The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
perang part 3


__ADS_3

Akhirnya kedua kubu bertemu , Juho kini bergerah menuju Majender Chawala sedang pangeran Sanjev Dan Pangeran Yuvraj melawan kesatria dari Madraka .


Juho tidak akan berbelas kasih pada Mahender dia langsung menyerangnya dengan kekuatan penuh , beberapa kali prajurit mencoba menghadangnya namun Juho bisa menebasnya satu persatu.


Juho terus menghabisi musuh musuhnya dengan buas .


Dari atas menara Raja Balraj Kumar melihat pasukannya tak gentar bahkan begitu beringgas di bawah kepemimpinan Juho.


Dia bisa melihat begitu besar pengaruh Juho pada pasukanya itu.


Dengan melihat kehebatan serta tekat Juho yang menggebu gebu demi melindungi Suryavans padahal dia hanyalah orang asing.


Fakta itulah yang membuat semanggat para pejuang menjadi membara , jika orang asing saja mau membela tanah ini maka mereka yang merupakan anak ibu pertiwi tidak boleh kalah.


Mereka harus lebih bersemangat dan itu terbukti dengan semanggat juang mereka kali ini, apalagi serbuk yang sebelumnya berhasil membuat lawan sedikit melemas .


Juho kini berhasil menghadang Mahender Chawala dan mereka kini bertarung dengan sangat sengit.


"Aku pastikan membuat pedangku ini bermandikan darah mu Mahender "


Setelah mengatakan itu pertarungan kembali berlangsung dan tak bituh waktu lama Juho bisa memisahkan kep*la mahender dari badanya.


Juho berdiri seraya menenteng kep*la Mahender di tangannya , kemudian perlahan lahan pasukan Madraka menjatuhkan pedangnya karena melihat pemimpin mereka telah tumbang di tangan lawan .


Sorak sorei pasukan terdengar memekakkan telingga mengelu elukan Juho .


JUHO !!


J U H O !!


JUHO !!!


Zara tampak tersenyum mendengar nama suaminya memenuhi medan pertempuran.


# #


Malam ini diadakan pesta besar besaran merayakan kemenangan Suryavans , bahkan para Raja yang sebelumya adalah musuh kini ikut menikmati jamuan itu.


Mereka kini telah bebas dari sumpah dengan Madraka , kini mereka bisa kembali memerintahkan kerajaanya tanpa takut akan serangan dari Madraka .


Sebelumnya para Raja yang semula di pihak Mahender telah menerima surat rahasia dari Juho dan mereka banyak yang sependapat dan akhirnya mau mendukung duel itu agar bisa menjatuhkan Mahender Chawala dan Panglima Bagwandas.


Dan hari ini adalah kebebasan seluruh tanah bharat karena sumber bencana telah berhasil di tumpas.

__ADS_1


Para prajurit juga ikut bersuka cita, hari ini Pangeran Sanjev tidak bisa tidak bangga pada adik iparnya itu.


Meskipun sebelumya dia sempat menentang ide gila Juho, Jika para Raja menolak duel itu bisa di pastikan Suryavans harus menghadapi perang yang dasyat .


Walau ada bubuk pelemah otot milik Juho tapi mereka tetao akan kesulitan menghadapi perang itu, untung saja hal yang di takutkannya tidak terjadi.


Apalagi sebuah kejutan bahwa kaburnya Raja Varun adalah karena kesengajaan , karena ternyata Raja Varun sudah membuka matanya dan mau bekerja sama untuk bisa mengecoh Mahender .


Dia bahkan akan ikut menyerang Madraka dan sekutunya jika sampai kesepakatan duel tidak terlaksana , Raja Varun bahkan bisa meyakinkan beberapa Raja agas bisa sependapat denganya melihat perlakuan Mahender yang sama sekali tidak bisa di percaya.


Malam ini bahkan Para Raja mengelukan kehebatan Juho dan bersedia bergabung dengan Suryavans jika Juho mau menjadi pemimpinnya , atau Juho mau memimpin Madraka yang saat ini sedang tidak ada yang mengisi kepemimpinan di sana.


Intinya mereka mau berdiri di belakang panji Juho, Namun Juho menolaknya dia tidak bisa menerima tanggung jawab itu.


