The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
tuan


__ADS_3

....seseorang tampak sedang memberi makan seekor burung elang kesayangannya dengan potongan - potongan daging ... ..burung itu bertengger di sebuah dahan kering....


"



tempat itu tidak terlalu terang..... ..hanya ada beberapa obor disana .. ... pria itu terus memberi makan hewan piaraannya.... meski tidak terlalu jelas..... di sana juga terdapat gambar semacam peta ... ... seperti peta wilayah kerajaan .yang di gambar di sebuah dinding.... ada beberapa wilayah yang sengaja di tandai... ...


"hhhh.... sebentar lagi..... tujuanku akan segera tercapai... ..." gumamnya lirih.... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


di kerajaan pertunjukan telah selesai.... nona nandini berada di tengah - tengah...antara anand dan juho.... penari lain ada yang di belakang serta dibawah panggung.... mereka semua membungkuk memberi hormat pada raja ..... kemudian mulai membubarkan diri..secara teratur.....


penonton masih bertepuk tangan karena senang dengan pertunjukan itu.... ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


"pertunjukan yang bagus...๐Ÿ™‚.." puji pangeran jeet singh.. .....


"......(sekarang kau bisa tersenyum..... lihat saja nanti...aku akan membalasmu...dasar pria.....)..." omel putri zara dalam hati... sudah dua kali ini juho berhasil membakar hatinya... entah apa pria itu sengaja.... atau memang memancing singa betina agar bangun dari tidurnya๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


putri jhanvi juga sangat puas dengan pertunjukan itu....


"penampilan mereka cukup bagus.... tapi siapa pemuda itu..... sudah dua kali dia tampil demgan mandini... tapi aku tidak pernah melihat dia sebelum nya... ..." tanya pangeran sanjev....


"dia memang pria yang sama yang pernah kita lihat di pertunjukan sebelumnya...namanya juho.... dia pengawal pribadi nandini.... bukankah aku sudah cerita kalau rombongan mereka pernah di serang.... juho yang menolong mereka... ...."


"oh... iya...aku inggat...."....


๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ........๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข....๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›


"istirahatlah... besok kita akan berangkat pagi - pagi....ini ...untukmu... hanya hadiah kecil..anggap saja sebagai hadiah perkenalan kita tadi....ku harap kau menyukainya" ucap pangeran jeet singh saat mengantar putri zara kembali ke kediaman pribadinya


"(perkenalan. )...terimakasih pangeran... ..." ucap putri zara kemudian mulai beranjak pergi


"tunggu...."๐Ÿ™‚


"hhh ( apa lagi....) ada apa pangeran... ? "dengan malas zara berhenti melangkahkan kakinya dan berbalik.. ia mencoba bersikap baik pada tunangannya itu๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

__ADS_1


"tidak..aku hanya mau bilang ... sampai jumpa besok..." pangeran jeet singh terlihat sedang tersenyum kearahnya


"hhh iya... pangeran juga harus segera beristirahat... permisi.." ucap putri zara...lalu kembali melangkahkan kedua kakinya ...๐Ÿ˜’๐Ÿ˜’


zara sungguh kesal... pangeran jeet singh tidak berhenti bicara dari tadi.... berbeda dari informasi yang didapatnya dari kakak iparnya


saat itu putri jhanvi bilang bahwa pangeran jeet singh adalah pria dengan tipikal orang yang cenderung lebih pendiam..( pribadi yang pasif dan acuh pada lingkungan sekitar..entah kenapa... sepertinya itu tidak sesuai dengan kenyataannya... setidaknya untuk beberapa saat yang lalu....๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚).... tentu saja itu diluar ekspetasi zara... sebuah kejutan yang mengejutkan


biasanya informasi dari kakak iparnya itu selalu akurat... tapi kenyataannya..... sungguh berlainan....


"penjaga...jangan biarkan siapapun masuk... tidak terkecuali... "ucap zara pada semua penjaga di kediamannya kemudian melangkahkan kakinya dengan gontai


"termasuk shagun... aku tidak mau diganggu siapapun..kalian mengerti..." ..... zara segera memasuki kamar kemudian menguncinya dari dalam... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


gadis itu segera menjatuhkan tubuhnya ke pembaringan.....hari ini terasa lebih panjang dari biasanya.. lelah ...penat... hanya itu yang dirasakannya saat ini...


