putri apa yang anda lakukan...?..." yang ditanya justru hanya diam saja sambil mencium bunga mawar yang tinggal sebatang....๐Ÿ˜”


"dengar.... saat ini rombongan pangeran varun sudah pergi meninggalkan kerajaan ini... yah mungkin dia terlalu malu untuk tetap tinggal disini..๐Ÿค”๐Ÿค”.."....shagun duduk di pinggiran ranjang zara dan terus menceritakan apa yang dilihatnya tadi


"hmnnn" ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘zara hanya membalasnya sekenanya saja.... sambil terus memainkan bunga mawar di tangannya... bunga di ayunkan ke kiri..ke kanannn....


" besok pangeran jeet singn dan pangeran nevv akan bertarung.... aku hawatir hubungan mereka akan semakin renggang karena memperebutkan wanita yang sama.... eh ...putri kira - kira dari mereka berdua siapa yang akan menangkan pertarungan nanti...."...

__ADS_1


" entah... mana ku tau.... ๐Ÿ˜’๐Ÿ˜’ "zara masih saja mengacuhkan shagun


"menurutku pangeran jeet singn lah yang akan keluar sebagai pemenangnya..๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚..melihat pertarungan tadi saat berhadapan dengan pangeran sameer... ya.. dia seolah tidak memiliki rasa belas kasih saat bertarung ... tapi tetap memiliki jiwa ksatria.๐Ÿ™‚.. buktinya dia mau membantu lawannya berdiri... kalau pangeran nevandra.... emmm. ๐Ÿค”๐Ÿค”sebenarnya dia cukup tangkas juga... ... tapi entahlah... apapun bisa terjadi di pertandingan nanti.... " ....


shagun terus bercerita ...sementara zara terus tengelam dalam fikiranya sendiri.....


..


๐Ÿ˜ถ๐Ÿ˜ถ๐Ÿ˜ถzara hanya diam dan mulai mencabuti lagi kelopak demi kelopak bunga yang ada pada mawar terakhir di gengamannya.... sungguh.... nasib malang sang bunga ... harus di kerdilkan seperti itu.... biasanya zara akan mengumpulkanya dan dibiarkan mengering


shagun menjadi sedikit kesal karena zara sama sekali tidak menghiraukannya... membuat dia bicara seorang diri layaknya orang bodoh.... diraihnya sebuah bantal kecil ..kemudian dilemparkan ke arah zara dan membuatnya kaget....


"aw... shagunnn .kau kenapa... . ..."zara akhirnya menoleh ke arah shagun yang memasang wajah cemerut sama sepertinya


" ......kenapa... tidak salah....?? tuan putri yang kenapa... dari tadi aku bicara tidak di dengarkan sama sekali....aku jadi seperti orang bodoh yang bicara sendiri..."๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ


"aku kan tetap mendengarkan... memangnya mau apa.... dari tadi kalian selalu..membicarakan mereka... aku bosan...." ๐Ÿ™„๐Ÿ™„๐Ÿ™„๐Ÿ™„ memang sudah kenyang mendengar keluarganya dari tadi membahas para pangeran terus..sekarang jshagunpun begitu


".apa ada sesuatu yang menganggu fikiranmu...tidak biasanya putri seperti ini.... atau .. putri sudah terpesona pada salah satu pangeran disana....."๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ


"sepertinya dari tadi putri hanya minum terus.... awas nanti kembung....." shagun beranjak bangun untuk mengambil segelas air dan memberikannya pada zara..๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ


"lalu jika tidak tertarik pada pangeran jeet atau pangeran nevv .. apa mungkin putri tertarik pada penyanyi pria yang menemani nandini tadi..." ๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”


"uhuk...uhuk... uhuk.... " mendengar pernyataan shagun yang memang tepat sasaran membuat zara tersedak dan akhirnya terbatuk - batuk...


"jadi benar nona suka padanya.... ya ampun.... ini akan menjadi berita baru yang mengemparkan istana..."..mata zara membulat


"ap.pa maksudmu..."zara segera melap air bibirnya.....


"tuan putriku yang cantikkk dan baik hati.... kau mungkin bisa menipu semua orang di istana ini... tapi tidak denganku..".... shagun tersenyum mengejek ke arah zara yang tampak menekuk wajahnya..karena kesal...


". aku juga tau siapa pria itu ... pria yang sama yang selalu membuatmu kesal kalau bertemu....pria gila..pria aneh...entah. apalagi sebutanmu untuknya.... "


"kau tau... ??? "๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ

__ADS_1


"meskipun dia memakai kumis palsu... tentu saja aku tetap bisa mengenalinya... bukankah sebelum ini ..kami pernah bertemu beberapa kali .... dia memiliki alis yang tebal dan mata yang tajam.... tampan dan baik hati....siapa yang tidak akan terpikat padanya....๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜" shagun tersenyum - senyum mengingat juho yang memang begitu mempesona...


"kau ini...." zara segera melayangkan cubitan kecil di pinggang shagun .... gadis itu mengaduh


"aduhhh.... sakit.. ." ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃshagun mengaduh kesakitan memegangi pinggangnya yang barusan jadi korban kejahilan putri zara...


"menghayal saja... apa yang kau bayangkan barusan..."


"putri cemburu...???.. ish.. jadi benar dugaanku.... putri sudah jatuh cinta padanya...""


"sstst.... jangan keras - keras...." zara menutup mulut shagun dengan tangannya...jika tidak.. suara shagun pasti bisa terdengar keluar....


"hmmm emmm".... shagun tidak dapat bicara karena putri masih menutup mulutnya rapat...


"akan kulepaskan tapi ....jangan bicara keras - keras...." ๐Ÿคซ๐Ÿคซ๐Ÿคซ shagun mengangukkan kepalanya pelan.... zara lalu melepaskan bekapanya...


"hh hah... hampir saja aku mati karena kehabisan nafas .." shagun melihat ke arah zara..terus menatapnya seakan ingin memastikan sesuatu..


"kenapa melihatku seperti itu.."


"putri apa kau benar - benar menyukai pemuda itu..." shagun mendekati zara .. suaranya sudah tidak sekeras tadi...


".. entahlah... aku juga masih bingung dengan perasaanku..... "....


"tapi tadi kulihat putri tampak tidak senang saat tuan juho bernyanyi bersama nona nandini..."


"hhh kau melihatnya ya....". ๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”


"aku memang tidak bisa menyembunyikan apapun darimu... shagun... sepertinya aku sudah mulai menyukainya....""๐Ÿ’“๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜

__ADS_1


__ADS_2