Bahkan dari mereka ada yang mengajukan anaknya sebagai selir agar bisa mendampingi Juho , mereka tentu menginginkan ketirunan dari pria itu dan kali ini juho lagi lagi menolah karena dia tidak menginginkan pendamping selain Putri Zara Balraj Kumar .


Namun dia tidak akan segan untuk meminta bantuan jika kelak membutuhkanya.


# * #


Setelah satu pekan


Semua pasukan telah kembali kekerajaan masing masing, dan ini adalah awal yang baru untuk mereka semua .


Zara tampak memangku Pangeran Jughal .


"Apa kau masih kesal " Tanya Juho


"Tidak "


"Bukan aku yang mengusulkan para selir ? "


"Tapi mereka terlihat bernafsu sekali untuk menjadikan mu menantu " Ucap Zara ketus , entah kenapa saat ini dia mudah sekali tersinggung.


"Tidak perduli bagaimanapun pendapat orang , aku sudah bersumpah akan menghabiskan seluruh hidup ku hanya bersamamu hmm "


"Kau sudah jadi seorang istri jangan kekanakan " Ucap Pangeran Sanjev yang gemas dengan tingkah laku adiknya itu..


"Ish bukankah memiliki dua atau tiga selir bukanlah hal tabu di negri ini , berapa banyak pria yang mengatakan setia tapi pada akhirnya jatuh hati pada wanita lain dan melupakan sumpahnya sebelumnya " Ucap Zara Tidak mau kalah .


"Kai bisa meragukan siapapun tapi tidak dengan diriku " Juho mengenggam erat jemari Zara seakan memberitahunya bahwa jatinya tidak akan pernah berpaling ke lain hati


"Apa jaminanya "

__ADS_1


"Nyawaku yang akan menjadi jaminanya " Ucap Juho yakin


Pangeran Sanjev menatap tidak percaya pada ucapan Juho , ini sungguh luar biasa.


Sedangkan dirinya sendiri entah bisa melakukan sumpah seperti itu atau tidak menginggat saat ini dirinya Justru sudah tertarik pada wanita selain istrinya. Ck ck ck ck


Pelayan datang bersama putri Jhanvi dan membawakan makanan serta minuman .


Saat akan memakan hidangan tiba tiba kepala zara terasa pusing karena mencium aroma masakan .


kemudian dengan sekuat tenaga berlari menahan muntah , sejak beberapa hari ini nafsu makan putri Zara cenderung sangat menurun , ia kehilangan nafsumakannya.


Swmula semua orang berfikir karena Zara tentu merasa kesal atas usulan beberapa Raja yang berani menawarkan putrinya untuk di jadikan istri Juho.


Keadaan Zara semakin melemah hiingga membuatnya kehilangan kesadaran.


Tabib kerajaan segera datang memeriksa kondisi putri Zara , Ratu juga terlihat sangat hawatir . Tidak biasanya Zara sampai pingsan seperti itu meski sebelumnya beberapa kali Zara jatuh sakit.


Yah Ratu tidak tau saja jika itu hanya akal akalan Zara agar bis menyelinap keluar.


Juho bahkan terus menggenggan jemari istrinya karwna merasa hawatir.


Tabib istana memeriksa Zara dengan hati hati , dahinya tampak mengernyit karena memikirkan sesuatu.


"Tabib , apa yang terjadi pada putri ku ? Bagaimana keadaanya sekarang ? "


"Yang mulia ratu tidak perlu hawatir karena putri tidak mengidap penyakit yang serius "


"Bagaimana mungkin ! Zara sampai kehilangan kesadaranya " Ucap Juho tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya


"Tabib katakan dengan jelas " Pangeran Sanjev ikut ikutan panik , bagaimana tidak dia tentu tau beberapa rahasia adiknya yang salah satunya suka menyelinap keluar kerajaan .


Dan hari ini adik teecintanya benar benar sakit .


"Putri Zara kekurangan asupan hingga membuatnya lemas dan kehilangan kesadaran tapi ini adalah hal biasa untuk seorangbyang sedang mengandung "


Mendengar itu semua orang terbengong bengong terutama Juho dan Zara .


"M m mak sud mu "


"Benar pangeran saat ini istei anda sedang mengandung "


". ...... Mengandung? A a artinya a aku akan menjadi seorang ayah "

__ADS_1


__ADS_2