lelah harus menjawab semua perkataan pangeran jeet singh... ditambah pertunjukan panas yang sudah disuguhkan oleh juho dan nandini.... lengkap sudah penderitaannya hari ini๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ kalau bisa nampak.. tentu akan terlihat ada api yang menyala di kepala gadis itu karena dibakar cemburu๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


"hhhh.... melelahkan... entah apa yang akan terjadi besok..... ya tuhan...kenapa hidupku harus serumit ini... kalau begini terus aku bisa cepat tua... kenapa cinta begitu menyakitkan..๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ" perlahan zara menutup kedua matanya... sejenak membiarkannya terpejam ...melepaskan kepenatan jiwa dan raganya..... mencoba memberikan waktu bagi fikirannya agar berhenti memikirkan hal - hal yang memusingkan kepala...


tak lama kemudian zara merasakan seperti ada hembusan angin yang menerpa wajahnya... pelan...perlahan...aromanya khas... aroma maskulin yang samar...dan ke khasan yang pernah dihirupnya dulu....


mata zara mulai terbuka.... saat itu dia melihat sepasang mata yang menatapnya dengan tatapan penuh arti....... orang itu segera membungkam mulut zara... jika tidak tentu gadis ayu itu akan berteriak keras karena saking terkejutnnya... bisa bisa terjadi keributan disana..


bayangkan saja... tiba - tiba ada penampakan di atasnya... penampakan seseorang yang baru saja melintas di fikirannya.. yang secara ajaib ada di hadapannya.... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


orang itu memberi isyarat pada zara untuk diam..setelah gadis itu menganggukkan kepalanya barulah dia melepaskan tangganya ..... kini zara bisa sedikit merasa lega


"sstttt.... jangan berisik..๐Ÿคซ๐Ÿคซ๐Ÿคซ๐Ÿคซ...kau tidak maukan prajurit diluar mendobrak pintu itu dan memergoki ktia berdua di sini" ....ucap juho yang kini sedang membantu zara untuk duduk...


"bagaimana kau bisa masuk ke sini..ada.. banyak prajurit di depan..." tanya zara pada pria di depannya... yang ditanya malah sibuk memainkan rambut zara yang hitam panjang menjuntai..๐Ÿ˜‰


"lewat jendela... kau membuatku harus memanjat dinding di luar istana yang kokoh ini... seandainya kau tidak membiarkan para prajurit itu berjaga di luar..pasti aku bisa masuk dengan mudah...sepertinya pengawalanmu semakin ketat.... " ucap juho seraya menghirup rambut zara?๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿคซ๐Ÿคซ


"itu pasti perintah dari kakak.. mungkin takut aku akan kabur dari sini.. "


"kau memang pantas dikhawatirkan... tidak ada putri yang lebih pandai darimu dalam melarikan diri... aku benar bukan...."juho meraih kotak yang di bawa zara...

__ADS_1


"jika tidak begitu bagaimana mungkin kita bisa bertemu .." ucap zara


"benar juga... bagaimana bisa aku melupakan hal itu....hmm apa ini... .apa dari tunanganmu?.." serkah juho yang langsung mendapatkan cubitan cinta dari zara ...


gadis itu mencubit pinggang juho... pria itu nampak meringis kesakitan...hanya saja tidak bersuara..๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


"sakit..."


"biar saja... kenapa mau lagi..."ancam zara kemudian


"sudah cukup... tapi kalau disini boleh..." ucap juho seraya menunjuk bibirnya


"minta saja pada selingkuhanmu..."


"siapa..."


"baru saja bermesraan sudah lupa...dasar laki -laki..."


"kau cemburu pada nona nandini.."


"nona nandini. ๐Ÿ™„๐Ÿ™„...."


lalu aku harus memangilnya apa... tuan nandini? itu tidak lucu bukan...."


"hshhhhh...." zara bersiap akan mencubit juho lagi..tapi pria itu lebih dulu meraih tangan zara kemudian merebahkan tubuhnya...


tidur di pangkuan gadis yang dicintainya


"hhh .. kau tidak tau betapa sakitnya hatiku saat melihat orang yang kau cintai bertukar cincin dengan orang lain.... ... rasanya aku ingin berlari memelukmu dan mengatakan perasaanku pada semua orang...." ucap juho seraya meraba jemari zara yang telah tersemat sebuah cincin disana...


mendengar itu hati zara menjadi luluh....


"jika saja kau bukan seorang putri... maka tidak ada seorangpun yang bisa menghalangiku untuk membawamu pergi.... kau adalah kebanggaan ayahmu..... harta dari negri ini......


๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก


๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ

__ADS_1


__ADS_2